Coretan Teknik

Mahasiswa KKN Tematik Undip Dukung Pelestarian Daerah Sungai Banjir Kanal Barat Dengan Tanam 50.000 Bibit Mangrove

Mahasiswa KKN Tematik Undip Dukung Pelestarian Daerah Sungai Banjir Kanal Barat Dengan Tanam 50.000 Bibit Mangrove

Pada Sabtu (22/7/2017), mahasiswa KKN Tematik Undip Kelurahan Mangunharjo melaksanakan program penanaman 50.000 bibit mangrove. Jika biasanya penanaman bibit mangrove dilakukan di daerah pantai untuk mencegah abrasi, lain halnya dengan kegiatan kali ini. Penanaman kali ini dilakukan di area yang banyak dilalui oleh kendaraan dan ramai akan hiruk pikuk ibu kota. Area tersebut adalah Sungai Banjir Kanal Barat yang berada di tengah Kota Semarang.

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 8 pagi hingga 11 siang ini merupakan bentuk dukungan pelestarian Sungai Banjir Kanal Barat. Selain itu kegiatan ini juga bermanfaat agar tidak terjadinya banjir akibat pasangnya air laut. Sungai Banjir Kanal Barat berada di area Semarang Utara yang merupakan daerah rawan banjir di Kota Semarang. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian untuk negeri.

Acara penanaman 50.000 bibit mangrove di Sungai Banjir Kanal Barat melibatkan beberapa elemen masyarakat, salah satunya adalah mahasiswa KKN Tematik Undip bimbingan Bapak Fahmi. Selain mahasiswa Undip, turut serta masyarakat, mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia dan beberapa relawan dari dalam dan luar negeri. Acara yang disponsori bibit oleh Bank Indonesia ini melibatkan relawan dari Belgia yang bernaung dalam komunitas IICW.

“Kami selaku mahasiswa sangat senang turut andil dalam pelestarian lingkungan khususnya di Sungai Banjir Kanal Barat ini. Kegiatan ini membuat kami antusias dikarenakan tema KKN Tematik kami adalah olahan mangrove dan ikan. Kami juga turut bangga karena aksi kami memberikan dampak baik nantinya untuk Kota Semarang ini,” terang Choirun Nisa sebagai salah satu mahasiswa KKN Tematik Undip.

Seperti keterangan Choirun Nisa, KKN Tematik Undip yang ditempatkan di Kelurahan Mangunharjo ini mempunyai tema khusus mangrove dan ikan. Hal itulah yang menjadikan keseluruhan program kerja tim KKN berfokus pada mangrove dan ikan. Mulai dari penanaman mangrove, peningkatan profit UMKM olahan mangrove dan ikan, prakarsa Desa Wisata Mangrove-Mangkang, Revitalisasi Desa, Pengolahan Limbah Tulang Ikan, serta Pembuatan Teknologi untuk Mempercepat Pengeringan Kerupuk.

Mahasiswa KKN Tematik yang turut terjun dalam kegiatan ini menambahkan bahwa mereka juga ingin menunjukkan kepada masyarakat Semarang untuk lebih peduli kepada lingkungan khususnya membuang sampah pada tempatnya. “Saya menemukan banyak sekali sampah pada saat menanam. Hal itu membuat sulit proses penanaman karena adanya sampah – sampah yang menyangkut disekitaran sungai. Aksi tanam mangrove ini saya rasa akan lebih optimal hasilnya jika mayarakat sekitar juga peduli akan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat,” komentar Epyta, salah satu mahasiswa KKN yang mengikuti kegiatan tanam mangrove di Sungai Banjir Kanal Barat. (Dea)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Bukan

adminJuly 8, 2018

Mengenal Pesona Negeri Indah di Atas Awan

adminJuly 3, 2018

Mahasiswa Undip”Menyulap” Limbah Plastik Botol dan Limbah Cangkang Kerang Hijau menjadi Genteng

adminJuly 2, 2018

Manfaatkan Sampah Organik, Mahasiswa UNDIP Tingkatkan Produktivitas Karang Taruna dan Itik

adminJuly 1, 2018

Pendidikan Berbasis Kebun Cerdas dan Ceria

adminMay 16, 2018

Hening

adminMarch 16, 2018