Umum

Sudah Kritiskah Calon Pemimpin Mahasiswa Undip?

Sudah Kritiskah Calon Pemimpin Mahasiswa Undip?

debatt

Senin (7/10/2016) bertempat di Student Center, telah diselenggarakan dialog terbuka Calon Ketua dan Calon Wakil Ketua BEM Undip oleh KPR Undip. Acara ini berlangsung dari pukul 14.02 WIB. Dialog terbuka ini mengalami keterlambatan waktu pelaksanaan selama satu jam dari rundown yang telah ditentukan. Acara ini dihadiri tidak lebih dari 50 mahasiswa.

Pada awal acara, dilakukan pemaparan visi dan misi dari masing-masing kandidat yang kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan oleh Ketua BEM Undip 2016, Fawaz Syefullah yang menanyakan tantangan dan strategi ke depan dalam memimpin BEM Undip. Pasangan nomor urut 1, Jadug Trimulyo dan Aang Munawwar menegaskan pada inventarisasi isu yang sudah mereka lakukan jauh-jauh hari sebelum mereka akan menjabat hingga ke jurusan, agar dapat menginisiasi partisipatif mahasiswa Undip. Di sisi lain, calon pasangan nomor urut 2, Muhammad Zakki dan M. Arif Rachman menuturkan bahwa tantangan yang akan dihadapi ialah masalah koordinasi antara ormawa dan birokrasi terkait regulasi universitas.

Seperti dialog terbuka pada umumnya, dibuka sesi pertanyaan kepada kedua pasangan Calon Ketua dan Calon Wakil Ketua BEM Undip 2017. Banyak hal yang diperbincangkan seperti masalah internal, koordinasi, pengembangan internal, aspirasi serta apresiasi untuk para mahasiswa yang berprestasi yang kesulitan dalam mencairkan dana. Perbincangan yang diharapkan dapat memulai debat antar kedua calon kandidat justru tak terlihat dalam sesi berikutnya. Moderator pun sudah memberi tahu terkait teknis sesi debat bahwa para calon dapat langsung menyanggah perkataan lawannya jika sudah melewati waktu satu menit berbicara. Hal yang terjadi ialah masing-masing kandidat saling menunggu hingga selesai ucapan lawannya.

Pukul 15.47 WIB, Wakil Rektor I Undip Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri, DEA datang dengan didampingi asistennya dengan pakaian atasan berwarna putih sederhana. Kehadirannya disambut baik oleh mahasiswa yang meramaikan aula gedung SC tersebut, tak lupa calon kandidat juga menyambut kedatangannya.

Wakil Rektor I Undip memberikan penjelasan pada sambutannya, diantaranya adalah penegasan bahwa semester 1 dan 2 merupakan dasar bagi mahasiswa untuk memimpin suatu program dan dibiayai oleh pemerintah. Sesudah itu, pada semester 3 dan 4, mahasiswa sudah aktif berorganisasi. Semester 5 dan 6, mahasiswa diharapkan sudah masuk dalam bidang PKM. Pada semester 7 mahasiswa diharapkan menjadi pribadi yang semakin utuh, dan pada semester 8 mahasiswa mulai menentukan perusahaan yang akan dituju dengan bantuan UCC atau Undip Career Center. Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian, bukan merupakan suatu hal yang terpisah.

Hingga acara selesai, tidak terlihat saling sanggah aspirasi antar pasangan calon. Hal itulah yang disayangkan oleh sebagian mahasiswa dan juga Wakil Rektor I Undip, bahwa debat yang telah ditunggu-tunggu tidak terlihat. Oleh karena itu, diharapkan pada kesempatan berikutnya, kedua pasangan calon ketua BEM Undip dapat saling berpikir kritis, serta dapat mengkritisi suatu masalah dengan cara yang elegan. (Momentum/Arda&Zazan)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umum

More in Umum

Indonesia di Masa Revolusi Industri 4.0

adminNovember 14, 2018

Rutinitas Aksi Buruh, Didengarkah oleh Pemerintah?

adminMay 6, 2018

Taman Segitiga Widya Puraya Dirombak

adminMarch 18, 2018

Mengenai Diskusi Pesta Pendidikan, Begini Tanggapan Ketua BEM FT Undip

adminOctober 18, 2017

90 Menit Bersama Jokowi dalam Dies Natalis ke-60 Undip

adminOctober 18, 2017

Jelang 30 September, Mahasiswa GERAM Adakan Nobar

adminOctober 1, 2017