Umum

Diskusi Kasus 2 Reporter LPM BOM ITM dalam Lingkup Pers Undip

Diskusi Kasus 2 Reporter LPM BOM ITM dalam Lingkup Pers Undip

Source : http://persmangalam.com/575-2/

Sabtu, (20/5/2017) bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional dilaksanakan wadah diskusi antar LPM fakultas dan jurusan Universitas Diponegoro yang bertempat di pelataran belakang Student Center Undip. LPM Manunggal sebagai tuan rumah diskusi dan sekaligus LPM tingkat Universitas menjadi moderator dalam ajang diskusi ini. Tujuan wadah diskusi ini ialah untuk menilik kebebasan berpendapat di Indonesia, terutama kasus terhangat yang menimpa 2 reporter LPM Badan Obrolan Mahasiswa (BOM) Institut Teknologi Medan (ITM) yang ditangkap dan ditahan oleh petugas Polrestabes Medan yang tengah melaksanakan tugas jurnalistik dalam aksi demo peringatan Hardiknas tanggal 2 Mei lalu di Medan.

Dalam diskusi tersebut mengundang seluruh lembaga pers di Universitas Diponegoro. Namun yang hadir dalam lingkup pers tersebut ialah Opini, Publica Health, Momentum FT, Kinetika, Edents, Gema Keadilan, Potlot, Nuansa, Psikojur, dan lain – lain terkecuali LPM Impuls yang berhalangan untuk hadir. Diskusi tersebut diawali dengan pemaparan kronologis penangkapan 2 reporter LPM BOM ITM dan sesi tanggapan dan pendapat dari masing – masing LPM di Undip. Dari beberapa LPM tidak semua membenarkan tindakan penangkapan yang semena mena oleh polisi kepada 2 reporter tersebut. Dalam diskusi itu, perwakilan dari LPM Gema Keadilan berpendapat bahwa tindakan kepolisian tersebut telah menghalangi hak kebebasan berpendapat perihal 2 reporter tersebut diketahui telah memperlihatkan surat penugasan kepada polisi namun tidak direspon dengan baik. Selain itu pada diskusi ini juga membahas mengenai pengambilan sikap dari masing – masing LPM terkait aksi solidaritas yang akan dilaksanakan pada Selasa, 23 Mei 2017 nanti di depan gedung Polda Jawa Tengah.

Hasil yang didapat dari forum tersebut ialah pernyataan sikap keseluruhan pers yang ada di Undip. Namun, dikarenakan memang tak semua sependapat, maka diberi kebebasan kembali kepada setiap LPM di Undip untuk menyatakan sikap lewat press release masing – masing. Untuk LPM Momentum selaku lembaga independen pers mahasiswa fakultas teknik Universitas Diponegoro menyatakan bahwa :

  1. Menjadi pihak yang netral dan bersikap objektif dalam kasus yang menjerat 2 reporter LPM BOM ITM.
  2. Menuntut transparansi kepolisian Republik Indonesia dalam penanganan kasus hukum yang menjerat 2 reporter LPM BOM ITM dengan bukti yang kuat dan sesuai fakta.
  3. Menghargai segala keputusan dan sikap yang diambil oleh Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia selama keputusan tidak melanggar kode etik jurnalistik dan hukum di Indonesia.demikian pernyataan sikap yang dibuat atas dasar perhatian dan keprihatinan kami atas insiden yang menimpa LPM BOM ITM terkait kebebasan pers dan perlindungan hak jurnalis.

Demikian pernyataan sikap yang dibuat atas dasar perhatian dan keprihatinan kami atas insiden  yang menimpa LPM BOM ITM terkait kebebasan pers dan perlindungan hak jurnalis. Semoga kebenaran dari kejadian ini dapat terbuka dan dapat ditindak lanjuti dengan menjunjung keadilan.

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umum

More in Umum

Rutinitas Aksi Buruh, Didengarkah oleh Pemerintah?

adminMay 6, 2018

Taman Segitiga Widya Puraya Dirombak

adminMarch 18, 2018

Mengenai Diskusi Pesta Pendidikan, Begini Tanggapan Ketua BEM FT Undip

adminOctober 18, 2017

90 Menit Bersama Jokowi dalam Dies Natalis ke-60 Undip

adminOctober 18, 2017

Jelang 30 September, Mahasiswa GERAM Adakan Nobar

adminOctober 1, 2017

Rak Buku Garuda Dicatat sebagai Rekor MURI dalam Penutupan ODM Undip 2017

adminAugust 13, 2017