Ristek

Mahasiswa Undip Manfaatkan Alternator pada Sepeda Motor untuk Men-charge HP

Mahasiswa Undip Manfaatkan Alternator pada Sepeda Motor untuk Men-charge HP

Sebuah laporan baru dari Emarketer menyatakan bahwa akan terdapat dua miliar pengguna smartphone aktif di seluruh dunia pada tahun 2016. Dan Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai pertumbuhan terbesar, di bawah China dan India. Tiga negara ini secara kolektif akan menambah lebih dari 400 juta pengguna smartphone baru dari 2014 hingga 2018.
Dengan demikian berarti pengguna HP semakin banyak dan kebutuhan akan men-charge HP juga semakin tinggi. Seperti yang kita ketahui men-charge HP memerlukan daya listrik yang memadai dan aman agar alat kita juga tidak rusak dan aman bagi manusia. Hal yang paling mendasari mahasiswa D3 Elektro Undip yang terdiri dari Amalia Indrawati, Mohammad Amir, Trialita Swastika Aji, dan Muhamad Rizki Kurniawan membuat alat yang bisa memenuhi kebutuhan men-charge HP apabila sedang tidak berada di tempat yang memiliki sumber daya listrik yang dapat digunakan untuk men-charge HP. Alat yang diberi nama SYCLE PRO-CITY (Smart Motorcycle Produce Electricity) bakal sangat berguna terutama saat sedang di jalan dan berkendara sepeda motor.
“Hal yang menjadikan produk alat kami istimewa adalah jika sudah ada produk sepeda motor yang bisa men-charge HP tapi energi yang mereka ambil berasal dari aki sepeda motor mereka sehingga menyebabkan rentan terjadi tekor aki. Sedangkan alat kami mengambil langsung energi dari mesin melalui kiprok yang ada pada sepeda motor jadi tidak melalui aki,” ujar Amalia.
Dari energi yang dihasilkan sepeda motor, akan dibagi oleh kiprok untuk lampu, aki dan kelistrikan lainnya. Dari sini diambil energi dari kiprok langsung yang nantinya masuk ke baterai yang berfungsi untuk menyimpan energi kemudian digabungkan dengan alat untuk men-charge HP. Alat ini menggunakan charge multi yang dapat digunakan untuk men-charge berbagai jenis HP. Fungsi dari baterai adalah agar masih tetap bisa men-charge saat mesin dimatikan.
Arus yang dialirkan adalah arus AC sedangkan yang dibutuhkan adalah arus DC, jadi alat ini sudah secara otomatis akan merubah arus AC menjadi arus DC sehingga aman digunakan untuk men-charge HP.
“Kami sudah menguji coba alat yang kami buat dan faktanya aman digunakan untuk HP. Kiprok yang sedang kami kembangkan juga memiliki keandalan karena tidak mudah panas dan harga lebih murah. Perkembangan alat kami sudah memasuki tahap pendaftaran paten,” lanjut Amalia.
Kedepannya, dengan hadirnya alat ini nanti diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat agar lebih mudah untuk men-charge HP. Selain itu juga sebagai upaya untuk memaksimalkan pemanfaatan dari energi yang dihasilkan oleh sepeda motor.
1

2

View Comments (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ristek

More in Ristek

Pembangkit Listrik Independen Tenaga Bubble Gagasan Mahasiswa Undip

adminAugust 16, 2020

Info SSO (Single Sign On)

adminMay 24, 2019

Pemanfaatan Sampah Anorganik dengan Hidroponik dan Inovasi Olahan Sayur Sebagai Program Multidisiplin KKN Tim II Desa Nglondong

adminAugust 24, 2018

Batulempung & Zeolite, Terobosan Baru Penjernih Air Kapur di Desa Kedungringin

adminAugust 24, 2018

Briket Sekam Padi sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Padat Sekam Padi di Desa Gunung Tumpeng

adminAugust 20, 2018

Alat Penembak Drone Ilegal Buatan Mahasiswa UNDIP

adminJune 14, 2018