Teknik

Kampanye Pemira FT, Aksi Nyata BEM FT terhadap Kolaborasi Teknik Lingkungan dan Sistem Komputer?

Kampanye Pemira FT, Aksi Nyata BEM FT terhadap Kolaborasi Teknik Lingkungan dan Sistem Komputer?

20161025083538

Sepekan sudah kampanye Pemira berlangsung di Fakultas Teknik. Senin(24/10), menjadi bagian untuk Teknik Lingkungan dan Sistem Komputer mendengarkan kampanye dari kedua pasang calon Ketua dan Wakil Ketua BEM FT 2016. Kampanye berlangsung pada pukul 16.00-18.00 WIB bertempat di depan selasar gedung C GKB. Pembukaan acara diawali dengan sambutan yang mewakili ketua Pemira, Ketua Himpunan Sistem Komputer dan Wakil Ketua Himpunan Teknik Lingkungan. Acara dilanjutkan dengan pemaparan visi dan misi calon Ketua BEM dan Wakil Ketua BEM FT 2017.

Setelah pemaparan visi dan misi dari kedua pasang calon Ketua dan Wakil Ketua BEM, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh forum. Pada sesi pertama tanya jawab terdapat dua pertanyaan, yaitu aksi nyata dari BEM FT terhadap kolaborasi Teknik Lingkungan dengan Sistem Komputer (Feliks Harsono, Sistem Komputer angkatan 2013) dan posisi mana yang akan diambil BEM FT didalam birokrasi dan bagaimana BEM FT kedepannya (Usman, Teknik Lingkungan angkatan 2015). Pada sesi pertama, yang menjawab pertanyaan terlebih dahulu adalah pasangan nomor urut 2, pembuatan PKM dan pengabdian masyarakat adalah salah satu aksi nyata kolaborasi TL dan Siskom dan menjawab pertanyaan yang kedua, yaitu dengan mengkaji kebijakan dari birokrasi dan melihat arah kebijakan birokrasi kedepannya seperti apa. Sedangkan nomor urut 1 menjawab berkolaborasi dalam menjalankan proker himpunan secara simplesedangkan untuk menjawab pertanyaan kedua sama seperti jawaban pasangan calon urut 2, yaitu keluarnya keputusan dari birokrasi dikaji dan kemudian diadakan pertemuan dengan tiap jurusan untuk mendapatkan keputusan. Intinya BEM FT sebagai mediator, berkomunikasi dan menjalin hubungan yang baik dengan birokrasi.

Sebelum sesi tanya jawab yang kedua, terdapat tanggapan dari Fitra (Teknik Lingkungan angkatan 2015) kepada kedua calon Ketua dan Wakil Ketua BEM FT, yaitu pejalari potensi tiap jurusan yang ada di Fakultas Teknik. Disertai dengan pertanyaan untuk mengkritik, Fitra menanyakan satu pelayanan dari BEM FT tahun sebelumnya dan apa pelayanan terbaik yang dapat diberikan ditahun ini. Pasangan calon urut 1 menjawab, kekurangan dari BEM tahun sebelumnya kurang menampung aspirasi dari warga Fakultas Teknik serta program roadshow yang kurang tepat sasaran. Program tersebut akan diganti dengan kunjungan ke jurusan secara informal dan tidak hanya sekedar menjalankan proker agar tidak jenuh. Pasangan calon urut nomor 2 menjawab, kekurangan BEM tahun sebelumnya adalah pengawalan isu sering kecolongan seperti vokasi dan kaderisasi. Untuk kepengurusan berikutnya mereka berencana pengawalan isu dan PKM akan lebih ditingkatkan.

Sesi tanya jawab yang kedua terdapat pertanyaan, yaitu apa saja masalah dari BEM FT yang sekarang dalam bentuk konsep dan bukan proker beserta solusinya (Natasya Gina, Wakil Ketua Himpunan Teknik Lingkungan angkatan 2014) dan sebaik apa hubungan kedua calon dengan birokrasi dan himpunan jurusan (Husein, Teknik Lingkungan 2015). Pasangan calon urut nomor 2 menjawab pertanyaan tersebut terlebih dahulu. Masalah yang ada dalam BEM FT adalah permasalahan internal (kekeluargaan yang kurang begitu terasa) untuk solusinya membentuk sistem mentor. Menurutnya, seorang atasan tidak hanya menanyakan mengenai proker tetapi juga menjadi mentor. “Hubungan birokrasi sudah baik, tetapi karena terdapat kesalahpahaman ditengah kepengurusan mengakibatkan Undip Games sempat diberhentikan serta Himpunan Mahasiswa Jurusan yang kurang percaya dengan BEM FT,” ujarnya. Kemudian pasangan calon urut 1 menjawab untuk permasalahan di BEM FT sendiri adalah internal sistem BEM FT belum bisa menyesuaikan dengan pengurus yang sekarang dan solusinya adalah para staff dan Ketua Bidang bisa berkolaborasi dengan baik. Untuk hubungan dengan birokrasi sudah baik, dibuktikan dan hubungan ke HMJ baik dan kedepannya bisa lebih baik lagi.

Pada sesi tanya jawab terakhir terdapat 3 pertanyaan yaitu Undip Games selalu gagal dan bagaimana kedua calon menyikapinya (Hamid, Teknik Lingkungan angkatan 2014). Pertanyaan kedua, yaitu bagaimana mengkolaborasikan proker – proker besar tiap jurusan dengan timelinepelaksanaannya yang berdekatan (Tya, Teknik Lingkungan angkatan 2014) dan pertanyaan terakhir jika birokrasi tidak selaras dengan BEM FT, apakah BEM FT berani mengambil sebuah keputusan (Adi, Sistem Komputer angkatan 2015). Calon pasangan urut 1 menjelaskan bahwa komunikasi dibangun dengan birokrasi dengan tujuan agar hubungan lebih baik dan birokrasi mempunyai kepercayaan kepada BEM FT serta BEM FT dapat sebagai mediator dengan harapan untuk saling sepakat dan sebagai penengah agar proker terlaksana dengan baik. Sedangkan jawaban calon pasangan nomor urut 2 adalah pemaparan minat dan bakat tidak terfokus pada Undip Games dan POR Teknik tetapi juga dapat dilihat UKM sebagai wadah dalam pengembangan minat dan bakat. Untuk langkah awal mengkolaborasi proker – proker besar tiap jurusan di FT, dapat dilakukan sinkronisasi timelineevent-event besar yang ada di HMJ jurusan dan langkah berikutnya adalah kalender event. Untuk menyikapi pertanyaan dari Adi, pasangan calon urut 2 menjawab sepakat satu suara tidak ada alasan untuk tidak memperjuangkan pendapat dan argument warga mahasiswa FT.

Sebagai penutup dari serangkaian kampanye ini, diberikanclosing statementoleh kedua pasang calon Ketua dan Wakil Ketua BEM FT 2016. Closing statement dari pasangan calon urut nomor 2 adalah yang telah disampaikan akan dilaksanakan. Berjuang bersama dalam bentuk kepedulian bersama dengan mewujudkan teknik beraksi. Sedangkan closing statement dari pasangan calon urut nomor 1 adalah menerima kritik dan saran kepada calon nomor urut  serta 1 untuk teknik luar biasa. (Selli/Momentum)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Mahasiswi FT Undip Juarai Kompetisi Debat di Malaysia

adminFebruary 5, 2019

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

SETELAH VAKUM 4 TAHUN, POR TEKNIK KEMBALI LAGI

adminApril 13, 2018