Ristek

Medali Emas, Banggakan Undip di Pimnas ke-29

Medali Emas, Banggakan Undip di Pimnas ke-29

1
Pekan Ilmiah Nasional atau yang lebih dikenal sebagai Pimnas adalah tempat dimana mahasiswa unjuk gigi terhadap karya yang telah diciptakannya. Tahun ini Pimnas diadakan di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tanggal 8-11 Agustus lalu. Pimnas ke-29 ini diikuti oleh 460 tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Pimnas terbagi dalam beberapa bidang PKM yaitu penelitian, kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, penerapan teknologi, dan penulisan ilmiah. Selain itu ada juga PKM Artikel Ilmiah dan Gagasan Tertulis.

Alfiyanti seorang mahasiswa Departemen Teknik Kimia Universitas Diponegoro menjadi salah satu orang yang berhasil berdiri di ajang tersebut. Ia bersama teman-temannya Deo Reynaldo, Noor Hanifah A.P, Istiana Norita R., dan Indra Riadi berhasil membawa pulang emas untuk poster produknya. “Senang akhirnya usaha selama ini tidak sia-sia dan ada hasilnya, terharu juga soalnya sempat pesimis tidak menjadi pemenang”, ungkap Alfiyanti mengenai perasaannya saat tahu timnya menjadi pemenang. Ia bercerita jika awalnya dia hanya diajak dan tiba-tiba ditunjuk sebagai ketua tim. Jalan yang ia tempuh juga penuh dengan hambatan seperti kekurangan dana hingga harus mencari mitra kesana kemari. Tapi hambatan itu tidaklah menjadi penghalang baginya untuk menyerah hingga akhirnya ia bisa lolos.

Ia mengaku jika idenya muncul karena Rawa Pening, “ Awalnya kepikiran sama indahnya rawa pening, cuma sayangnya sekarang udah ketutup tumbuhan eceng gondok jadi perihatin, terus kepikiran buat biogas dari eceng gondok itu, lalu kita mencari mitra dan bertemu dengan bapak Musyafa”, jelas Alfiyanti yang saat ini sedang menjalani kerja praktek. Ia juga mengaku jika pimnas yang timnya ikuti memiliki suka duka tersendiri. “Pimnas kemarin berkesan banget, baru pertama masuk pimnas juga, sukanya bisa dapat kenalan baru, makin akrab dengan teman se-tim, nambah ilmu dan ide juga. Kalau dukanya itu capek, sering hujan juga di Bogor jadi sempat ribet kesana kemari dan menghambat aktivitas, yang jelas bangga banget sama tim yang udah berjuang mati-matian buat dapat medali.” Jelas Alfiyanti.

“Pokoknya apapun ide yang ada dikepala kalian tidak akan pernah bermanfaat jika hanya difikirkan saja, jadi tunggu apalagi untuk menuangkan ide-ide kreatifnya salah satunya ya ke PKM ini, banyak banget untungnya ikut PKM, dijamin tidak menyesal”. Pesan Alfiyanti kepada mahasiswa lain agar termotivasi untuk membuat PKM dan membuat bangga almamater. (Momentum/Efi Dwi)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ristek

More in Ristek

Info SSO (Single Sign On)

adminMay 24, 2019

Pemanfaatan Sampah Anorganik dengan Hidroponik dan Inovasi Olahan Sayur Sebagai Program Multidisiplin KKN Tim II Desa Nglondong

adminAugust 24, 2018

Batulempung & Zeolite, Terobosan Baru Penjernih Air Kapur di Desa Kedungringin

adminAugust 24, 2018

Briket Sekam Padi sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Padat Sekam Padi di Desa Gunung Tumpeng

adminAugust 20, 2018

Alat Penembak Drone Ilegal Buatan Mahasiswa UNDIP

adminJune 14, 2018

Ksatria Hydros Siap Ikut Ajang Internasional

adminApril 29, 2018