Teknik

Kampanye Pemira FT Teknik Perkapalan “Mendengarkan Aspirasi Mahasiswa”

Kampanye Pemira FT Teknik Perkapalan “Mendengarkan Aspirasi Mahasiswa”

kapal

Mendekati akhir periode yang telah ditetapkan, Rabu (02/11/2016) telah diadakan kampanye Pemira FT untuk Teknik Perkapalan di Lapangan Gedung Kuliah Bersama (GKB).  Acara dimulai pada pukul 16.30 WIB yang dibuka dengan pemaparan visi misi oleh kedua calon dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, namun tidak diakhiri dengan closing statement seperti yang biasanya dilakukan. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa Teknik Perkapalan dari angkatan 2015 serta angkatan tahun-tahun sebelumnya.

Pada pukul 17.43 WIB sempat terjadi gerimis ketika pasangan nomor urut 2, Badar Ilham Anggawijaya (S1 Teknik Kimia) dan Yudha Aji Satria (S1 Teknik Sipil) tengah menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh anggota forum. Tetapi kegiatan terus dilangsungkan tanpa adanya pemindahan lokasi ke tempat yang lebih teduh. Kegiatan ini ditutup pada pukul 18.10 WIB.

Pada pukul 18.10 WIB sendiri kampanye Pemira FT dinyatakan selesai dan KPR undur diri dari tempat. Himpunan meminta kedua calon untuk meluangkan waktunya setelah sholat maghrib untuk melakukan tanya jawab di kantin GKB. Dimana kegiatan ini menjadi tanggung jawab himpunan dengan tujuan agar berbagai keinginan, harapan, atau pertanyaan lainnya dapat tersalurkan. Hal ini sendiri terjadi karena panitia memotong waktu kedua pasang calon ketika menjelaskan jawabannya, sehingga tidak diperoleh solusi hingga akhir atas pertanyaan yang diajukan.

“Kondisi lingkungan kurang kondusif karena diadakan di lingkungan terbuka dan hanya diberikan satu pengeras suara kecil saja. Akibatnya suara dari para calon tidak terdengar dengan jelas. Massa yang hadir pada kampanye Pemira FT kali ini juga sedikit. Hal ini merupakan cerminan (bentuk apatisme) dampak dari keberadaan BEM FT yang kurang dirasakan oleh himpunan dari tahun-tahun sebelumnya. Padahal telah diberikan undangan terbuka sebelumnya untuk seluruh anggota Himpunan Mahasiswa Teknik Perkapalan,” ungkap Arvega Arya Arrahman selaku Wakil Ketua Himpunan S1-Teknik Perkapalan.

“Banyak yang ingin diaspirasikan dari mahasiswa Teknik Perkapalan dengan harapan ketika calon tersebut menjabat bisa menghadapi keluh kesah mahasiswa dan bertanggung jawab sampai selesai. Tambahan waktu yang diminta sendiri ingin menegaskan perihal delegasi pada perlombaan internasional untuk Teknik Perkapalan seperti Solar Boat di Amsterdam dan Robot Boat di Amerika. Pendelegasian hendaknya merata untuk semua jurusan dan diberikan jaminan agar partisipan dapat berangkat. Harapan utama untuk para calon yakni untuk memegang kata-katanya, jangan hanya sekedar janji. Serta terdapat generalisasi untuk semua jurusan di fakultas teknik,” jelasnya.

Muhammad Fiqih selaku Kepala Departemen Hubungan Luar Himpunan Mahasiswa Teknik Perkapalan menyatakan bahwa “budaya” yang umumnya dilakukan ditiadakan dengan mempertimbangkan kondisi yang ada. Waktu yang sempit dan jumlah pertanyaan yang banyak tidak memungkinkan untuk memberikan tantangan terhadap kedua calon pemimpin BEM FT tersebut. (Momentum/Evinsa)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Kegiatan PKKMB FT Undip 2020 Secara Daring disambut Antusias oleh Mahasiswa Baru

adminSeptember 16, 2020

Sekilas Info Tentang English Day yang Diterapkan di FT

adminAugust 17, 2020

Mahasiswi FT Undip Juarai Kompetisi Debat di Malaysia

adminFebruary 5, 2019

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018