Coretan Teknik

Movie Review: Spider-Man: Homecoming

Movie Review: Spider-Man: Homecoming

Oleh: Fadel Iqbal Muhammad (S-1 Teknik Lingkungan 2014)

Disclaimer: Tenang, bebas dari spoiler kok. 

Walaupun pada awalnya saya adalah DC fanboy, tapi akhir-akhir ini saya berani mengakui bahwa Marvel Studios, yang menahkodai Marvel Cinematic Universe, memang luar biasa dalam menciptakan sebuah movie universe yang sudah dimulai sejak tahun 2008 hingga sekarang ini. Bagaimana tidak? Beberapa bulan lalu, Marvel merilis Guardians Of The Galaxy Vol. 2 yang pada akhirnya menerima banyak pujian dari kritikus maupun fans, tentu saja lagu yang asik dan cerita yang komplit karena kita dapat tertawa, menangis, dan senyum bahagia di akhir cerita.

Seakan ingin melanjutkan tren positif, di awal bulan Juli ini Marvel merilis Spider-Man: Homecoming yang merupakan reboot kedua kalinya dari aksi petualangan Spidey dan musuh-musuhnya yang ikonik itu.  Kali ini Peter Parker diperankan oleh Tom Holland, seorang remaja yang sengaja dipilih untuk dapat membawa sifat kocak Spider-Man ke layar lebar. Lalu ternyata rencana itu pun berhasil, Tom berhasil memainkan Peter Parker versi kekanak-kanakan. Strategi yang bagus dari Marvel, karena jika Tom tetap bermain sebagai Peter Parker yang culun, pasti Ia tak akan habisnya dibanding-bandingkan dengan Tobey Maguire yang pernah memerankan Spider-Man di awal tahun 2000-an, yaitu saat Sam Raimi masih duduk di kursi sutradara.

Bisa jadi, pengalaman menonton Spider-Man: Homecoming akan menjadi salah satu pengalaman menonton bioskop yang berkesan bagi saya, karena untuk pertama kalinya saya menyaksikan para penonton tepuk tangan setelah film selesai. Tak seperti saat melihat Fantastic Beast & La La Land dimana hanya saya sendiri yang tepuk tangan saat itu. Walaupun penonton yang melihat ini bisa dikatakan bermacam-macam, karena terdapat anak-anak, remaja, orang tua, dan bahkan lansia, namun lawakan yang dihadirkan oleh Spidey dan kawan-kawan terbukti mampu membuat seluruh penonton tertawa lepas. Ini membuktikan bahwa cerita yang dibawakan dapat diterima oleh semua kalangan, tidak semua film dapat melakukan hal yang serupa. Bravo, Marvel! Saya jadi tidak sabar menantikan film Marvel yang akan tayang sebentar lagi, yaitu Thor: Ragnarok dan Black Panther. Walaupun demikian, kesuksesan yang dicapai film-film Marvel terdahulu dapat menjadi sebuah beban tersendiri bagi sutradara kedua film tersebut.

Premis yang dimiliki oleh Spider-Man: Homecoming tergolong sederhana, yaitu tentang bagaimana seorang Peter Parker membuktikan kepada Tony Stark bahwa dirinya adalah superhero yang dapat diandalkan. Kita akan melihat Peter Parker yang masih duduk di kelas 2 SMA mencoba membagi waktu antara sekolah, bermain, dan melawan kejahatan. Tentu saja lengkap dengan kekonyolan dan aksi kocak dari Spider-Man. Jangan heran bila kita bisa melihat sebuah adegan dimana Spider-Man belari dengan sangat keren dan berakhir dengan menabrak pohon. Hal yang paling saya suka dari Peter Parker adalah hobinya; nge-vlog di Youtube. Film ini adalah satu-satunya film Spider-Man dimana tidak ada adegan Peter Parker saat digigit laba-laba. Villain yang akan dilawan Spider-Man adalah Vulture, dan tidak lupa dengan kehadiran cameo dari villain lain seperti Shocker, Tinker, dan Mac Gargan/Scorpion. Dapat dikatakan bahwa easter eggs atau rahasia kecil yang ada di sebuah film akan banyak sekali ditemukan di film ini. Cobalah untuk sangat jeli saat menonton.

Saat melihat trailer dari film ini, jujur saja saya merasa agak ragu karena kita dapat melihat Iron Man yang muncul terus menerus di beberapa cuplikan adegan. Ia seakan-akan mencuri panggung Spider-Man dari pertunjukannya sendiri. Keraguan itu semakin diperkuat dengan poster-poster yang dirilis hampir selalu menampilkan Iron Man, seperti poster di atas.

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

(Ulasan Film) “Christopher Robin” : Kisah Beruang Pandir dalam Balutan Live Action

adminSeptember 6, 2018

Gerakan Nasional Revolusi Mental Untuk Indonesia yang Lebih Maju

adminAugust 28, 2018

GEMES (Gerakan Masyarakat Peduli Sanitasi) di Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa

adminAugust 27, 2018

Pola Hidup Sehat Tentang Hipertensi

adminAugust 27, 2018

KKN Undip Jelajahi dan Eksplorasi Pesona Alam sebagai Potensi Desa Kalimanggis

adminAugust 26, 2018

Sulap Baju Bekas Jadi Tas Belanja, Kok Bisa?

adminAugust 25, 2018