Teknik

Lulus Wajib IPK Minimal 3,00 ?

Lulus Wajib IPK Minimal 3,00 ?

Banyak dari kalangan mahasiswa sudah mendengar akan isu tersebut namun tak satupun mengetahui akan kebenarannya. Ada perasaan cemas, khawatir dan bahkan takut pada saat mendengar isu tersebut, tetapi di sisi lain banyak juga yang beranggapan bahwa itu akan membawa dampak yang baik bagi Mahasiswa itu sendiri karena akan berusaha untuk mendapatkan nilai yang bagus dengan giat belajar. Setiap jurusan memiliki kesulitan tersendiri dalam memperoleh nilai, jika dibandingkan tiap jurusan hal in memang tidak seimbang namun sesuatu hal yang dicanangkan pasti sudah dipertimbangkan. “Sejauh ini tidak ada aturan khusus mengenai isu kalau lulus harus dengan IPK minimal 3,00 dan mengenai hal tersebut masih dalam tahap wacana perencanaan”, ujar Bapak Heppy Haryanta. ST selaku Kasubag Akademik. Tentunya dengan adanya wacana seperti ini diharapkan bahwa lulusan dari Undip mempunyai IPK yang bagus dan tidak hanya sekedar lulus saja. Sejauh ini hal tersebut masih wacana dari Bapak pembantu rektor 1. Mengenai kepastian akan diberlakukan kapan dan berapa tahun kemudian juga masih belum mempunyai kejelasan tetapi tergantung kebijakan dari pembantu rektor 1.

Jika di tinjau secara aturan detail pendidikan akademik juga belum ada mengenai isu tersebut dan masih memakai aturan yang lama. Selain isu minimal kelulusan IPK 3,00, beredar juga isu mengenai skor Toefl naik yang tadinya 400 menjadi 450. Banyak Mahasiswa juga bertanya-tanya mengenai kebenaran dan kejelasan akan isu tersebut. “Mengenai skor Toefl yang akan naik saya juga belum tau dan belum pernah mendengar hal tersebut,” ujar Bapak Heppy. Pendapat dari Bapak Heppy mengenai kedua isu tersebut ialah mungkin usulan dari pembantu rektor 1 agar kualitas lulusan sarjana dari Undip bagus secara akademik dan tidak kalah saing dengan universitas lain. Muncul pertanyaan kepada siapa akan ditujukan atau sasaran utama jikalau benar peraturan tersebut di tetapkan. Banyak mahasiswa beranggapan bahwa peraturan yang baru maka akan berlaku juga untuk mahasiswa baru yang baru masuk kuliha di Undip. “Kalaupun nantinya peraturan tersebut di tetapkan pastinya ditujukan bukan hanya untuk mahasiswa baru saja tetapi mahasiswa yang masih aktif dalam perkuliahan”, Ujar Pak Heppy. Tetapi semua itu harus ikut keputusan dari pimpinan atas. Unsur-unsur yang dikaji dalam menjadikan isu tersebut menjadi terrealisasi juga tidak sembarangan dan tidak sesederhana yang difikirkan seperti contoh melalui beberapa tahap layaknya Workshop. Tetapi satu hal yang pasti semua mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan tidak boleh ada yang bertentangan dengan standar tersebut. (Momentum/Selli)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Mahasiswi FT Undip Juarai Kompetisi Debat di Malaysia

adminFebruary 5, 2019

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

SETELAH VAKUM 4 TAHUN, POR TEKNIK KEMBALI LAGI

adminApril 13, 2018