Teknik

Kampanye Hari Kedua Pemira FT di Teknik Sipil: “Himpunan Mahasiswa Sipil Nyatakan Netral.”

Kampanye Hari Kedua Pemira FT di Teknik Sipil: “Himpunan Mahasiswa Sipil Nyatakan Netral.”

asdf

Selasa (18/10/2016) telah terlaksana kampanye hari kedua Pemira FT yang berlangsung di Taman Gedung Teknik Sipil Undip. Kegiatan tersebut dimulai pukul 16.00 WIB dan berakhir pada pukul 18.00 WIB. Seperti pada hari pertama, kampanye diawali dengan pemaparan visi dan misi dari kedua calon. Kampanye kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan closing statement dari masing-masing calon.

Kegiatan kampanye kali ini mendapatkan sedikit antusiasme dari warga Teknik Sipil. Hal ini disebabkan karena kampanye ini berdekatan dengan beberapa program-program kerja yang ada di himpunan. “Selain itu, kurangnya performa dari kedua calon ketua dan wakil ketua BEM FT makin menurutkan minat warga Teknik Sipil untuk mengikuti kampanye,” ujar Abda Rizka selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Sipil 2016. Kurangnya pengetahuan mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2016 tentang kedua calon juga merupakan salah satu faktor kurangnya antusiasme dari warga Teknik Sipil.

Teknik Sipil tidak memiliki budaya apapun dalam kegiatan kampanye Pemira FT dari tahun ke tahun. “Boleh sih ada budaya tapi kayak kurang mendidik gitu, lho. Makanya ya udah nggak usah kita adain aja,” ungkap Abda Rizka. Meskipun begitu tetap saja tekanan yang diberikan kepada para Calon Ketua dan Calon Wakil Ketua BEM FT tahun ini oleh warga Teknik Sipil cukup membuat mereka kebingungan.

Pada Pemira FT tahun ini, Himpunan Mahasiswa Sipil menyatakan netral terhadap kedua calon. Meskipun kedua calon berasal dari Teknik Sipil, yaitu Irfanuddin Faishol dan Yudha Aji Satria, HMS sepakat untuk tidak mendukung siapapun. Abda juga menambahkan bahwa HMS tetap mengharapkan Pemira akan berjalan dengan aman dan tidak ada saling menghujat antarcalon.

Sementara itu, Warga Teknik Sipil berharap untuk kepengurusan BEM FT tahun depan agar mampu mendekati mahasiswa-mahasiswa yang tidak tersentuh, mahasiswa-mahasiswa yang hanya mempedulikan masalah akademik, mahasiswa-mahasiswa yang tidak pernah bersuara. Sinergisitas dari BEM FT dengan himpunan-himpunan dari masing-masing jurusan di Fakultas Teknik juga merupakan harapan untuk kedepannya.

“Saya harapkan dari para calon tu amanah. Teknik itu berat, 10.000 mahasiswa tadi ya, 19 jurusan. Tiap himpunan yang punya budaya dan ada istiadat masing-masing. Amanah itu yang berat nanti, tapi aku harapkan mereka sanggup buat nyatuin 19 jurusan jadi satu Teknik. Yang aku harapkan seperti itu. Dan jangan lupa janji-janji yang udah diomongin, program-programnya, visi misinya, seratus harinya mau ngapain aja jangan sampai mereka lupakan,” tutup Abda. (Moomentum/An Nisa)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Mahasiswi FT Undip Juarai Kompetisi Debat di Malaysia

adminFebruary 5, 2019

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

SETELAH VAKUM 4 TAHUN, POR TEKNIK KEMBALI LAGI

adminApril 13, 2018