Pojok Semarang

Kemenangan Sementara Masyarakat Kendeng Lawan Pabrik Semen

Kemenangan Sementara Masyarakat Kendeng Lawan Pabrik Semen

Selasa (17/1/2017), telah terlaksana aksi puncak penolakan pabrik semen di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Aksi puncak ini dihadiri oleh ribuan masa. Masyarakat Pegunungan Kendeng berada di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah sejak pukul 06.30 WIB dan disusul oleh para mahasiswa yang datang sekitar pukul 10.30 WIB. Pada aksi kali ini sempat terjadi keributan yang dikarenakan terjadinya saling dorong antara masa aksi puncak penolakan pabrik semen dan masa aksi penolakan impor tembakau dari Aliansi Petani Tembakau.

Aksi puncak ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, diantaranya Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), Aliansi Petani Indonesia, Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA), Konsorsium Pembaruan Agraria, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), serta perwakilan-perwakilan dari tiap daerah di seluruh Indonesia. Tiap-tiap perwakilan dari pendukung melakukan orasi yang menyatakan dukungan untuk aksi tolak pabrik semen dan menceritakan bagaimana penderitaan rakyat di berbagai daerah yang menjadi korban adanya pabrik semen ataupun galian tambang yang lainnya.

“Saya mengikuti aksi Kendeng itu sudah tahunan. Seperti bermain roller coaster, naik turun – naik turun. Sama, hanya permainan kata-kata. Hari ini mengatakan dicabut, tetapi nanti muncul kebijakan baru. Kita tunggu saja bagaimana pemerintah nanti bertindak, yang pasti kita akan tetap terus kawal,” kata Melanie Subono, seorang artis sekaligus aktivis yang turut berpartisipasi dalam aksi.

Dikutip dari KBR, sebelumnya Gubernur Jawa Tengah sudah mencabut izin lingkungan kegiatan penambangan bahan baku dan pembangunan serta pengoperasian pabrik semen. Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari Putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung yang memenangkan gugatan masyarakat tolak pabrik semen.

Hingga saat ini, Gubernur Jawa Tengah menunda pelaksanaan kegiatan penambangan bahan baku dan pembangunan serta pengoperasian pabrik semen PT Semen Indonesia sampai diterbitkannya keputusan Gubernur Jawa Tengah tentang izin lingkungan kegiatan penambangan bahan baku dan pembangunan serta pengoperasian pabrik semen PT Semen Indonesia yang telah disesuaikan dengan Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung Nomor 99 PK/TUN/2016 tanggal 5 Oktober 2016. Penundaan ini memberikan kemenangan sementara untuk masyarakat Pegunungan Kendeng. (Momentum/An Nisa)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pojok Semarang

More in Pojok Semarang

Semakin Mendunia, Kampung Pelangi Semarang Terus Berbenah Diri

adminSeptember 6, 2017

Pawai Perayaan Hari Jadi Kota Semarang ke-420

adminMay 9, 2017

Pabrik Semen Awal Duka Masyarakat

adminJanuary 13, 2017

Pojok Semarang : Wisata Goa Kreo, Uluwatu ala Semarang

adminNovember 22, 2016