Tokoh

Prof. Sudharto P. Hadi, : Pemimpin Tidak Banyak, Merekalah yang Bisa Membagi Waktu

Prof. Sudharto P. Hadi, : Pemimpin Tidak Banyak, Merekalah yang Bisa Membagi Waktu

Prof. Sudharto P. Hadi, MES, Ph. D merupakan seorang mantan Rektor Undip masa jabatan 2010 – 2015. Beliau kelahiran Klaten 9 Maret 1964. Beliau merupakan rektor yang bisa membawa Undip hingga mengenyam status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum(PTN BH) yang tadinya Badan Layanan Umum(BLU). Status PTN BH tidak diperoleh dari aplikasi atau pengajuan yang dilakukan oleh universitas melainkan melalui penilaian pemerintah tentang universitas itu sendiri. Pada masa beliau, Undip berhasil meraih urutan publikasi No. 6 di Indonesia dibandingkan perguruan tinggi yang ada di Indonesia, Undip juga berhasil memperoleh akreditasi A, pengelolaan Undip terletak pada peringkatn No. 2 dibandingkan 22 Perguruan tinggi yang sudah berstatus BLU lainnya dan juga pada masa beliau juga tidak ada masalah hukum yang dihadapi oleh Undip.

Pemberian status PTN BH untuk Undip yang berarti memberikan keleluasaan Undip untuk mengelola keuangannya sendiri tak lantas melepaskan tanggung jawab pemerintah kepada Undip. “ Menjadi PTN BH itu merupakan sebuah kesempatan dan telah mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk mengelola diri sendiri. Karena PTN BH juga diberikan berdasarkan prestasi yang dimiliki perguruan tinggi, hal itu berarti bahwa subsidi yang didapatkan juga besar,” jelas beliau, “ karena besar kecilnya subsidi yang didapatkan perguruan tinggi berdasarkan prestasi yang dimilikinya,” lanjutnya.

“Tidak ada perubahan yang tidak berasal dari kampus,” tutur beliau. Hampir sebagian besar perubahan di Indonesia berasal dari lingkungan kampus atau mahasiswa. Mahasiswa zaman sekarang cenderung mahasiswa yang bagus dalam akademik atau teknologinya. “ Dibandingkan dengan zaman sekarang, zaman saya lebih unggul dalam bidang leadership, tenggang rasa dan dalam menyampaikan pendapat,” jelas beliau. Sebagai mahasiswa sudah semestinya tidak sekedar kemampuan hardskill yang berkembang tetapi juga kemampuan softskill harus berkembang.

“ Undip dibandingkan dengan yang lain dalam bidang akademik menurut saya tidak kalah, tetapi dalam menyampaikan pendapat Undip masih kurang,” terang beliau “ Itu untuk secara khusus Undip sedangkan untuk mahasiswa secara umum, mahasiswa sekarang kesulitan menentukan sebuah isu yang bisa diangkat menjadi kepentingan bersama,” jelas beliau, “ Masa depan bangsa ini ditangan Anda,” tegas beliau.

Mahasiswa sekarang kurang dalam leadership, tenggang rasa dan dalam menyampaikan pendapat dikarenakan suasana akademik sekarang meminta mahasiswa untuk lebih banyak belajar hingga tidak ada kesempatan untuk aktif. “ Pandangann bahwa mahasiswa sekarang dibungkam dengan banyaknya tugas itu salah, karena dari situ tergantung kita untuk manajemen waktu,” tegas beliau.

Bangsa Indonesia menunggu mahasiswa tidak hanya dari ilmu saja karena permasalahan itu tidak bisa diselesaikan dengan hanya mono-disiplin ilmu saja. “ Aktivis yang ada jumlahnya tidak sampai 7% dari populasi, Pemimpin itu tidak banyak, merekalah hanya orang yang bisa membagi waktunya,” terang beliau yang merupakan sosok pendukung pergerakan mahasiswa.

 

“Selagi Anda di kampus, bekalolah diri anda dengan hardskill dan softskill, soft skill yang terdiri atas jiwa kepemimpinan, tenggang rasa, toleransi dan jaringan. Kampus ini adalah kawah Chandradimuka Anda untuk menjadi sosok pemimpin,” pesan beliau. (Momentum/Alfian)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tokoh

More in Tokoh

Mengenal Lebih Dekat Sosok Kepala Departemen Teknik Geodesi, Dr. Yudo Prasetyo, ST., MT.

adminMay 6, 2018

Sampaikan Kotak Aspirasi, Ketua BEM Undip Diberi Wejangan Bu Menteri

adminApril 10, 2018

90 Menit Bersama Jokowi dalam Dies Natalis ke-60 Undip

adminOctober 18, 2017

Sosok Perempuan : Kepala Departemen Teknik Industri Undip, Dr. Naniek Utami Handayani, S.Si

adminApril 5, 2017

Mengenal Nabilah Aafiyah, Mahasiswa Teknik Pemenang IPDN English Debate Competition 2017

adminMarch 27, 2017

Mengenal Sosok Susatyo Nugroho Widyo Pramono, S.T., M.M., Dosen Unik dengan Seribu Kisah Klasik

adminAugust 28, 2016