Coretan Teknik

Menggantung Kesedihan

Menggantung Kesedihan

Oleh : drs

 

Disudut pusat kota yang sepi, ada damai yang aku resapi.

9 malam sudah berdenting.

Kendaraan-kendaraan bersiap untuk berlomba sampai ke tempat kerja esok hari.

 

Namun, aku masih disini.

Di sebuah kedai yang hampir tak terlihat.

Ada aku yang duduk di dekat pintu, dan rotasi kendaraan mengelilingi pusat kota

 

untuk beberapa detik, aku merasa dunia menghakimiku.

Seolah menyuruhku menggantung kesedihan

Ada yang salah dengan egoku

Ada yang harus diikhlaskan, segera.

 

Tiba-tiba terlintas

Sebuah harapan dan doa kecil

Muncul di tengah malam.

Dimana lagi-lagi gemuruh pikiran,

kalah dengan teriakkan angin.

 

“Malam.. berbaik hatilah dalam menjaganya,

pastikan ia terlelap dengan tenang,

dan kembali tersadar dengan perasaan

yang menyenangkan,”

 

Tidak harus karenaku,

Tapi kuharap begitu.

 

Ego sempat menelanku bulat-bulat.

Semoga besok ia sudah pergi jauh-jauh.

Hingga kutinggalkan sedih.

 

Percayalah aku tak akan melupakanmu,

Hanya melanjutkan hidup.

Karena sadar mendesak,

Untuk menggantung kesedihan.

 

 

 

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Setangkai yang Lekas Layu

adminDecember 3, 2019

Apa Kau Masih Mau Bilang Jika Kau Sama Sekali Tidak Mencinta?

adminDecember 3, 2019

Menikmati Horor di Siang Bolong dalam Midsommar

adminSeptember 26, 2019

PRIA: “Apakah Tuhan Telah Salah Memberikan Rasa Cinta?”

adminSeptember 26, 2019

Melodi Rindu

adminSeptember 20, 2019

Mau Menambah Ilmu di Luar Negeri? Yuk, Ikut PELTAC!

adminAugust 3, 2019