Teknik

Aksi Damai KP BEM Fakultas Teknik Undip Memperingati Hardiknas

Aksi Damai KP BEM Fakultas Teknik Undip Memperingati Hardiknas

Dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional yang jatuh pada tanggal 2 mei, BEM Fakultas Teknik Universitas Diponegoro bekerja sama dengan BEM Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang mengadakan aksi damai bertajuk “Audiensi dan Mediasi antara Pemerintah, Komunitas dan Mahasiswa Guna Mengentaskan Permasalahan Terdampak di Kota Semarang”. Acara ini diselenggarakan pada Sabtu, (9/05/15) di Taman KB Menteri Supeno. Acara berlangsung sore hari dan dihadiri oleh beberapa pejabat dan tokoh komunitas pendidikan, diantaranya Ketua BAPPEDA yang mewakili Walikota Semarang, Kepala Sie PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang, perwakilan Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga, serta Forum Komunikasi Peduli Sosial dan Pendidikan. Acara ini bertujuan untuk membentuk sinergi antara pemerintah, mahasiswa dan komunitas peduli pendidikan dan sosial dalam mengatasi permasalahan terkait anak terdampak.

“Acara ini dilatarbelakangi oleh pandangan kami yang melihat selama ini anak terlantar dan terdampak belum cukup terurus dengan baik serta komunitas-komunitas peduli pendidikan dan sosial yang memelihara dan mengurus anak terlantar atau terdampak ini belum mendapatkan fasilitas untuk mengembangkan diri,” ujar Natasya Ghinna Humaira selaku ketua panitia acara. Ia berujar bahwa acara ini cukup efektif untuk membina komunikasi antara komunitas peduli sosial dan pendidikan dengan instansi pemerintahan.

Acara aksi damai dimulai pukul 3 sore yang dibuka dengan beberapa penampilan seni antara lain pembacaan puisi dan tarian anak dari komunitas Sahabat Indah. Acara dilanjutkan dengan sesi dialog yang dibuka oleh ketua BAPPEDA dengan membacakan pesan dari walikota. Dialog itu membahas beberapa isu, salah satunya adalah status anak yang hingga saat ini belum bisa memiliki akte karena ketidakjelasan salah satu orang tua dari anak. Saat membahas isu ini, Ahmad Juri sebagai perwakilan dari Dinas Pendidikan sempat berkata dengan tegas, “jika boleh, masukkan saya ke dalam komunitas ini!”, dan mendapat tepuk tangan yang meriah dari peserta. Selanjutnya ada sesi tanya jawab yang menghasilkan kesimpulan bahwa penanganan terhadap anak terdampak bukan hanya pekerjaan dari pemerintah, akan tetapi juga merupakan tugas dari mahasiswa, komunitas dan masyarakat pada umumnya. Acara ditutup dengan pembacaan deklarasi komitmen antara pemerintah, mahasiswa dan komunitas peduli sosial dan pendidikan serta pemberian kenang-kenangan dari mahasiswa kepada perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga dan Forum Komunikasi Peduli Sosial dan Pendidikan.

Ditanya pendapat mengenai acara, Dodi Susetiadi selaku Koordinator Forum Komunikasi Peduli Sosial dan Politik menyatakan bahwa beliau mengapresiasi langkah dari BEM FT UNDIP maupun BEM FIP UNNES yang mau mempertemukan komunitas dengan pemerintah. “Hasil yang didapat hari ini diluar ekspetasi saya karena pemerintah juga menyambut baik adanya FORKOM PSP dan mau bekerjasama dengan FORKOM PSP ini”, ujar Dodi. Pendapat senada juga dikatakan oleh Ahmad Juri sebagai Kepala Seksi PAUD yang berkata bahwa Dinas Pendidikan kota Semarang akan mengkaji deklarasi dan mendiskusikannya untuk menentukan program kerja apa yang dapat menangani permasalahan ini. “Lebih peduli kepada anak-anak dan tolong anak-anak terdampak dicari permasalahanya apa supaya penanganannya bisa tahu kemana anak-anak terdampak akan diarahkan”, ujar Ahmad Juri.

 

Caesar Hergi

Reporter

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Kegiatan PKKMB FT Undip 2020 Secara Daring disambut Antusias oleh Mahasiswa Baru

adminSeptember 16, 2020

Sekilas Info Tentang English Day yang Diterapkan di FT

adminAugust 17, 2020

Mahasiswi FT Undip Juarai Kompetisi Debat di Malaysia

adminFebruary 5, 2019

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018