Opini

Seberapa Peka Mahasiswa Teknik Terhadap Isu?

Seberapa Peka Mahasiswa Teknik Terhadap Isu?

Isu yang berkembang di masyarakat makin hari makin berkembang. Isu bagi orang awam akan menjadi hal biasa untuk dibiarkan, namun untuk orang yang membutuhkan sebuah fakta, isu akan menjadi hal yang lumrah diperbincangkan dan dicari-cari dari berbagai sumber agar mendapatkan informasi yang benar-benar mendekati fakta dan kebenaran.

Isu mempunyai pengertian yaitu berita, desas-desus, kabar, atau permasalahan yang sedang ramai dan berkembang di lingkungan sekitar yang bersifat tidak aktual serta belum jelas kebenarannya ataupun belum berhasil dipecahkan. Dari isu yang beredar itulah dibutuhkan solusi dan kajian agar tidak memunculkan polemik atau penyebaran berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Kali ini, Momentum akan mengupas hasil survei untuk mengetahui seberapa besar mahasiswa Fakultas Teknik Undip mengenal isu yang tengah beredar di lingkungannya baik dalam lingkup dunia ataupun lingkup universitas. Survei atau kuesioner ini ditujukan kepada seluruh mahasiswa teknik dari berbagai angkatan. Dari sejumlah responden yang hampir 12 jurusan mengisi kuesioner, mayoritas responden ialah mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2015.

Dari data menunjukkan lebih dari setengah jumlah responden mahasiswa teknik mengaku bahwa dirinya seringkali mendengar isu di lingkungannya. Jumlah lain yang hampir menyamai namun tidak sampai 50%-nya, mengaku hanya kadang-kadang saja mendengar isu dengan sisanya merupakan responden yang jarang mendengar isu dengan persentase tidak sampai 2%. Mayoritas responden ini lebih mudah mendapatkan informasi yang berasal dari obrolan sesama temannya, sehingga obrolan sesama teman di saat menunggu perkuliahan dirasa menjadi metode yang sangat mudah dalam menyebarkan informasi. Maka dari itu, tak jarang informasi yang bersifat hoax sudah cepat tersebar dan diterima oleh masyarakat.

Sebenarnya pentingkah mahasiswa teknik mengenal dan mengetahui isu? Poin ini merupakan hal yang sangat ditekankan pada bagian kuesioner ini. Bagaimana tidak, lebih dari 80% responden mengatakan bahwa mahasiswa teknik mempunyai peran yang sangat penting untuk mengetahui isu. Karena hanya mengetahui saja, mahasiswa sudah dikatakan peduli dengan lingkungannya. Kebanyakan dari responden menjawab, dengan mengetahui isu, mereka tidak akan ketinggalan informasi yang sedang update saat itu. Selain itu, mengenal isu bisa menjadi upaya dalam pencerdasan dalam memilah berita yang benar, perihal akhir–akhir ini tak sedikit orang yang memahami isu hanya di bagian kulitnya saja. Dengan isu, mahasiswa teknik dapat terlatih kepekaan untuk berfikir dan berkembang terhadap permasalahan yang timbul di lingkungan sekitarnya hingga isu tersebut dianggap tuntas dengan solusi yang ditawarkan oleh mahasiswa itu sendiri.

Dari sekian pilihan isu yang tengah ramai, terutama di lingkup intenasional, para responden terfokus pada isu perang saudara di Suriah. Mengingat setiap harinya bertambah banyak jumlah korban warga Suriah dengan isu yang mengatakan bahwa media menutup mata adanya perang tersebut. Perang yang ternyata diawali dengan perubahan iklim, kemudian tumbuh menjadi perang sipil terkadang terdengar samar di sejumlah awak media akhir-akhir ini. Sebenarnya banyak hal yang menarik jika ingin ditelusur lebih dalam mengenai permasalahan di kancah dunia. Di lingkupan lain yaitu isu di Indonesia, permasalahan antara masyarakat kendeng dengan pabrik semen yang tak kunjung berhenti juga menjadi pusat perbincangan mahasiswa teknik. Peran mahasiswa terlebih BEM Sospol yang turun ikut andil dalam setiap aktivitas aksi masyarakat Kendeng selalu menjadikan Kantor Gubernur Semarang sebagai titik pusat mengadakan aksi. Selain itu, dari sekian banyaknya pilihan isu seperti pembangunan Undip besar-besaran, aturan jam malam, absensi kartu KTM, dan lain–lain, di lingkup Undip dan teknik khususnya, dampak PTN BH dan sterilisasi 2 bulan merupakan isu yang paling banyak membuat mahasiswa penasaran dan ingin mencari tahu lebih dalam tentang persoalan tersebut. Tentu hal itu diperlukan kajian dan keterlibatan kelompok lain untuk mendalaminya.

