Event

Industri Kreatif – Indonesia Mandiri bersama Teknologi

Industri Kreatif – Indonesia Mandiri bersama Teknologi

IMG_0850

Semarang – Himpunan Mahasiswa D3 Teknik Mesin Universitas Diponegoro telah menyelenggarakan Seminar Nasional Technopreneurship pada hari Minggu, 08 November 2015. Acara ini diadakan di gedung Prof. Soedarto UNDIP dan dihadiri oleh 500 peserta. Panitia juga mengadakan lomba selfie dengan menyediakan area photobooth, untuk peserta dengan pose yang menarik akan mendapatkan hadiah.

Acara yang dibuka pada pukul 08.30 WIB ini dimoderatori oleh Reni Risty Riswanda yang merupakan presenter Trans TV dan menghadirkan beberapa pembicara yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya yaitu Nurul Hidayat, S.Pt, M.Kom yang merupakan pendiri dari Banyumaspromo.info. Pembicara kedua yaitu Winastwan Gora Swadjati dari Intel Education Indonesia. Pembicara ketiga yaitu Izak Jenie selaku CEO MetroTech. Pembicara terakhir adalah Hero Wijayadi yang merupakan CEO Herosoft Media.

Menurut Imam Auditya Suyudi sebagai ketua pelaksana, dengan diadakannya seminar ini diharapkan bisa menambah wawasan peserta mengenai apa sih industri kreatif itu. Apalagi pada bulan Desember sudah dihadapkan pada MEA dan industri kreatif ini jelas menjadi salah satu solusi bagi rakyat Indonesia untuk menghadapi MEA.

“Acara Seminar Nasional Technopreneurship ini sangat menarik sekali melihat tema yang diangkat sesuai dengan motto Undip yaitu “Become an Excellent Research University” yang diharapkan nantinya hasil riset dari mahasiswa dapat dijadikan modal untuk membangun usaha.” Itulah closing statement dari Bapak Dr. Ing, Asnawi ST. selaku PDIII Fakultas Teknik Universitas Diponegoro sekaligus membuka acara ini.

Seminar Nasional Technopreneurship dengan tema Industri Kreatif – Indonesia Mandiri bersama Teknologi ini dibuka dengan penampilan tarian tradisional yaitu Tari Saman dari jurusan Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro. Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan materi pertama oleh Nurul Hidayat, S.Pt, M.Kom yang menyampaikan materi mengenai usaha dengan teknologi di Indonesia. “Usaha dapat dilakukan kapanpun, dan jangan takut untuk memulai,” tutur beliau yang juga merupakan salah satu dosen kewirausahaan Universitas Jendral Soedirman (UNSOED).

Materi kedua disampaikan oleh Winaswan Gora Swadjati dari Intel Education Indonesia yang menyampaikan materi tentang teknologi. Dengan perkembangan teknologi di Indonesia, tentunya para remaja Indonesia khususnya mahasiswa harus mengerti dan melek akan teknologi. Salah satunya dengan memanfaatkannya untuk berwirausaha. Beliau juga mengatakan bahwa tidak ada batasan umur untuk berwirausaha, cara termudah yaitu dengan amati, tiru dan modifikasi, dan jangan bosan untuk mencoba.

Pemaparan ketiga oleh Heru Wijayadi mengenai business collaboration & empowerment. Menurut beliau untuk menjadi pengusaha kita tidak harus memiliki usaha dan modal yang besar, cukup dengan memanfaatkan kemajuan teknologi di zaman sekarang ini kita bisa membuat usaha dengan modal yang kecil salah satunya dengan menjadi reseller. Beliau juga menyampaikan bahwa “You don’t have to be good in everything, you just need to be great in one thing”.

Pemaparan terakhir disampaikan oleh Izak Jenie mengenai ekonomi kreatif. Untuk menghadapi MEA, Indonesia haruslah kreatif dalam bidang ekonomi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi seperti saat ini. Dari penjelasan yang disampaikan beliau, dapat dilihat betapa pentingnya peran teknologi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh peserta kepada para pembicara yang di moderatori oleh Mba Reni. Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan Koperantik yaitu Komunitas Peran Anak Teknik dari jurusan Universitas Diponegoro. Koperantik membawakan aksi teatrikal yang menunjukkan bahwa sebenarnya betapa indahnya Indonesia, namun harus mengalami kehancuran oleh para pengusaha dari negara lain.

Acara yang berakhir pada pukul 13.45 ini ditutup dengan penyerahan plakat kepada para pembicara dan moderator dari panitia, dan juga pengumuman lomba selfie yang dimenangkan oleh Danindra Brian dengan pose grofie bersama teman-temannya. (Mohammad Faiz Akbar)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Event

More in Event

[MAGANG MOMENTUM]

adminMarch 6, 2020

INCRID 2019 Konferensi Internasional Pertama Teknik Lingkungan

adminOctober 24, 2019

Pasca Dasar LKMMD Fakultas Teknik 2019 , Pemantik Gerakan Penanaman dan Penghijauan

adminOctober 22, 2019

STERIL 2019: Expose The Heritage

adminSeptember 23, 2019

GORe FT 2019, Pemantik Mahasiswa Baru untuk “Berekspresi” di Bidang Riset

adminSeptember 16, 2019

DESA KENDALDOYONG MAKIN HIJAU DENGAN GERAKAN TANAM 100 POHON

adminAugust 19, 2019