Coretan Teknik

Pendidikan Berbasis Kebun Cerdas dan Ceria

Pendidikan Berbasis Kebun Cerdas dan Ceria

 

SEMARANG – Lima mahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa-Masyarakat (PKM-M) memberikan pendidikan berbasis Kebun Cerdas dan Ceria (KENCANA) kepada siswa-siswi kelas 4 di SDN Kalsegoro, Kecamatan Gunung Pati, Semarang sejak tanggal 5 Mei 2018. Kegiatan ini diikuti oleh 27 siswa-siswi di sekolah tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekolah dasar di Kecamatan Gunung Pati serta dapat mengelola green house dan proses composting yang dihasilkan sekolah untuk kepentingan lahan sekitar. Dalam pelatihan ini, Shasa Aulia, mahasiswi jurusan Teknik Industri dibantu 4 rekannya, yaitu Ingerawi Sekaring Bumi jurusan Teknik Sipil angkatan 2014, Anggitta Realiza Andini jurusan Teknik Industri angkatan 2015, Khoirunisa Nur Safira jurusan Teknik Lingkungan angkatan 2015 dan Athuf Hazimah jurusan Teknik PWK angkatan 2016.
Sebelumnya, SDN Kalisegoro telah menerapkan pelajaran pertanian sebagai muatan lokal kelas 4 pada kurikulumnya. Akan tetapi, pelajaran tersebut masih dirasa kurang efektif dan terbatas hanya di ruangan kelas. Lahan luas yang dimiliki sekolah juga belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan adanya program KENCANA ini diharapkan dapat menjadi solusi pembelajaran SAINS yang berkualitas bagi anak-anak sekolah dasar serta dapat membangun pendidikan karakter bagi anak-anak tersebut. Program ini membentuk konsep pembelajaran diluar kelas dimana terdapat beberapa kegiatan seperti penanaman bibit, perawatan tanaman, pembuatan rumah pupuk kompos dari sampah organik sekolah, pengamatan struktur tanaman, pengamatan ekosistem kebun, panen kebun dan exhibition day. Diharapkan dengan adanya program ini anak-anak tidak cepat menjadi bosan dan dapat langsung berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Diakui, murid-murid kelas 4 SDN Kalisegoro sangat antusias mengikuti pendidikan berbasis lingkungan alam di luar kelas ini. Mereka bersemangat dan dengan senang melakukan kegiatan mulai dari penanaman bibit, melakukan perkembangbiakan vegetatif dengan stek batang, dan mengamati ekosistem di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan langsung murid-murid untuk ikut aktif berperan di dalamnya sehingga mereka lebih merasa dekat dengan lingkungan alam.
“Dalam prosesnya, kami selalu membuat suasana belajar menyenangkan dan membuat peserta selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatannya. Kemudian kami berikan hadiah bagi peserta yang aktif dalam kegiatan tiap minggunya,” ujar Ingerawi. Tirani, salah seorang peserta, mengaku senang mengikuti kegiatan ini. “Saya merasa senang dalam kegiatan ini, karena sebelumnya pelajaran ini hanya ada di dalam kelas dan kami tidak berinteraksi langsung dengan alam. Kegiatan ini juga mengajarkan saya dan teman-teman untuk lebih mencintai alam lingkungan sekitar. Kakak-kakaknya juga terus membimbing kami dalam setiap prosesnya,” ujarnya.
Selain itu, tim PKM-M KENCANA ini berharap, setelah adanya kegiatan ini murid-murid dapat lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan dapat mengembangkan kebun sekolahnya sendiri sebagai media pembelajaran di luar kelas. Tim PKM-M KENCANA ini juga akan terus memonitor perkembangan media pembelajaran tersebut. “Kami berharap, kelak SDN Kalisegoro dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk menerapkan pendidikan berbasis lngkungan alam dan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekita dengan hasil olahan kebunnya,” ujar Ingerawi menambahkan. (Shasa)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Hening

adminMarch 16, 2018

WHAT HOME SUPPOSED TO BE

adminMarch 8, 2018

LUNAR ECLIPSE

adminFebruary 10, 2018

Diponegoro : Simbol yang Menandai Zaman

adminJanuary 27, 2018

Indonesia Darurat Membaca

adminJanuary 18, 2018

Aku Cinta Kamu

adminJanuary 12, 2018