Event

Diskusi UKT, Mahasiswa Undip Sepakat Bergerak

Diskusi UKT, Mahasiswa Undip Sepakat Bergerak

 

Semarang, Momentum– Senin, (16/04/2018) telah diadakan diskusi mengenai Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang diadakan oleh Advokesma BEM Undip. Diskusi ini bekerjasama dengan Bidang Kesma 11 Fakultas dan 1 Sekolah Vokasi. Diskusi kali ini diadakan di pelataran Auditorium FPIK. Diskusi dimulai sekitar pukul 17.06 WIB dengan dihadiri semua fakultas dan sekolah vokasi yang ada di Undip.  Diskusi kali ini selain mengundang setiap fakultas dan sekolah vokasi juga mengundang rekan-rekan dari ekstra gerakan mahasiswa yang ada di Undip.

Diskusi diawali dengan pemaparan oleh Dewi, Ketua Bidang Advokesma BEM Undip mengenai seluk beluk hingga munculnya besaran UKT. Jika UKT dikaitkan dengan gaji dosen, dalam implementasinya terdapat BPPTN BH yang berasal dari negara yang meliputi gaji PNS. “Kalau misal kemarin ketika audiensi UKT dibilang bahwa ke Undip ini pakai jalan kan, itu sebenernya aturannya ada sendiri, mana untuk biaya pemeliharaan mana untuk perhitungan UKT, idealnya kalau sebenernya UKT itu yaudah apa yang kita rasakan,” jelas Dewi.

Pelaksanaan penetapan besaran UKT dan BKT di Undip yang didasarkan pada Peraturan Rektor No. 10 Tahun 2016 pasal 3 tentang Pengusulan UKT dan BKT berasal dari dekan fakultas dan sekolah vokasi. “Ketika saya bertanya ke program studi mereka tidak mengerti apa-apa, saya bertanya ke kemahasiswaan yang ada tim pokjanya mereka tidak mengerti apa-apa, saya ke bagian keuangan merekapun tidak secara detail. Ketika saya ke Wakil Rektor 2, mendapatkan jawaban bahwa penghitungan BKT di Undip itu secara terpusat dan program studi hanya memberikan datanya,” jelas Dewi.

Diskusi ditunda ketika memasuki waktu maghrib dan dilanjutkan lagi sekitar pukul 18.20 WIB.

Ketika diskusi malam hari, diungkapkan oleh seorang peserta diskusi bahwa penentuan UKT itu abstrak karena peraturan-peraturan yang ada ditekankan atas dasar kemampuan mahasiswa tanpa ada patokan-patokan yang jelas. Disela-sela diskusi, seorang mahasiswa D4 Undip mengeluhkan atas besaran UKT dan SPI yang telah dibayarkan sama sekali tidak cocok dengan fasilitas yang didapatkan. “UKT teratas kita paling tinggi jika dibandingkan fakultas lain kecuali kedokteran, tetapi untuk kelas kita mesti harus gantian dan bahkan praktikum sering ditunda-tunda,” jelas Hanif, Mahasiswa D4 Undip.

Dalam jalannya diskusi ini, semua peserta sepakat untuk mengentaskan segenap keresahan yang dirasakan oleh mahasiswa Undip. Waktu ini dianggap oleh peserta diskusi sebagai momentum yang pas karena juga akan dibarengi dengan pemilihan rektor pada April 2019. “Jika kita mengingat perkataan Prof. Yos saat Inaugurasi Diponegoro kemarin, bahwa beliau menekankan untuk adanya keadaan stabil dan kondusif maka kita harus bisa memanfaatkan itu untuk bisa mengentaskan keresahan bersama,” jelas Izzudin, MWA UM Undip 2018 unsur mahasiswa.

Diskusi ini menyepakati bahwa akan adanya gerakan inklusif tanpa membawa embel-embel organisasi apapun. Diskusi malam itu juga menghasilkan sebuah platform gerakan yang diberi nama Gerakan Aku Cinta Undip (GACU). Nama tersebut disepakati karena GACU sendiri merupakan hal yang disetujui oleh pihak rektorat.

“Kita gunakan saja GACU karena teman-teman Undip sudah tahu dan itu juga sebagai kesan sarkas, karena kita cinta undip tidak untuk datang dan memeluk Undip,” terang Agung,  salah seorang mahasiswa Undip.

Diskusi UKT ini berakhir sekitar pukul 21.30 WIB dengan hasil nama platform gerakan dan akan diadakan diskusi kembali pada hari Kamis 19 April 2018 yang akan dibarengi menonton video UKT Undercover dan kilas balik aksi 2016.

 

(Momentum / Alfian Alfarisi)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Event

More in Event

Kuliah Kerja Nyata 2018: Inspiring, Empowering, Jaga Integritas

adminJuly 12, 2018

Peluncuran dan Peresmian Kapal yang akan Berlaga di Prancis

adminJuly 9, 2018

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

Rutinitas Aksi Buruh, Didengarkah oleh Pemerintah?

adminMay 6, 2018

Catatan Najwa : “Pilihlah Aku Jadi Calegmu” Pemimpin, Politisi, Dan Kebijakan Student Loan Di Mata Menteri

adminApril 21, 2018

Pembukaan POR Teknik

adminApril 20, 2018