Undip

Drama Penentuan Golongan UKT Mahasiswa Baru

Drama Penentuan Golongan UKT Mahasiswa Baru

Semarang, Momentum – Berdasarkan Peraturan Rektor No 10 Tahun 2016 pasal 5 ayat (1), dijelaskan  bahwa rektor membentuk Tim Pemeriksa dan Penetapan Pengenaan Uang Kuliah Tunggal (TP2UKT). Tim ini ada di setiap fakultas dengan tugas mendata, meneliti, memeriksa, dan mengusulkan golongan UKT mahasiswa baru. Tim TP2UKT terdiri dari dekan fakultas, wakil dekan, kepala tata usaha, dan 3 perwakilan mahasiswa.

Pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2018, awalnya akan diberlakukan proses penentuan golongan UKT online, namun melihat kesiapannya yang belum maksimal, maka tim TP2UKT akan tetap dilibatkan. Adanya wacana tentang sistem UKT online ini bertujuan untuk mempersingkat waktu penginputan data. Menurut Wakil Dekan 2, Dr. Sulardjaka, S.T, M.T, sebenarnya apa yang telah dilakukan oleh tim TP2UKT sejauh ini sudah baik, namun untuk mendapat suatu kesepakatan membutuhkan waktu yang lama, sedangkan jumlah data yang harus di inputkan sangat banyak dan tenggat waktu yang diberikan juga sangat pendek. Oleh karena itu dibutuhkan sistem online, proses ini juga dirasa lebih objektif dan kuantitatif.

Pihaknya mengaku parameter yang digunakan dalam sistem penentuan golongan UKT mahasiswa baru tidak jauh berbeda dengan apa yang telah ada.  Dalam form harum mengisi gaji orang tua, kapasitas listrik, jumlah kendaraan, keadaan rumah, jumlah saudara, dll. Hal yang perlu dimaksimalkan dalam sistem ini adalah perumusannya, sehingga setelah data diisikan maka golongan UKT sudah dapat langsung ditentukan. Tahun ini Fakultas Teknik menerima mahasiswa bidikmisi sebanyak 13%, hal ini merupakan prestasi tersendiri dimana pemerintah hanyak mematok kuota minimal 10%.

Pada pelaksanaan ditahun ini pun, tim TP2UKT khususnya perwakilan mahasiswa hanya diberikan porsi sebagian dalam mendata, meneliti, memeriksa, serta mengusulkan golongan UKT mahasiswa baru. Pihaknya mengaku bahwa perlu adanya rasa kepercayaan pada universitas untuk mengelola dan mengindentifikasi berkas  berkas tersebut. “Pada prinsipnya adil tidak selalu sama, yang jelas harus rata, oleh karena itu orang-orang yang dianggap mampu memang dimaksimalkan golongan UKTnya, namun untuk orang-orang yang dianggap tidak mampu akan diusahakan untuk mendapat UKT serendah-rendahnya. Pada dasarnya, mahasiswa dengan golongan UKT tinggi membantu mahasiswa-mahasiswa lain dengan golongan UKT yang rendah,” ujarnya kembali. (Diahdwi

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Undip

More in Undip

Kajian PSDKU Undip di Batang

adminMay 6, 2018

Undip Pastikan Bangun Cabang di Batang

adminApril 28, 2018

Taman Segitiga Widya Puraya Dirombak

adminMarch 18, 2018

Delegasi Undip Raih Juara III Dalam Call For Paper Week of Writing 2017

adminDecember 4, 2017

#DamaiItuNyata Project: Perdamaian dan Toleransi

adminNovember 30, 2017

PESTA PENDIDIKAN

adminOctober 19, 2017