Coretan Teknik

Fenomena Akun Gosip Instagram Penggiring Opini Publik

Fenomena Akun Gosip Instagram Penggiring Opini Publik

Belakangan ini tengah marak bermunculan akun gosip di media sosial, khususnya Instagram. Seperti sebuah media, akun-akun tersebut membeberkan gosip-gosip yang belum diketahui masyarakat dari sumber-sumber yang ditutupi. Meski sering disebut sebagai akun instagram ‘tidak jelas’ karena pengelolanya tidak pernah muncul, namun respon netizen sangat tinggi.

Buktinya, salah satu akun gosip di instagram tersebut sudah memiliki followers hingga jutaan. Sementara yang lainnya menyusul di angka ratusan dan puluhan ribu. Beberapa diantaranya yang familiar bagi netizen adalah @lambe_turah, @lambenyinyir dan @thereal_jenk_keliin. Akun instagram @lambe_turah telah mencapai followers tertinggi saat ini (26/1/2017), yaitu 1,6 juta pengikut. Banyaknya pengikut instagram inilah yang membuat akun – akun gosip media sosial ini yang menjadi penggiring opini publik.

Banyak orang yang juga sudah menjadi seperti korban akun media sosial gosip. Bukti-bukti berupa foto yang diambil dengan jarak yang cukup jauh membuat orang semakin bertanya-tanya soal kebenaran foto tersebut. Video yang tidak jelas angle-nya hanya bisa terdengar suara orang sedang bicarapun agaknya telah membuat orang langsung percaya dengan gosip-gosip yang secara sekilas sering terlihat di explore instagram atau sebagainya.

Bukan hanya foto atau video, bahkan beberapa akun gosip di Instagram juga meng-capture obrolan mereka di DM (Direct Message) dengan narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya, lalu mengunggahnya. Biasanya narasumber tersebut adalah orang-orang yang katanya berada di lokasi yang dekat dengan tempat kejadian.

Narasumber yang tidak jelas asal usulnya, foto yang blur atau bisa jadi orang yang di dalam foto hanya mirip saja tersebut setidaknya sudah dapat membuat banyak orang percaya. Hal tersebut bisa terlihat dari kolom komentar, banyak netizen yang saling mengobrol dan bertanya hingga akhirnya mereka pun berasumsi sendiri. “Eh, benar itu gosip sepertinya,” ujar salah satu netizen di kolom komentar akun gosip instagram. Hal tersebut semakin membuat orang-orang percaya bahwa kasus yang sedang dialami oleh para artis itu adalah benar adanya.

Untuk orang-orang yang hanya menikmati berita-berita gosip mungkin perdebatan antara haters dan para fans yang artisnya sedang digosipkan adalah sebuah hiburan yang sangat sempurna. Pasalnya mereka tidak perlu bayar atau jalan jauh, hanya cukup buka handphone. Bagaimana tidak, secara jelas mereka tidak saling mengenal, tapi sudah sangat sebegitu bencinya hanya karena artis yang mereka idolakan di-‘bully’ di media sosial, atau artis yang mereka benci dibela mati-matian oleh para fansnya.

Untuk mengatasi perdebatan para fans, akun-akun gosip yang umumnya memiliki ribuan atau bahkan jutaan followers tersebut pun membuat sebuah warning agar tidak terbawa perasaan. Namun peringatan hanya tinggal peringatan, fans dan haters pun masih saling adu argumen dan celakanya pendapat merekalah yang paling benar, tidak ada satupun yang mau kalah, baik haters ataupun fans sama-sama ingin menang.

Jika ada pertanyaan : “apa untungnya untuk mereka?”. Jawabannya sepertinya hanya mereka yang tahu. Jika ditanya siapakah yang salah? Rasanya tidak ada yang salah, dan tidak ada satupun orang yang ingin disalahkan. Tentunya masing-masing orang memiliki alasan tersendiri mengapa mereka mengidolakan seseorang atau membenci seseorang.

Untuk para haters atau orang-orang yang suka berkomentar negatif, maka hati-hatilah dengan jarimu. Jangan gunakan jarimu untuk mengetik kalimat-kalimat yang menyakitkan atau mencemarkan nama baik seseorang. Sesungguhnya Indonesia memiliki Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, siapapun yang mencemarkan nama baik seseorang bisa saja dipidana dengan penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah). (Momentum/DRS)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

(Ulasan Film) “Christopher Robin” : Kisah Beruang Pandir dalam Balutan Live Action

adminSeptember 6, 2018

Gerakan Nasional Revolusi Mental Untuk Indonesia yang Lebih Maju

adminAugust 28, 2018

GEMES (Gerakan Masyarakat Peduli Sanitasi) di Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa

adminAugust 27, 2018

Pola Hidup Sehat Tentang Hipertensi

adminAugust 27, 2018

KKN Undip Jelajahi dan Eksplorasi Pesona Alam sebagai Potensi Desa Kalimanggis

adminAugust 26, 2018

Sulap Baju Bekas Jadi Tas Belanja, Kok Bisa?

adminAugust 25, 2018