Event

Dibalik Penundaan DYL 2015

Dibalik Penundaan DYL 2015

IMG_0583

Diponegoro Youth Leader (DYL) 2015 merupakan serangkaian kegiatan Orientasi Diponegoro Muda Fakultas Teknik 2015. Kegiatan tersebut pada awalnya akan dilaksanakan pada Minggu (30/8/2015) akhir Agustus lalu. Namun karena harus menyesuaikan jadwal kembali, pelaksanaan kegiatan tersebut mengalami pengunduran menjadi Sabtu (12/9/2015). Perubahan jadwal yang terhitung mundur dua minggu tentu menimbulkan pertanyaan bagi sejumlah kalangan.

Soal perubahan waktu pelaksanaan, ketua DYL 2015 Mulia Fajri Ichzani mengaku bahwa sebelumnya sempat ada beberapa opsi perubahan jadwal. Beberapa pilihan tersebut yakni; yang pertama dimajukan menjadi Sabtu (29/8) setelah PMB jurusan, lalu Senin (31/8) setelah penutupan ODM, kemudian sabtu (5/9) atau minggu (6/9) setelah GORe atau GOM, ataukah sabtu (12/9). Berdasar pada alasan menyesuaikan kondisi peserta yang merupakan mahasiswa baru, panitia lebih cenderung mengambil keputusan untuk menunda DYL 2015 menjadi Sabtu 12 September. “Kalo seperti itu (pelaksanaan sebelum Sabtu 12 september red.) kan tidak efektif, dengan maba yang pasti sudah capek, panitia juga ada yang merangkap di kegiatan paginya. Makanya dimundurin lagi jadi 12 September, karena dianggap yang paling aman,” ujar mahasiswa yang biasa disapa Muli itu.

Terkait dengan adanya penundaan, Muli menilai banyak keuntungan bagi persiapan panitia. Menurut mahasiswa angkatan 2014 tersebut dengan adanya penundaan ini konsep acara dapat lebih matang. Selain itu penggunaan maskot Cah Teknik menjadi dapat dihadirkan. “Banyak kelebihan lain sih. Misalkan panitia tidak ribet lagi, kan ada yang jadi panitia GORe sama panitia GOM juga, karena sudah selesai jadi bisa lebih fokus ke DYL. Terus satu kelompok yang campur itu bisa lebih lama lagi deketnya, dan lebih lama interaksi antar kelompoknya” tambah mahasiswa S1 Teknik Arsitektur itu.

Ketika dikonfirmasi dengan PD III bapak Dr. Ing. Asnawi Manaf ST. menyampaikan bahwa kegiatan DYL ini dengan posisi baru untuk tahun ini masuk rangkaian kegiatan ODM. Menurut beliau karena beberapa hal yang berkaitan dengan dekanat dan BEM FT kegiatan yang rencana awalnya pada 30 Agustus kemudian disepakati menjadi 12 September. “Terutama ini menyangkut mahasiswa baru bersifat massif, 2400 sekian mahasiswa kita ajak untuk ikut kegiatan tentu saja ini banyak pertimbangan yang harus dilihat. Belum lagi saat ini cukup serius, semua orang melihat kegiatan-kegiatan yang terkait mahasiswa baru. Walaupun mungkin konsepnya bagus sudah disiapkan, tetapi kalau penentu kebijakan di sini belum cukup terinformasikan dengan baik tentu saja itu tidak mudah,”ujar Bapak Asnawi.

Ke depannya bapak Asnawi berharap kegiatan yang berkaitan dengan mahasiswa baru harus direncanakan dengan baik. “Jadi hal-hal yang akan memunculkan benturan bisa kita antisipasi dini hari ketika itu terjadi. Lalu dibutuhkan komunikasi dan koordinasi yang baik,” cetus Pembantu Dekan III tersebut. Menurutnya apabila ketika rapat baik namun satu sama lain (penyelenggara dengan dekanat red.) tidak terbuka juga dapat menjadi masalah.

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Event

More in Event

[MAGANG MOMENTUM]

adminMarch 6, 2020

INCRID 2019 Konferensi Internasional Pertama Teknik Lingkungan

adminOctober 24, 2019

Pasca Dasar LKMMD Fakultas Teknik 2019 , Pemantik Gerakan Penanaman dan Penghijauan

adminOctober 22, 2019

STERIL 2019: Expose The Heritage

adminSeptember 23, 2019

GORe FT 2019, Pemantik Mahasiswa Baru untuk “Berekspresi” di Bidang Riset

adminSeptember 16, 2019

DESA KENDALDOYONG MAKIN HIJAU DENGAN GERAKAN TANAM 100 POHON

adminAugust 19, 2019