Event

CSR-Sinergi Industri dan Masyarakat dalam Pembangunan Lingkungan Indonesia yang Berkelanjutan

CSR-Sinergi Industri dan Masyarakat dalam Pembangunan Lingkungan Indonesia yang Berkelanjutan

20150601082600Semarang – Pada Sabtu (23/5/15), bertempat di Gedung LPPU dilaksanakan seminar nasional yang mengangkat tema “CSR-sinergi Industri dan Masyarakat dalam Pembangunan Lingkungan Indonesia yang Berkelanjutan” oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro. Dalam acara ini turut mengundang Social Responsibility Staff PT. United Tractors Dimas Aryo Wicaksono, ST., Manajer Environment and Suitanable Development PT. Freeport Indonesia Gesang Setyadi, ST, Kepala Badan Lingkungan Hidup Dr. R. Hari Wibowo, SH, MHUM, MSi., dan Prof. Sudharto P. Hadi, MES, Ph.D, Guru Besar Manajemen Lingkungan Universitas Diponegoro. Ada juga penampilan dari PSMT Universitas Diponegoro, tari saman mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro, persentasi dari PKMM EFIL.

Seminar nasional ini adalah rangkaian terakhir dari acara Recover Earth HMTL. Menurut salah satu alumni Teknik Lingkungan, acara ini sangat progresif secara kacamata mahasiswa karena acara ini mengundang pihak dari PT. Freeport yang selama ini dinilai merusak lingkungan. Tetapi disini kita bisa tahu apa-apa saja yang dilakukan Freeport terhadap tanah Papua.

Menurut Prof. Sudharto P. Hadi, MES, Ph. D, acara tersebut sangat bagus, karena selama ia menyampaikan paparannya, banyak peserta yang hadir memberikan komentar dan kritik cukup lugas. “Pesan, sering dilaksanakan supaya kita tidak hanya belajar di kelas, tapi apa yang dilakukan orang lain, akan menambah wawasan kita dan pengetahuan kita,” ujar Prof Sudharto.

Sedangkan dari pihak PT. Freeport, yaitu Pak Arlan dan Bu Amelia Willem mengatakan acara ini sangat baik dan bisa menjadi tempat sharing yang nanti dapat mewujudkan kerjasama yang baik antara PT. Freeport dan dari pihak Undip sendiri. Bu Amelia sendiri berpesan untuk selalu menjaga komunikasi antara pihak yang telah mengundang mereka dengan PT. Freeport. “Jadi jangan hanya menjelang acara saja komunikasi dengan kita sangat intensif, tetapi sebisa mungkin setelah acara ini tetap ada komunikasi dan timbal balik yang baik dari pihak panitia sendiri,” ungkap Bu Amelia.
“Keseringan itu mahasiswa mengundang pembicara yang bagus karena untuk meningkatkan kredibilitas, tapi setelah acara timbal balik yang diterima kurang ke kita,” tambah Bu Amelia. PT. Freeport sangat terbuka untuk berdiskusi sehingga bisa saling kenal antara orang lain dan perusahaan sendiri. “Orang cenderung berfikir tambang itu merusak lingkungan, ya tambang bisa merusak lingkungan kalau kita tidak memanajemen dengan baik. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa kita selalu pakai produk tambang. Kalau bisa kegiatan ini bisa lanjut dengan beda konsep seperti dibuat lokakarya agar bisa lebih mengerti dalam mengkaji sesuatu,” ungkap Pak Arlan.
“Mungkin acara ini lebih dibuka untuk umum, karena sepertinya yang banyak datang ini malah banyak dari Undip sendiri walaupun katanya acaranya untuk umum,” tambah Bu Amelia. Pak Arlan juga menambahkan bahwa waktunya itu sedikit kurang karena banyak yang ingin bertanya tapi tidak bisa tersampaikan malah bertanya sehabis forum ini.
Ketua HMTL, Rahmat Tubagus sangat mengapresiasi acara ini karena jarang ada yang mengangkat tema tentang CSR dimana selama ini kita berpikir bahwa menjaga lingkungan hanyalah sebatas mengolah limbah dan lain-lain. “Harapannya dari acara ini agar semua masyarakat tau bahwa bumi ini sedang kacau. Diharapkan dapat mengolahnya dengan sangat bijak,” ungkap Bagus.

Penulis : Umi Aulia Fatmawati dan Muhammad Angga Prasetyo

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Event

More in Event

[MAGANG MOMENTUM]

adminMarch 6, 2020

INCRID 2019 Konferensi Internasional Pertama Teknik Lingkungan

adminOctober 24, 2019

Pasca Dasar LKMMD Fakultas Teknik 2019 , Pemantik Gerakan Penanaman dan Penghijauan

adminOctober 22, 2019

STERIL 2019: Expose The Heritage

adminSeptember 23, 2019

GORe FT 2019, Pemantik Mahasiswa Baru untuk “Berekspresi” di Bidang Riset

adminSeptember 16, 2019

DESA KENDALDOYONG MAKIN HIJAU DENGAN GERAKAN TANAM 100 POHON

adminAugust 19, 2019