Teknik

Kampanye Hari Pertama Pemira FT di Teknik Industri : “Sudah Berapa Kali Ke Teknik Industri?”

Kampanye Hari Pertama Pemira FT di Teknik Industri : “Sudah Berapa Kali Ke Teknik Industri?”

57415

Senin (17/10), telah berlangsung kegiatan kampanye calon ketua dan wakil ketua BEM Fakultas Teknik 2017 di halaman depan gedung Teknik Industri. Kampanye ini dimulai pukul 16.00 WIB. Acara ini diawali dengan pemaparan visi dan misi kedua pasang calon yakni, Irfanuddin Faishol (S1Teknik Sipil) dengan Aria Pradana Wirawan (S1Teknik Lingkungan) sebagai pasangan nomor urut 1 serta Badar Ilham Anggawijaya (S1-Teknik Kimia) dengan Yudha Aji Satria (S1-Teknik Sipil) sebagai pasangan nomor urut 2. Penyampaian visi misi dilakukan secara singkat yakni kurang lebih 10 menit untuk tiap calon.

Acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab antara para calon dengan forum yang hadir pada saat itu khususnya mahasiswa Teknik Industri. Panitia menyediakan 3 termin untuk sesi tanya jawab dengan estimasi waktu 20 menit. Pada termin pertama terdapat pertanyaan menarik yang diberikan oleh forum, yaitu mengenai apa saja kekurangan yang ada di BEM FT tahun ini. Pasangan nomor urut satu menjawab bahwa kekurangan BEM FT adalah suasana kekeluargaan atau internal yang masih kurang. Mereka menawarkan solusi dengan memperjelas pembagian kerja sehingga tidak terjadi tumpang tindih dengan cara membuat profil kepengurusan. Selain itu juga mengevaluasi proker-proker yang dirasa kurang sesuai dan melakukan diskusi-diskusi internal sehingga intensitas bertemu antar staf akan banyak. Saat sedang menjawab muncul beberapa sanggahan dari forum yang membuat suasana menjadi panas. Kemudian pasangan kedua menjawab dengan memaparkan 3 permasalahan yang vital dalam BEM FT. Masalah pertama yaitu kuranganya ikatan internal di BEM FT. Solusi dari masalah ini yaitu dengan mengadakan kumpul pengurus dengan upgrading, brainstorming, penyematan jaket, dll dengan harapan para staf akan nyaman berada di BEM FT. Kedua, kurang cepat dalam menanggapi isu. Solusi yang mereka tawarkan yaitu dengan melakukan langkah konkret berupa dengar pendapat dari Dekan. Ketiga, kurangnya transfer ilmu.

Selanjutnya pada termin kedua muncul pertanyaan tentang sudah berapa kali mereka ke Teknik Industri dan departemen apa aja yang ada di Teknik Industri. Kedua pasangan mengaku pernah beberapa kali ke TI dan keduanya menjawab dengan benar mengenai departemen yang ada di HMTI. Kedua pasangan juga berjanji akan lebih sering mengunjungi TI baik secara resmi maupun personal. Seiring berjalannya waktu peserta forum semakin bertambah dan membuat suasana menjadi ramai. Pada termin ketiga suasana menjadi semakin ramai dan membuat suasana kurang kondusif.

Setelah selesai termin ketiga, seorang peserta forum meminta 1 termin lagi karena banyak dari peserta forum yang baru datang. Kondisipun semakin memanas karena panitia merasa waktunya sudah habis dan tidak dapat menambah 1 termin lagi. Setelah terjadi beberapa perdebatan akhirnya panitia mengijinkan penambahan 1 termin. Pada penambahan termin ini berlangsung singkat dikarenakan waktu yang tidak memadai. Acara ditutup tepat pada pukul 18.00 WIB dengan closing statment dari kedua pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM FT untuk memilih mereka di Pemira FT tahun ini.(Efi)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Mahasiswi FT Undip Juarai Kompetisi Debat di Malaysia

adminFebruary 5, 2019

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

SETELAH VAKUM 4 TAHUN, POR TEKNIK KEMBALI LAGI

adminApril 13, 2018