Teknik

Teknik : HARAPAN SANG ANTAWIRYA

Teknik : HARAPAN SANG ANTAWIRYA

Kamis (16/02/2017), 13 orang dari tim yang sudah terbentuk sejak mahasiswa baru yaitu Antawirya jurusan Teknik Mesin resmi dilepas oleh pihak Fakultas Teknik Universitas Diponegoro untuk berangkat ke Singapura dalam lomba tahunan Shell Eco-Marathon Asia 2017. Perlombaan yang diadakan oleh perusahaan Shell ini diselenggarakan pertama kali pada tahun 1985 di Perancis dan berfokus pada efisiensi bahan bakar kendaraan, sehinga efisiensi bahan bakar yang dihasilkan pada mobil prototype yang dilombakan ini tidak akan mencerminkan kondisi penggunaan kendaraan seungguhnya.

Tak sedikit orang yang menaruh harapan pada tim Antawirya untuk berlomba di SEM Asia 2017. Dilihat dari tahun lalu, perlombaan tersebut tidak hanya diikuti Undip seorang sebagai perwakilan dari negara Indonesia, namun universitas negeri lainnya seperti ITB, UNS, UPI, UI, dan ITS ikut menjadi salah satu peserta tim dari Indonesia mengingat perlombaan tersebut bebas diikutkan oleh siapapun tanpa terlebih dahulu melalui proses seleksi nasional dari Indonesia.

“Ajang ini bukan hanya mencari menang atau kalah namun akan lebih penting jika difokuskan untuk mencari pengalaman. Ajang ini juga bertujuan untuk memotivasi mahasiswa untuk melakukan inovasi dengan mengaplikasikan teknologi baru dan jika menang, tentu tidak terlepas dari usaha mahasiswa itu sendiri,” tutur dosen pembimbing Antawirya, Dr. Susilo Adi Widyanto, ST, MT..

Bapak Ir. M. Agung Wibowo, MM, Msc, PhD selaku dekan Fakultas Teknik juga memberikan harapan agar produk ini dapat terus diproduksi meskipun dalam jangka waktu yang lama dan harus mempunyai masterplan atau rencana hidup penelitian. “Apapun hasilnya, harus diapresiasi usaha mereka, karena itu adalah sebuah bentuk prestasi dari generasi muda,” tutur bapak Agung. Tak hanya beliau, pak Susilo juga menginginkan hal yang sama bahwa kegiatan ini akan mencapai hasil yang maksimal sesuai dengan effort yang dilakukan oleh mahasiswa itu sendiri. “Perlombaan ini janganlah dijadikan sesuatu yang monumental, tetapi tetap dijadikan usaha yang berkelanjutan agar menjadi komersialisasi sebagai produk industri perihal kendala Indonesia saat ini ialah cikal bakal produk Industri,” tutup Bapak Susilo.

 

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

SETELAH VAKUM 4 TAHUN, POR TEKNIK KEMBALI LAGI

adminApril 13, 2018

Laboratorium Terpadu, Pabrik yang Unggul untuk Produk yang Unggul

adminMarch 26, 2018