Coretan Teknik

Mengenal Pesona Negeri Indah di Atas Awan

Mengenal Pesona Negeri Indah di Atas Awan

Masa liburan pada dunia perkuliahan merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu mahasiswa. Hal ini dikarenakan liburan semester merupakan saat yang tepat untuk rehat melepas penat setelah rutinitas kuliah yang padat. Salah satu hal yang dapat dilakukan yaitu berlibur atau sekedar mengunjungi tempat untuk berekreasi. Banyak tempat yang bisa dijadikan sebagai destinasi liburan. Salah satu rekomendasi tempat wisata yang kaya akan keindahan alam dan budayanya yaitu Dataran Tinggi Dieng atau sebagian orang mengenalnya dengan sebutan Dieng Plateau.

(Dieng, Sumber: Internet)

Dieng Plateau merupakan Dataran Tinggi Dieng yang terletak diantara dua kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Dieng Plateau merupakan salah satu destinasi wisata populer di daerah Jawa Tengah dimana sering dikunjungi oleh para pelancong baik oleh wisatawan dalam maupun luar negeri. Sejak dulu Dieng sudah menjadi salah satu objek tujuan utama berwisata bagi para peziarah karena Dieng sendiri merupakan lahan yang luas dan menantang khususnya bagi para peneliti, banyak sejarah masih terpendam di Negeri Dieng ini. Dieng berasal dari kata diyang atau dihyang yang mempunyai makna tempat bersemayam para Dewa. Berkaitan dengan hal tersebut banyak peninggalan berupa candi-candi, serta arca-arca yang berada di sekitaran Dataran Tinggi Dieng. Situs-situs ini merupakan salah satu daya tarik atau magnet bagi para wisatawan untuk mengunjungi Dieng, hal ini dikarenakan Dieng merupakan pusat dari peradaban Hindu tertua yang terdapat di Pulau Jawa yang menjadi
tempat bersemahyam para dewa.

Banyak objek yang dapat dikunjungi untuk menambah lebih wawasan kita mengenai peradaban Hindu pada masanya, seperti Komplek Candi Arjuna, Candi Setyaki, Candi Gatotkaca, Candi Bima, Candi Dwarawati, Komplek Dharmasala, dan yang terakhir yaitu Tuk Bimalukar. Tidak salah apabila Dieng disebut sebagai pusat Hindu tertua di Pulau Jawa. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan-peninggalan sejarah kuno baik berupa candi, arca maupun prasasti.

(Candi Arjuna, Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi)
(Candi Arjuna, Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi)

Selain sejarah, juga bisa dilihat indahnya kekayaan alam yang dimiliki Dieng. Datanglah ke Negeri Dieng dan bersiaplah terkesima menyaksikan keindahan bentangan alam yang beragam dan penuh dengan pesona. Dieng menawarkan banyak tempat wisata yang sempurna bagi para pecinta petualang ataupun lintas alam dan juga bagi yang hobi dengan fotografi. Dieng menyuguhkan potensi alam yaitu berupa barisan pegunungan, kawah geothermal, lembah sungai, danau-danau vulkanik yang memikat, golden sunrise yang sudah fenomenal bahkan sudah diakui
menjadi salah satu golden sunrise terindah di Asia Tenggara, area perkebunan dan pertanian, dan juga dengan suhu rendahnya yang menjadikan wisatawan dapat menikmati sejuknya udara alam di dataran tinggi Dieng ini. Beberapa tempat wisata alam pegunungan Dieng yang dapat dikunjungi yaitu seperti Gunung Prau, Bukit Seroja, Bukit Sikunir, dan Batu Pandang dan lainnya.

