Uncategorized

PEDULI FREEPORT : SIKAP UNDIP UNTUK FREEPORT

PEDULI FREEPORT : SIKAP UNDIP UNTUK FREEPORT

Rabu (01/03/2017) diskusi kloter kedua yang membahas masalah mengenai nasionalisasi Freeport Indonesia telah dilaksanakan. Hal itu dikarenakan diskusi pertama yang dilaksanakan pada selasa (28/02/2017) belum menghasilkan titik temu. Bertempat di Student Center, acara ini kembali digelar pada pukul 16.00 WIB dengan antusiasme yang tinggi seperti sebelumnya.

Diskusi kedua ini melanjutkan pembahasan mengenai poin–poin berupa sikap yang akan disuarakan oleh BEM Undip terkait permasalahan PT Freeport Indonesia yang terjadi di Papua. Diskusi yang berjalan dua arah ini dilaksanakan dengan tertib dan lancar. Berbagai tanggapan dan saran dilontarkan oleh masing masing mahasiswa kepada forum. Seperti yang dikatakan oleh Bagus selaku perwakilan dari FSM, “Alangkah lebih baik jika terdapat kordinasi dengan ikatan mahasiswa Papua, duduk dan ngobrol bareng untuk membicarakan hal ini. Karena yang merasakan langsung ialah mereka.”

Selain itu Fikrah juga berpendapat bahwa nantinya sikap dari BEM mana kah yang akan di ajukan ke pemerintah, karena dari setiap BEM Universitas telah merilis pandangan serta sikap mereka masing–masing. “Saya berharap sih, nanti yang di ajukan kepada pemerintah itu isinya cuman satu surat aja biar pemerintah tidak bingung”, ujarnya

Diskusi yang dilangsungkan kurang lebih tiga setengah jam ini akhirnya menghasilkan beberapa poin yang akan dijadikan sikap dari Undip terhadap permasalahan PT Freeport ini. Telah dihasilkan 4 poin dimana berbunyi :

  1. Mendesak pemerintah untuk secara tegas menerapkan Izin Usaha Pertambangan

Khusus (IUPK) terhadap PT Freeport Indonesia sesuai dengan Peraturan Pemerintah

(PP) No. 1 Tahun 2017.

  1. Mendesak pemerintah Indonesia untuk menjamin hak pekerja PT Freeport Indonesia.
  2. Menuntut pemerintah mengatasi dampak eksternalitas negatif dalam lingkup ekonomi, lingkungan, sosial, dan budaya di wilayah Papua.
  3. Menuntut pemerintah Indonesia untuk menjalankan amanat yang tercantum dalam Pasal 33 ayat 3 UUD 1945 yang berbunyi, “Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.”

 

Ke empat poin yang telah dikaji dan didiskusikan tersebut nantinya akan dibawa ke forum BEM SI untuk ditentukan  eskalasi gerakan nasional. Seperti yang diutarakan oleh Jadug selaku ketua BEM Undip, “Kampus-kampus lain sudah memercikkan semangat perjuangan mahasiswa, nah Undip ini sebagai kordinator isunya sebagai tonggaknya. Nanti kita udah masuk berarti ini sudah final sebagai keputusan mahasiswa Indonesia”.  (dhila/arda)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Uncategorized

More in Uncategorized

Laboratorium Terpadu, Pabrik yang Unggul untuk Produk yang Unggul

adminMarch 26, 2018

BEM FT dan SM FT 2018 akan Menyelesaikan UKT Semester 9

adminFebruary 15, 2018

Kampanye di Teknik Perkapalan, Kaderisasi Tetap Menjadi Isu Utama

adminNovember 10, 2017

Visi Misi Bukan dari Evaluasi, Bagaimana Mau Mengayomi?

adminNovember 8, 2017

Mengaku Kurang Teliti, KPR FT Revisi Juknis Pemira FT 2017 Setelah Penutupan Pendaftaran Awal

adminOctober 25, 2017

KKL Teknik Sipil 2014

adminOctober 25, 2017