pemiraft

Kampanye PEMIRA FT di Teknik Arsitektur: Kedua Paslon Saling Berbalas Pantun

Kampanye PEMIRA FT di Teknik Arsitektur: Kedua Paslon Saling Berbalas Pantun

Semarang, Momentum – Rabu (24/10/2018) telah berlangsung kampanye Pemira FT di Departemen Arsitektur. Acara dimulai pukul 16.05 WIB yang dibuka dengan sambutan Ketua HMA Amoghasida Departemen Arsitektur. Selanjutnya adalah pemaparan visi misi dari kedua pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM FT 2019. Antusias yang diberikan oleh hadirin cukup baik dengan berbagai macam pertanyaan yang dilontarkan kepada kedua pasangan tersebut.

Antusias mahasiswa Departemen Arsitektur tinggi dibuktikan dengan adanya beberapa pertanyaan yang dilontarkan kepada kedua pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM FT 2019. Pada sesi pertama ada tiga pertanyaan yang diajukan, yaitu mengenai iklim riset serta kiat-kiat dalam meningkatkan iklim riset, pentingnya BEM untuk jurusan, dan hal konkret yang akan dilakukan untuk koordinasi antara BEM FT dan mahasiswa Departemen Arsitektur itu sendiri.

Pada sesi pertama yang dibahas secara detail adalah mengenai iklim riset di Teknik Arsitektur. “Mengenai ekplorasi teknik, yang mana merupakan salah satu cara untuk membranding riset yang ada di Teknik Arsitektur. BEM FT pun kedepan akan memberi pendampingan kepada tim yang mengikuti suatu perlombaan. Dan untuk kita-kiat dalam meningkatkan iklim riset, salah satunya dengan pengenalan dan pendampingan kepada mahasiswa baru mengenai makna Riset itu sendiri,” ujar Zidan, paslon nomor urut dua.

Pembahasan mengenai iklim riset juga berlanjut di sesi yang kedua. “Harus ada diskusi riset yang melibatkan pengelola kebijakan di tingkat Fakultas. Sehingga, masalah seperti perlombaan dapat tersampaikan secara langsung kepada pengelola kebijakan itu sendiri,” ujar Naufal, paslon nomor urut satu. Selain pembahasan iklim riset, permasalahan klasik seperti kaderisasi juga diangkat kembali pada kampanye Pemira FT kali ini. Yang menjadi bahasan kali ini adalah sistem kaderisasi yang diatur sedemikian rupa oleh pihak Dekanat FT. “Permasalahan kaderisasi memang sudah lama menjadi bahasan di Fakultas Teknik. Sebenarnya sudah ada Grand Design Kaderisasi dari BEM FT yang diajukan ke pihak Dekanat FT. Namun, sampai saat ini memang proses untuk persetujuan hal tersebut sangat sulit. Salah satu imbas dari pengambil alihan kegiatan kaderisasi adalah LKMMPD dari setiap departemen yang wajib mengikuti aturan dari pihak Dekanat FT,” ungkap Fega, paslon nomor urut satu.

Selain itu, kedua paslon juga diminta menjelaskan hal konkret mengenai upaya yang dilakukan dalam meningkatkan koordinasi antara BEM FT dan departemen khususnya Teknik Arsitektur itu sendiri. “Dalam upaya penyampaian aspirasi dari setiap departemen khususnya Teknik Arsitektur, kami akan melakukan diskusi fakultas secara berkala yang dijadikan sebagai penampungan aspirasi dari tiap departemen. Diskusi juga akan kami bawa semenarik mungkin baik formal maupun nonformal,” ungkap Zidan, paslon nomor urut dua.

Ketiga bahasan mengnai riset, kaderisasi, dan partisipasi tiap departemen menjadi bahasan yang dominan. Hal ini berkaitan dengan layanan dari BEM FT itu sendiri. Sehingga, harapanya semua departemen dapat merasakan adanya BEM FT itu sendiri. Selain pertanyaan yang dilontarkan, beberapa saran juga disampaikan kepada kedua paslon. Ketua Himpunan Amoghasida Departemen Arsitektur, Wicaksena Dwi Sutrisno menyampaikan “Yang pertama, pengambilan keputusan BEM FT seharusnya melibatkan semua Ketua Himpunan di Fakultas Teknik. Selain itu, pencerdasan mengenai kaderisasi juga disampaikan kepada wali murid ketika PMB. Sehingga, sistem dan tujuan kaderisasi pun diketahui oleh wali murid. Dan yang terakhir, sebisa mungkin adakan POR Teknik seperti dahulu. Karena, POR Teknik merupakan salah satu wadah untuk meningkatkan silaturahmi warga Fakultas Teknik itu sendiri.”

Sebelum menutup orasinya, kedua paslon saling berpantun untuk menambah antusias mahasiswa. Dan kampanye Pemira FT di Teknik Arsitektur berakhir pada pukul 18.10 WIB. (Momentum/Muhammad Fathan)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pemiraft

More in pemiraft

Debat Terbuka Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM FT: Kedua Paslon Saling Adu “Greget”

adminNovember 8, 2018

Kampanye di Teknik Sipil: Kedua Paslon Mengaku Bukan Kader Organisasi Ekstra

adminNovember 6, 2018

Kampanye di Teknik Geodesi – Kampanye Berjalan Tidak Efektif

adminNovember 3, 2018

Kampanye Pemira FT di Teknik Geologi: Tingkatkan Iklim Diskusi dengan “Menjemput Bola”

adminNovember 3, 2018

Kampanye di Mesin: Kedua Paslon Kenakan Wearpack dan Helm Keselamataan Kerja

adminNovember 1, 2018

Kampanye Pemira FT di Teknik Industri Undip

adminOctober 30, 2018