Teknik

Antusiasme Mahasiswa Baru Undip dalam Proses Verifikasi

Antusiasme Mahasiswa Baru Undip dalam Proses Verifikasi

32Kamis (28/7) ratusan mahasiswa baru yang tersebar dari berbagai jurusan maupun daerah tampak memenuhi area Gedung Prof. Soedarto, S.H. Ratusan maba tersebut telah melalui prosedur wajib bagi mahasiswa baru yang diterima di Undip, yakni verifikasi akademik dan registrasi atau daftar ulang bagi maba jalur SNMPTN.

Proses verifikasi merupakan pemeriksaan data laporan apakah sudah sesuai dengan semestinya. Proses verifikasi khusus untuk jalur SNMPTN adalah memeriksa nilai-nilai yang tertera di rapor dari semester I-V pada saat duduk dibangku SMA. Setelah melalui tahap pemerikasaan nilai rapor dan sebagainya, selanjutnya dilakukan tahap pengukuran jaket almamater. Kemudian peserta diberikan beberapa atribut Undip seperti topi, buku biru, dan kaos olahraga. Tahap akhir merupakan proses foto maba untuk pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

Proses daftar ulang dibuka pukul 08.00 WIB. Namun, terlihat sejak pukul 06.30 WIB mahasiswa baru telah banyak yang berdatangan demi menghindari antrian yang panjang. Proses daftar ulang pun terbilang cukup mudah, karena sebagian mahasiswa baru telah mempersiapkan berkas jauh hari sebelumnya. ”Berkas-berkas sudah disiapin dari jauh-jauh hari, sudah dikumpulin, dan sudah dipaketin, jadi nanti gampang aja di dalem,” ungkap Faris, salah satu mahasiswa baru yang diterima di jurusan Teknik Geologi.

Setelah verifikasi selesai, maba diarahkan ke stand-stand­ jurusan atau organisasi lainnya untuk perkenalan awal mengenai apa saja yang ada di lingkungan jurusan dan kampus. Tak hanya HMJ atau biro lainnya, posko untuk bertanya tentang UKT dan Bidikmisi juga disediakan. Tama yang merupakan mahasiswa baru jurusan Teknik Perkapalan mengungkapan bahwa alur verifikasi hingga usai sudah baik. “Ya, karena rame aja sih, jadi harus antri lama, tapi (alur verifikasi) sudah bagus, kok,” ujarnya.

Yang menjadi sorotan untuk tahun ini adalah terdapat delapan bilik khusus untuk organisasi daerah (orda) agar maba dapat langsung merasa nyaman bahwa teman-teman sedaerahnya bisa saling membantu. Walau terkendala waktu dimana verifikasi SNMPTN hanya dua hari saja, Ahmad Baikuni selaku Ketua Bidang Harmonisasi Kampus mengungkapkan akan memaksimalkan bilik-bilik yang ada pada verifikasi mendatang. “Untuk verifikasi SBMTPN dan UM kan lima hari, diharap bisa menampung satu unit per HMJ,” ujarnya.

Merupakan terobosan baru dimana koordinasi dengan organisasi daerah sudah kuat, sehingga maba bisa langsung mengenal teman sedaerahnya seusai HMJ memberikan pengenalan. Namun demikan, kekurangan masih dirasakan oleh salah satu orda asal Bandung dimana penggunaan ruang pada bilik ini tergolong tidak murah, bisa dibilang memakan 125 ribu rupiah untuk satu orda saja. “Kecewanya sih karena kita udah bayar tapi tidak diberi fasilitas apa-apa, minimal satu meja aja lah gapapa,” ungkap Farrel salah satu pengisi stand orda asal Bandung.

Disisi lain karena menumpuknya mahasiswa dari berbagai fakultas sedangkan verifikasi dan registrasi hanya dilaksanakan dua hari, maka proses ini memakan waktu lama sehingga verifikasi baru berakhir menjelang maghrib atau pukul 18.00 WIB. Harapan kedepan tentunya koordinasi dengan HMJ ataupun orda bisa lebih baik sehingga lebih memudahkan mahsasiswa baru. (Momentum/Gema&Josua)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Mahasiswi FT Undip Juarai Kompetisi Debat di Malaysia

adminFebruary 5, 2019

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

SETELAH VAKUM 4 TAHUN, POR TEKNIK KEMBALI LAGI

adminApril 13, 2018