(Bukit Sikunir, Sumber: Dokumentasi Pribadi)


(Bukit Seroja, Sumber: Dokumentasi Pribadi)

(Gunung Prau, Sumber: Internet)

(Batu Pandang, Sumber: Dokumentasi Pribadi)

(Batu Pandang, Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Tidak hanya barisan pegunungan saja, akan tetapi kalian juga dapat menikmati keindangan pesona alam yang tertanam pada telaga-telaga yang berada dikawasan Dieng. Danau ini terbentuk akibat aktivitas vulkanik pada puluhan ribu tahun silam dari Gunung Dieng yang kemudian terbentuk telaga-telaga indah dengan karakteristiknya masing-masing. Seperti Telaga Warna, Telaga Pengilon, Telaga Dringo, Telaga Cebong, Telaga Menjer dan lainnya.

(Telaga Menjer, Sumber: Internet)

(Telaga Warna, Sumber: Internet)

(Telaga Dringo, Sumber: Internet)

Selain itu Dataran Tinggi Dieng sendiri merupakan gunung api tua yang didalamnya banyak terdapat aktivitas vulkanik dan geothermal. Berkaitan dengan hal itu banyak fenomena-fenomena berupa kawah vulkanik yang masih aktif beraktivitas yaitu adanya semburan-semburan dari kawah tersebut. Pengunjung dapat menikmatinya secara langsung sehingga semakin memberikan warna terhadap alam yang dimiliki oleh Dieng. Kawah-kawah aktif tersebut yaitu diantaranya Kawah Sikidang, Kawah Sileri, dan Kawah Candradimuka.

(Kawah Sikidang, Sumber: Dokumentasi Pribadi)

(Kawah Candra Dimuka, Sumber: Internet)

Wilayah pegunungan identik dengan adanya sunrise atau matahari terbit. Ya, tentunya Dieng juga banyak menawarkan destinasi untuk sekedar menikmati matahari terbit yang dapat kita nikmati dari negeri di atas awan ini. Seperti Golden Sunrise Sikunir, Golden Sunrise Gunung Prau, Golden Sunrise Gardu Pandang, dan Silver Sunrise Candi.

(Golden Sunrise Sikunir, Sumber: Dokumentasi Pribadi)

(Golden Sunrise Gardu Pandang, Sumber: Internet)

Tempat wisata lainnya yang berada di wilayah Dieng yang juga bisa dijadikan rekomendasi yaitu air terjun yang beraneka macam dari pegunungan ini, seperti Air Terjun Sikarim, Air Terjun Sirawe dan Sumur Jalatunda.

(Air Terjun Sikarim, Sumber: Internet)

Masih banyak lagi sejarah, pesona alam, dan budaya yang dimiliki Dieng. Indah bukan? Ini masih sebagian kecil pesona yang dimiliki Indonesia. Luangkan waktumu untuk sekedar untuk berkunjung dan melepas penat. Menikmati budaya dan alam merupakan salah satu seni untuk menjadikan diri kita lebih baik, seperti yang kita tahu kekayaan akan budaya dan alam merupakan seni dari Tuhan, hal ini dapat menjadikan diri kita untuk senantiasa selalu bersyukur akan ciptaan-Nya. Selain itu kita pun dapat mengetahui makna hidup, seperti yang dikatakan oleh Albert Einstein “Look deep into nature, and then you will understand everything better”. Jadi, sudahkah kamu belajar dari indahnya alam?

“Dunia tidak hanya sebatas halaman rumah, jalanan macet, sepetak kubikel kantor yang sempit. Dunia juga kaya rasa, jauh lebih bercitarasa jika dibandingkan dengan sekotak nasi sayur bekal makan siang. Ada banyak cara untuk menjelajahinya selagi masih bisa.” – Fahmi Anhar

(Momentum/ Adi Setyo Nugroho)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Bukan

adminJuly 8, 2018

Mahasiswa Undip”Menyulap” Limbah Plastik Botol dan Limbah Cangkang Kerang Hijau menjadi Genteng

adminJuly 2, 2018

Manfaatkan Sampah Organik, Mahasiswa UNDIP Tingkatkan Produktivitas Karang Taruna dan Itik

adminJuly 1, 2018

Pendidikan Berbasis Kebun Cerdas dan Ceria

adminMay 16, 2018

Hening

adminMarch 16, 2018

WHAT HOME SUPPOSED TO BE

adminMarch 8, 2018