Dari sekian banyaknya isu yang beredar di lingkungan teknik, lebih dari 60% ingin mencari tahu kelanjutan isu tersebut. Namun, akhirnya kita sadari bahwa hanya mencari tahu saja ternyata tidak cukup menunjukkan seorang mahasiswa sudah peka terhadap isu. Hal itu dibuktikan kepada para responden yang sepakat bahwa kepekaan mahasiswa teknik Undip masih banyak yang perlu ditingkatkan. Ketidakpekaan itu dapat dibuktikan terhadap minimnya partisipasi mahasiswa teknik yang hadir dalam forum diskusi, padahal forum itu sendiri berfungsi sebagai wadah aspirasi kepekaan isu dari suara mahasiswa, mengumpulkan pendapat, agar menemukan solusi dari permasalahan isu yang ada. Selain itu, minimnya kajian juga menjadi kendala mahasiswa ketika akan melakukan demonstrasi. Hal itu terdengar miris ketika mahasiswa teknik yang sudah dikatakan baik kepekaannya tetap dirasa tak cukup kuat dan mampu dalam memperjuangkan dan mengawal isu. Terkadang dampak dari isu yang tidak terkena langsung kepada mahasiswa membuat mahasiswa tersebut menjadi acuh tak acuh dan bahkan apatis. Mahasiswa teknik patut diacungi jempol karena mempunyai sifat ingin tahu yang tinggi untuk membangun lingkungan sekitar, namun upaya untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut yang dirasa masih sangat minim atau kurang.

Lalu harus seperti apakah sosok mahasiswa teknik Undip dalam menyikapi adanya isu? Mahasiswa teknik tentu diharapkan untuk tetap peduli dengan lingkungannya. Hal itu dapat dimulai dengan diri sendiri, yaitu berusaha untuk mencegah sifat apatis kepada lingkungan sekitar dengan memberi contoh yang baik. Mahasiswa teknik yang sudah mempunyai jiwa kritis haruslah melangkah selangkah lebih maju untuk bertindak dan mencari solusi baik dengan cara membudayakan literasi. Salah satunya ialah memahami dan memilah informasi yang benar sehingga menghasilkan pandangan yang objektif. Cara lainnya yang dapat diterapkan di lingkungan sekitar yaitu dengan menghadiri forum diskusi agar menumbuhkan sifat peduli terhadap isu yang ada.

Peran mahasiswa sesungguhnya ialah mengabdi kepada masyarakat. Peran yang pasti setiap mahasiswa teknik Undip kenal seperti agent of change, iron stock, serta social control harus tetap ditumbuhkan. Kepercayaan masyarakat terhadap mahasiswa jangalah cepat pudar, apalagi peran mahasiswa yang pada zamannya berhasil meruntuhkan zaman otoriter Bapak Presiden Soeharto kala itu. Tanpa sadar, melalui pemikiran-pemikiran cemerlang mahasiswa baik lewat sarana diskusi ataupun memberikan bantuan moril dan materiil kepada masyarakat dan bangsa dengan tanpa melakukan aksi anarkis, sudah menumbuhkan kembali peran mahasiswa yang sempat pudar dikalahkan oleh media yang berkembang pesat.

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opini

More in Opini

Aphelion dan Penurunan Suhu Permukaan

adminJuly 10, 2018

Booming Suku Asmat

adminJanuary 29, 2018

Netizen Baik atau Buruk?

adminJanuary 25, 2018

Mengenal Generasi Milenial

adminSeptember 14, 2017

Perjalanan Indonesia di Pesta Olahraga SEA Games

adminSeptember 6, 2017

Peranan Mahasiswa ke Masyarakat

adminAugust 16, 2017