Teknik

YANG BARU DARI TEKNIK INDUSTRI : PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK INDUSTRI

YANG BARU DARI TEKNIK INDUSTRI : PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK INDUSTRI

Teknik Industri merupakan salah satu departemen di Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Pada Juni 1997, ijin pendirian Program Studi S1 Teknik Industri dikirim ke Dirjen DIKTI setelah mempertimbangkan kelayakan sumber daya yang dimiliki Fakultas Teknik pada khususnya dan Universitas Diponegoro pada umumnya. Setelah menjalani konsultasi dan audiensi beberapa kali, akhirnya pada 23 Februari 1998 turun Surat Keputusan Direktur Pendidikan Tinggi No. 50/DIKTI/KEP.1998 yang menandai berdirinya Teknik Industri.

Dalam kurun waktu 19 tahun, Teknik Industri dimana program Sarjananya kini telah terakreditasi A, membuka program studi baru yaitu program studi magister (S2). Meskipun terbilang baru karena baru dibuka pada tahun ajaran 2017-2018, Program Magister (S2) Teknik Industri kini telah memiliki 11 murid. “Mahasiswa yang mendaftar asalnya beragam, dari barat sampai timur, tapi untuk pendaftar tahun ini kebanyakan dari timur yaitu daerah Papua,” ujar Dr. Naniek Utami, S.si, M.T selaku Ketua Jurusan Teknik Industri.

Pembukaan Program Studi Magister di Teknik Industri ini tidaklah mudah. Sejak tahun 2014, proposal pengajuan pendirian Program Studi Magister Teknik Industri ini sudah diajukan namun belum menuai hasil. Setelah 3 kali pengajuan proposal, akhirnya pada tahun 2016 proposal pendirian Program Studi Magister Teknik Industri resmi diterima dan pada tahun 2017 Program Studi Magister Teknik Industri pun dibuka.

Pendaftar Program Magister (S-2) Teknik Industri tidak semuanya merupakan lulusan Sarjana Teknik Industri. Menurut ketentuan yang ada, jurusan yang bisa mendaftar di Program Studi Magister Teknik dan Manajemen Industri yaitu :

  • Semua jurusan di Fakultas Teknik (Industri, Sipil, Arsitek, Kimia, Mesin, Elektro, PWK, Lingkungan, Perkapalan, Penerbangan, Komputer, Informatika, Pertambangan, dll)
  • Jurusan Matematika, Statistika, Fisika, Ilmu Komputer
  • Jurusan Manajemen dan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan
  • Jurusan Teknologi Industri Pertanian

Karena ketentuan itulah 11 mahasiswa pendaftar Program Studi Magister Teknik Industri merupakan mahasiswa dari lulusan Teknik Kapal, Teknik Mesin, dan lain-lain. Bagi mahasiswa yang berasal dari lulusan Sarjana non-Teknik Industri dan lulusan Sarjana Teknik Industri yang memiliki nilai kompetensi kurang, akan diberikan mata kuliah matrikulasi.

Tak jauh berbeda dengan program Sarjana, kegiatan pengajaran Program Magister Teknik Industri berlangsungkan di Gedung Departemen Teknik Industri yang bertempat di Tembalang. “Karena jumlah mahasiswa yang masih sedikit, maka kami melakukan kegiatan pengajaran di Gedung Departemen Teknik Industri ini,” jelas Ibu Naniek.

“Karena ini masih baru dibuka maka akreditasi yang dimiliki Program Studi Magister Teknik Industri ini masih C, namun kedepannya akan diusahakan agar menjadi B di tahun ini,” Tambahnya.

 

(Momentum/ Rena dan Arka)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

SETELAH VAKUM 4 TAHUN, POR TEKNIK KEMBALI LAGI

adminApril 13, 2018

Laboratorium Terpadu, Pabrik yang Unggul untuk Produk yang Unggul

adminMarch 26, 2018