Event

Press Release: Transplantasi Karang dalam rangka Hari Maritim Nasional

Press Release: Transplantasi Karang dalam rangka Hari Maritim Nasional

Indonesia merupakan negara maritim dengan luas lautnya yang mencapai 5,8 juta km2. Dengan kenyataan seperti itu, banyak sekali makhluk hidup yang tinggal di dalamnya tak terkecuali terumbu karang. Terumbu karang merupakan ekosistem khas perairan laut lepas dan merupakan habitat bagi berbagai biota laut untuk tumbuh dan berkembang biak secara seimbang.

Jumlah spesies yang banyak, keanekaragaman yang tinggi serta bentuk morfologinya yang bervariasi adalah sifat yang khas dari terumbu karang. Fungsi utama dari ekosistem terumbu karang adalah menciptakan kesinambungan antara daratan dan lautan. Selain itu, fungsi terumbu karang juga sebagai pelindung garis pantai karena sifatnya yang dapat menahan gelombang dan juga sebagai penyedia kehidupan berbagai organisme laut.

Tidak dapat dipungkiri jika terjadi kerusakan pada terumbu karang baik karena bencana alam ataupun ulah manusia. Oleh karena itu, perlu adanya upaya menanggulangi masalah–masalah kerusakan tersebut seperti upaya konservasi dan rehabilitasi terumbu karang. Selama ini, upaya yang ditempuh adalah transplantasi karang karena melalui transplantasi karang dapat mengembangbiakkan karang dengan cepat dan diharapkan dapat mengurangi kerusakan terumbu karang di Indonesia.

Dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional dapat menjadi titik balik perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan laut di Indonesia menjadi lebih baik lagi. Berkaca dari kondisi tersebut Departemen Pengabdian Masyarakat Himpunan Mahasiswa Teknik Perkapalan (Himaspal) mengadakan kegiatan Transplantasi Karang dengan tujuan untuk mengkonservasi terumbu karang yang telah rusak demi dapat terciptanya kelestarian lingkungan laut. Kegiatan ini juga untuk memperingati Hari Maritim Nasional yang jatuh pada 23 September 2017, yang bernama “Save Karang”.

Kegiatan ini telah terselenggara pada Minggu (30/9/2017) di Pulau Panjang, Jepara. Berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dengan dibuka oleh Ketua Himpunan HIMASPAL 2017, Gagan Wisnu. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Unit Kegiatan Selam (UKSA) – 387 Universitas Diponegoro dalam hal pengenalan mekanisme transplantasi karang dan juga pelaksanaan transplantasi yang memerlukan tenaga profesional.

Kegiatan ini dihadiri oleh Mahasiswa dari berbagai jurusan. Cuaca panas terik tidak menurunkan semangat dan antusiasme peserta untuk mengikuti kegiatan ini. Hal ini dapat terlihat saat para peserta dengan asik melihat proses transplantasi karang. David Chandra, selaku ketua pelaksana kegiatan ini, berharap agar terselenggaranya kegiatan ini dapat menjadi pondasi dalam membangun kembali kelestarian lingkungan laut khususnya di Pulau Panjang, Jepara.

“Alasan utama melakukan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kembali terumbu karang yang telah rusak khususnya di Pulau Panjang. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mahasiswa dapat memahami mengenai proses dan tata cara Transplantasi Karang yang baik dan benar, dan dengan bantuan UKSA – 387 kegiatan ini menjadi lebih seru dan menarik lagi.” ungkap David. Terselenggaranya kegiatan ini diharapkan seluruh mahasiswa dapat memahami mengenai seberapa pentingnya terumbu karang untuk kelestarian lingkungan laut dan dapat melakukan Transplantasi Karang ini di daerah – daerah lain.

(Momentum/Alfian)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Event

More in Event

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

Rutinitas Aksi Buruh, Didengarkah oleh Pemerintah?

adminMay 6, 2018

Catatan Najwa : “Pilihlah Aku Jadi Calegmu” Pemimpin, Politisi, Dan Kebijakan Student Loan Di Mata Menteri

adminApril 21, 2018

Pembukaan POR Teknik

adminApril 20, 2018

Diskusi UKT, Mahasiswa Undip Sepakat Bergerak

adminApril 17, 2018

Aksi Mengedukasi Kebijakan Student Loan

adminApril 14, 2018