Teknik

Solar Sport One, Persiapan Perlombaan Kapal Tenaga Surya

Solar Sport One, Persiapan Perlombaan Kapal Tenaga Surya

Pada tahun 2018 akan diadakan event perlombaan kapal yang berbasis dengan tenaga surya. Event yang berjudul Solar Sport One akan diadakan di negara Belanda yang diikuti oleh universitas-universitas di seluruh dunia. Ada beberapa universitas di Indonesia yang mengikuti event tersebut. Perlombaan tersebut memiliki tiga kriteria penilaian tersendiri yaitu: Race, Slalom, dan Endurance.

Research of Marine Technology (RMT), nama dari tim fakultas teknik Undip yang akan mengikuti event tersebut. Dengan diketuai oleh Ilham Fathony dari jurusan S1 Teknik Perkapalan angkatan 2015, persiapan untuk perlombaan tersebut dimulai dari bulan Februari kemarin. Persiapan dari tim RMT untuk saat ini adalah mempertimbangkan bahan konstruksi dalam pembuatan kapal. Tidak hanya itu, mereka juga telah merancang bagaimana design dari kapal yang akan dilombakan.  Rencananya, penggarapan kapal akan selesai di tahun 2017.

Tim RMT berjumlah 16 orang yang beranggotakan dari S1 dan D3 Teknik Perkapalan. “Anggota dapat bertambah karena kami juga masih mencari anggota baru dengan keahlian dalam listrik arus kuat.” ujar Ilham selaku ketua tim. Tim tersebut masih dibagi lagi menjadi dua divisi. Yang pertama, divisi teknis yang bertugas untuk merancang, memproduksi, dan menangani sistem kelistrikan pada kapal tersebut. Sedangkan divisi yang kedua adalah divisi non teknis yang bertugas untuk mencari dana.

Dana transportasi dan akomodasi untuk pengangkutan kapal hingga ke Belanda sangatlah besar. Pada perlombaan sebelumnya, UI mengeluarkan dana hingga 800 juta, sedangkan ITS hingga 1,1 miliar. Tidak adanya dana bisa mengancam gagalnya untuk mengikuti perlombaan tersebut. Sebelumnya, terdapat tim dari angkatan 2012, 2013, dan 2014 yang terpaksa terhenti untuk mengikuti lomba Solar Sport One yang diadakan tahun 2016 lalu karena kurangnya dana. Padahal mereka telah sampai dengan cetakan fiber, dengan panjang kapal lima sampai enam meter. Sayangnya persiapan tersebut terhenti hingga disitu.

“Kita juga belajar dari tim awal agar mendapatkan hasil yang baik. Mengevaluasi kekurangan dari tim terdahulu lalu kita perbaiki dan menyurvei kapal yang dibuat tahun lalu. Kita juga berusaha untuk mencari dana dari universitas dan sponsorship agar perjuangan kami tidak sia-sia.” jelas Ilham menerangkan strategi agar persiapan lomba berjalan lancar. (Momentum/Vinia Anida)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

SETELAH VAKUM 4 TAHUN, POR TEKNIK KEMBALI LAGI

adminApril 13, 2018

Laboratorium Terpadu, Pabrik yang Unggul untuk Produk yang Unggul

adminMarch 26, 2018

Desa Binaan Sebagai Wujud Pengabdian Mahasiswa

adminMarch 26, 2018

SURVEY KEBUTUHAN FAKULTAS TEKNIK

adminMarch 18, 2018

Aplikasi “FT Undip Mobile” Siap Diluncurkan

adminMarch 16, 2018

BEM FT dan SM FT 2018 akan Menyelesaikan UKT Semester 9

adminFebruary 15, 2018