Umum

Saatnya Sekolah Vokasi Bergerak Dengan Ormawa-nya Sendiri

Saatnya Sekolah Vokasi Bergerak Dengan Ormawa-nya Sendiri

133229Sabtu (10/12/2016) telah dilaksanakan Musyawarah Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip di ruang kelas Gedung A Fakultas Kedokteran guna membahas pembentukan organisasi mahasiswa Sekolah Vokasi untuk tahun kepengurusan 2017. Pembahasan diawali dengan pembahasan Senat Mahasiswa yang menggunakan pendelegasian dari setiap program studi, dilanjutkan musyawarah pemilihan pasangan Ketua-Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa. Ditutup sekitar pukul 17.00, musyawarah yang dihadiri beberapa perwakilan mahasiswa menghasilkan terpilihnya Muhammad Shorimullah Ghifari dan Randy Raharja sebagai pasangan Ketua dan Wakil Ketua BEM SV 2017.

Berawal dari forum diskusi pengawalan isu internal dari Harkam BEM Undip tentang keberlangsungan Sekolah Vokasi, menghasilkan kesepakatan pembentukan ORMAWA Sekolah Vokasi. Setelah disepakati pembentukan ORMAWA, dibentuklah forum komunikasi yang membahas persiapan pembentukan ORMAWA Sekolah Vokasi yang terdiri dari beberapa perwakilan fakultas dengan program diploma baik dari BEM, Senat Mahasiswa, himpunan mahasiswa juga dari MWA yang berjumlah 32 orang. Setelah itu dibentuk pula tim formatur ORMAWA Sekolah Vokasi untuk mengonsep yang selanjutnya dikomunikasikan dan dipublikasikan oleh anggota forum komunikasi untuk dibawa dan dibahas pada lokakarya Sekolah Vokasi. Lokakarya yang menghasilkan acuan pembentukan ORMAWA Sekolah Vokasi juga menghasilkan kesepakatan pelaksanaan Musyawarah Mahasiswa untuk pembentukan ORMAWA ini.

Kebutuhan akan ORMAWA sekolah vokasi dirasakan sangat penting adanya mengingat berbagai permasalahan yang dihadapi mahasiswa. Masalah-masalah seperti kurikulum akademik, sarana prasarana hingga perbedaan kultur dari tiap program studi di Sekolah Vokasi menjadi bahasan forum. Berdasarkan forum, ditarik kesimpulan bahwa masalah-masalah tersebut memang perlu dikawal langsung oleh mahasiswa sekolah vokasi sendiri. “Untuk follow up hal itu maka perlu adanya BEM tingkat Sekolah Vokasi yang bisa menaungi masalah terutama dari tingkat Sekolah Vokasi itu sendiri,” ujar Ahmad Baikuni Perdana selaku Kepala Bidang Harmonisasi Kampus BEM Undip.

Menurut Kuni, beberapa fakultas sudah mulai melepaskan program diploma secara administratif, sehingga dibutuhkan segera yang menaungi permasalahan ini. Mahasiswa angkatan 2013 tersebut menjelaskan bahwa bila ORMAWA tidak segera dibentuk, maka akan semakin tidak jelas ke depannya. “Apakah kita menunggu semuanya dilepas (dari fakultas asal .red)? Setelah itu nanti siapa yang mengakomodir?,” kata mahasiswa Teknik PWK itu.

Dimulai pukul 8 pagi, musyawarah tersebut dipimpin oleh Ryan Arie Sukmana dan dihadiri oleh anggota Forum Komunikasi, perwakilan fakultas juga undangan. Pembahasan diawali mengenai Pembentukan Senat Mahasiswa Sekolah Vokasi. Setelah itu masuk ke pemilihan Ketua-Wakil Ketua BEM Sekolah Vokasi 2017.

Sebelum hari musyawarah telah terdapat dua pasang calon yang mendaftar untuk Ketua-Wakil Ketua BEM Sekolah Vokasi. Sebelum musyawarah pemilihan, kedua pasang calon diberi kesempatan untuk memaparkan visi, misi dan tujuan masing-masing untuk BEM Sekolah Vokasi juga ada sesi tanya-jawab. Pada sesi tanya-jawab, berbagai pertanyaan disampaikan oleh peserta musyawarah baik terkait latar belakang, tantangan, targetan juga program dari kedua pasang calon.

Setelah tanya jawab, musyawarah penentuan Ketua-Wakil Ketua BEM Sekolah Vokasi dilaksanakan dengan mengeluarkan kedua pasang calon dari ruang musyawarah. Tanpa butuh waktu panjang, forum pun sepakat musyawarah itu menghasilkan terpilihnya Ketua BEM SV 2017, Muhammad Shorimullah Ghifari dari D3-Teknik Perkapalan angkatan 2015 dan Wakil Ketua BEM SV 2017, Randy Raharja dari D3-Hubungan Masyarakat angkatan 2015.

“Yang pertama pastinya merasa senang, berarti orang-orang sudah cukup memercayai saya mendapatkan amanah ini yang sudah cukup mengetahui dan cukup berkapabilitas. Tetapi juga ada rasa seperti tertampar keras karena mengemban amanah besar,” ucap Shorim setelah terpilih.

Setelah terpilih, Shorim mengatakan bahwa dia pertama-tama akan melaporkan hasil musyawarah ke pihak birokrasi juga publikasi dan rekrutmen kepada mahasiswa vokasi. Setelah mengajukan legalitas BEM SV sendiri, juga tak lupa Shorim sesegera mungkin membentuk kelengkapan kabinet kepengurusannya. Mengenai pembentukan kabinet sendiri, Shorim mengatakan tentu saja membutuhkan orang yang mendukung visi misinya.

Terkait kepengurusannya Shorim juga mengatakan akan segera melakukan open recruitment. Rekrutmen ini dirasa Shorim butuh publikasi lebih, mengingat kebutuhannya akan sumber daya manusia untuk BEM Sekolah Vokasi yang baru saja lahir berasal dari beberapa fakultas berbeda. “Segera mungkin melaksanakan open recruitment, karena keterbutuhan dari sumber daya manusianya yang masih bisa dibilang berebut dengan fakultas-fakultas lain,” kata Shorim.

(Momentum/Taqiyuddin)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umum

More in Umum

Taman Segitiga Widya Puraya Dirombak

adminMarch 18, 2018

Mengenai Diskusi Pesta Pendidikan, Begini Tanggapan Ketua BEM FT Undip

adminOctober 18, 2017

90 Menit Bersama Jokowi dalam Dies Natalis ke-60 Undip

adminOctober 18, 2017

Jelang 30 September, Mahasiswa GERAM Adakan Nobar

adminOctober 1, 2017

Rak Buku Garuda Dicatat sebagai Rekor MURI dalam Penutupan ODM Undip 2017

adminAugust 13, 2017

Orientasi Diponegoro Muda 2017: Wajah Baru Dan Kejutan Baru

adminAugust 7, 2017