Prestasi

Mawapres FT Raih Peringkat 2 Pilmapres Undip 2017

Mawapres FT Raih Peringkat 2 Pilmapres Undip 2017

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Diponegoro telah dilaksanakan pada tanggal 5-7 April 2017 lalu bertempat di Hotel Grand Wahid, Salatiga.  Pemilihan Mahasiswa Berprestasi ini di laksanakan dalam rangka mencari mahasiswa terbaik sebagai delegasi Undip untuk berkompetisi dengan mahasiswa terbaik dari perguruan tinggi lainnya di tingkat nasional. Peserta Pilmapres Undip 2017 terdiri dari 11 orang perwakilan dari setiap Fakultas dan 2 orang mahasiswa hasil seleksi tahun 2016 yang dipersiapkan untuk tahun ini (pemetaan 2017).

Dalam ajang tersebut, telah terpilih tiga mawapres utama tingkat sarjana dan tiga mawapres utama tingkat diploma. Delegasi dari Fakultas Teknik menduduki urutan kedua sebagai mahasiswa berprestasi tingkat Universitas Diponegoro, yaitu Fatimah Al Zahra dari Teknik Arsitektur 2014. Mahasiswi yang akrab dipanggil Zahra ini memang memiliki segudang prestasi yang bisa dibawa dalam Pilmapres. Zahra mengaku bahwa dari ia duduk di tahun pertama perkuliahan sudah ditunjuk untuk mewakili jurusannya di Pilmapres tingkat Fakultas, begitupula di tahun keduanya. Namun, Zahra belum bersedia karena masih merasa belum benar-benar mengerti bagaimana rule dari pemilihan mahasiswa berprestasi tersebut. Kemudian, di tahun ketiga ini Zahra lagi-lagi ditunjuk sebagai delegasi Pilmapres dari S1-Teknik Arsitektur dan akhirnya ia bersedia hingga bisa menduduki peringkat kedua sebagai mawapres Undip 2017.

Dalam pencapaian Zahra sebagai mawapres kedua Undip 2017, ia membawa 5 piagam penghargaan terbaiknya. Pertama, Zahra sebagai volunteer AIESEC di China bagian Utara (Kieling) pada bulan Februari 2015. Kedua, Zahra telah meraih juara 3 lomba poster dalam kompetisi HABITAT 3 yang diselenggarakan oleh United Nation. Kompetisi ini mengangkat tema Urban Future 2036. Selain itu, kemampuan Zahra dalam public speaking telah dibuktikan pada ajang PELTAC (Professional, Engineering, Leadership, Teamwork and Awareness) di Universitas Teknologi Malaya, Malaysia. Saat itu, isu yang dibawanya adalah Single Sex Education dan Online Dating.

Kemudian, piagam lainnya yang Zahra ajukan dalam Pilmapres adalah keikutsertaannya dalam World Model United Nation 2016 di Italia. Selanjutnya, yang kelima yaitu Summer School di Belanda yaitu tepatnya di Univesitas Twente Escede pada Agustus 2016 silam. Selama Zahra mengikuti summer school, ia diajarkan tentang bagaimana menemukan inovasi baru dari hal-hal kecil di kehidupan dan bagaimana untuk berani menciptakan ide ‘gila’.

“Tips aja untuk yang mau ikut Pilmapres lebih baik masukin satu sertifikat tapi yang benar-benar keren dan mindset-nya adalah bakal jadi wakil Undip bukan hanya sebagai wakil jurusan. Oleh karena itu, piagam atau sertifikat yang dibawa dalam Pilmapres ini setidaknya disiapkan untuk maju ke nasional yaitu minimal piagam atau sertifikat bertaraf nasional.”, terang Zahra.

Selain berprestasi, Zahra juga aktif dalam kegiatan organisasi atau kepanitiaan. Saat ini, ia sedang menjabat di DPA yaitu lembaga legislatif mahasiswa Departemen Teknik Arsitektur dan aktif dalam Gallery+ yaitu semacam LPM dari jurusannya. (Momentum/Ridla)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prestasi

More in Prestasi

Mahasiswa Undip Lakukan Diagnosis Performa Hitung melalui Test of Second Mathematic (ToSM)

adminJune 5, 2018

Kesibukan Bukan Penghalang Untuk Berprestasi

adminMarch 26, 2018

Mahasiswa FT Undip peraih 1st Runner Up Debate Competition dalam ajang PELTAC: Membuka Relasi, Mengukir Prestasi

adminFebruary 3, 2018

Delegasi Undip Raih Juara III Dalam Call For Paper Week of Writing 2017

adminDecember 4, 2017

Keren: Peneliti Undip Berhasil Membuat Robot Lengan Seperti Dr.Octopus dalam Film Spiderman

adminSeptember 18, 2017

TESTIMONI PIMNAS 2017 ALA TEKNIK

adminSeptember 17, 2017