Ristek

Terobosan Baru, Jaket Pengatur Suhu yang Memanfaatkan Energi Gerak Manusia

Terobosan Baru, Jaket Pengatur Suhu yang Memanfaatkan Energi Gerak Manusia

1434196465929[1]Sebagai negara yang iklim cuacanya sekarang ini sangat ekstrim dengan panas yang terik dan intesitas hujan yang tinggi membuat kita jarang berjalan kaki untuk berpergian dan lebih mengutamakan memakai kendaraan bermotor. Tidak seperti beberapa negara yang masyarakatnya lebih memilih berjalan kaki jika jarak yang ditempuh dekat dan naik kendaraan umum jika jarak yang ditempuh jauh. Selain karena pajak yang mahal dan pembatasan jumlah kendaraan bermotor, tapi masyarakatnya sudah ter-mindset untuk memilih berjalan kaki.
Sedangkan di Indonesia ini jumlah kendaraan bermotor semakin meningkat dan tidak adanya pembatasan kepemilikan kendaraan bermotor atau kenaikan pajak kendaraan bermotor membuat di Indonesia ini sering terjadi kemacetan setiap harinya. Tetapi seiring perkembangan teknologi di jaman ini kita bisa mengakali kemacetan dan kelangkaan bahan bakar dengan hanya sebuah alat yaitu sebuah jaket.
Mahasiswa Undip yang terdiri dari Ravitullah Novan Putra, Adelia Titis Nugrahani, Fuad Anshari, Erma Yunita, dan Rizky Fajar Maulana berinisiatif membuat jaket yang nyaman digunakan di cuaca apa saja. Jaket yang diberi nama Hockey ini berbahan anti air yang bisa berfungsi mendinginkan dan menghangat suhu dengan menggunakan alat elektronik mini seperti elemen dari kulkas mini yaitu peltier. dengan memanfaatkan energi baterai dan juga energi gerak yang diubah menjadi energi listrik dengan media android sebagai pengontrol alat pengatur suhu.
Hockey (Hot and Cool Jacket with Kinetic Energy) adalah jaket dengan sistem penghangat dan pendingin yang memiliki keunggulan dapat menghangatkan tubuh saat tubuh merasa kedinginan dan mendinginkan tubuh saat tubuh merasa kepanasan.
Jaket ini memiliki baterai sebagai penyimpan energi yang akan digunakan sebagai penyulai energi untuk penghangat dan pendingin. Baterai ini memperoleh sumber energi dari gerakan induksi elektromagnetik yang berubah-ubah disebabkan oleh adanya gerakan tubuh saat tubuh berjalan atau berlari. Selain itu energi pada pengisian baterai juga didapat dari tegangan listrik PLN sehingga baterai ini dapat juga di charge melalui stopkontak. Energi yang terdapat dalam baterai dan suhu yang dirasakan pada jaket dapat dipantau melalui Android sehingga hal ini dapat memudahkan si pemakai dalam pemantauannya.
Pada alat Hockey ini, memiliki beberapa keunggulan dalam penggunaannya, diantaranya adalah pendingin Hockey menggunakan elemen peltier yang pada prinsipnya tidak membutuhkan serta tidak mengeluarkan suatu cairan, alat ini dapat digunakan sebagai pendingin serta penghangat tubuh, sebagai alat yang sangat efektif karena pengaturan suhu dapat dioperasikan dengan mudah menggunakan aplikasi android, dan Hockey dinilai sebagai alat yang sangat efisien tanpa membutuhkan waktu yang lama dalam penggunaannya.
“Tujuan untuk membuat jaket ini adalah untuk membuat orang tidak lagi malas berjalan kaki saat berpergian kemana mana dikarenakan cuaca yang panas, dingin atau hujan,” ujar Ravi.

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ristek

More in Ristek

Pembangkit Listrik Independen Tenaga Bubble Gagasan Mahasiswa Undip

adminAugust 16, 2020

Info SSO (Single Sign On)

adminMay 24, 2019

Pemanfaatan Sampah Anorganik dengan Hidroponik dan Inovasi Olahan Sayur Sebagai Program Multidisiplin KKN Tim II Desa Nglondong

adminAugust 24, 2018

Batulempung & Zeolite, Terobosan Baru Penjernih Air Kapur di Desa Kedungringin

adminAugust 24, 2018

Briket Sekam Padi sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Padat Sekam Padi di Desa Gunung Tumpeng

adminAugust 20, 2018

Alat Penembak Drone Ilegal Buatan Mahasiswa UNDIP

adminJune 14, 2018