Teknik

FORMAT #1 : Lika-liku Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Teknik Baru

FORMAT #1 : Lika-liku Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Teknik Baru

Jumat (31/3/2017), telah dilaksanakan FORMAT #1 (Forum Mahasiswa Teknik) yang bertempat di Lantai 3 Gedung Dekanat Fakultas Teknik Undip. Acara yang dimulai pada pukul 16.19 WIB ini membahas mengenai Gedung Dekanat Fakultas Teknik baru dengan pembicara Dekan Fakultas Teknik, Ir. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D. Acara ini diselenggarakan oleh BEM FT dengan tujuan untuk mengajak mahasiswa Fakultas Teknik agar peduli terhadap fasilitas kampus.

Dalam pemaparannya, Pak Agung menjelaskan mengenai awal mula dibangunnya gedung Dekanat Fakultas Teknik baru sampai dengan berdirinya gedung tersebut. Gedung ini pertama kali dibangun 10 tahun yang lalu pada masa periode Ibu Ir. Hj. Sri Eko Wahyuni, M.S., menjadi Dekan Fakultas Teknik. Gedung ini sempat berhenti pembangunannya karena masalah progress pembangunan konstruksi dan hukum perdata.

Pada masa akhir kontrak pembangunan gedung Dekanat, yaitu bulan Desember tahun 2010, kontraktor tidak bisa perform dengan baik sehingga hanya bisa menyelesaikan bangunan dengan prestasi 47%. Angka tersebut terbilang cukup jauh dari harapan owner, dalam hal ini Fakultas Teknik, dimana bangunan seharusnya selesai 100% pada akhir tahun 2010 sesuai dengan kontrak. Menurut Peraturan Undang-Undang Jasa Konstruksi, pemutusan Kontrak Kerja Konstruksi terjadi apabila tidak dapat dipenuhinya kewajiban salah satu pihak. Atas dasar peraturan tersebut, terjadi pemutusan kontrak kerja konstruksi. Namun, kontraktor merasa dirugikan akan pemutusan tersebut sehingga kontraktor mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri. Menurutnya, bangunan yang belum selesai tersebut terjadi karena beberapa hambatan yang dikarenakan faktor alam sehingga sulit untuk mendapat bahan baku untuk konstruksi. Dalam gugatan pertama, Fakultas Teknik kalah dan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi di Tingkat Provinsi. Di tingkat provinsi, Fakultas Teknik memenangkan gugatan sehingga Kontraktor menggugat Fakultas Teknik ke Mahkamah Agung dan mengalami kekalahan. Atas hasil putusan tersebut, kontraktor mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dan kembali mendapat penolakan.

Pada tahun 2016, pembangunan gedung yang sudah lama tertunda ini kembali dilaksanakan. Namun, tidaklah mudah dalam membangun kembali konstruksi tersebut karena kondisinya yang sudah lama tidak dipakai sehingga konstruksi mengalami kerusakan akibat dampak dari cuaca. Untuk menangani hal itu, konsultan perencana melakukan peninjauan kembali dan re-design gedung Dekanat Fakultas Teknik baru.

Gedung Dekanat Fakultas Teknik baru terletak di seberang Widya Puraya dengan 5 lantai di dalamnya. Lantai pertama akan digunakan sebagai layanan untuk mahasiswa dan bagian akademik. Lantai 2 diisi oleh bagian keuangan dan detailnya. Lantai 3 terdiri dari ruang pimpinan fakultas beserta jajarannya dan ruang sidang. Lantai 4 digunakan untuk ruang kuliah serta ruang sidang, dan lantai 5 adalah aula yang dapat digunakan untuk seminar atau converence.

Untuk kenyamanan dan estetika, Kantin PWK dan Arsitektur yang terletak di belakang Gedung Dekanat Fakultas Teknik juga akan diatur sedemikian rupa.

“Antara Arsitek dan PWK, belakangnya akan kita atur. Kita mau atur landscape disitu, supaya jadi tempat yang enak untuk duduk-duduk. Kita atur kantinnya supaya kesannya tidak berada di belakang gedung dekanat,”jelas Pak Agung.

“Nanti di lantai satu ada working space, konsepnya seperti Telkomsel Lounge. Jadi mahasiswa bisa memakai tempat itu untuk diskusi dan sebagainya. Di pojok juga kami ingin berikan panggung mini kalau mau perform. Bahkan saya juga punya cita-cita ada karawitan, gamelan. Nanti di belakang ada coffee shop. Terus kita akan bikin jurusan Arsitek dan PWK supaya tamannya bisa digunakan untuk mahasiswa Teknik,”Ujar Pak Agung ketika menjawab salah satu pertanyaan dari audience.

Sampai saat ini, gedung Dekanat yang membutuhkan dana 11 M untuk perbaikannya belum digunakan karena masih menunggu pendanaan untuk interior. Sedangkan untuk Gedung Dekanat yang lama akan digunakan untuk ruang administrasi departemen-departemen yang menempati Gedung Kuliah Bersama, yaitu Teknik Lingkungan, Teknik Perkapalan, Teknik Geodesi, dan Sistem Komputer.

Acara FORMAT yang pertama ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Teknik dengan antusiasme yang tinggi, dilihat dari jumlah peserta dan tanya jawab yang berlangsung. Diharapkan dengan adanya acara ini, mahasiswa Fakultas Teknik bisa lebih peka terhadap isu yang sedang hangat di kampus. (Momentum/Ulfi)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

SETELAH VAKUM 4 TAHUN, POR TEKNIK KEMBALI LAGI

adminApril 13, 2018

Laboratorium Terpadu, Pabrik yang Unggul untuk Produk yang Unggul

adminMarch 26, 2018

Desa Binaan Sebagai Wujud Pengabdian Mahasiswa

adminMarch 26, 2018

SURVEY KEBUTUHAN FAKULTAS TEKNIK

adminMarch 18, 2018

Aplikasi “FT Undip Mobile” Siap Diluncurkan

adminMarch 16, 2018