Isu

Rektor Tak Mau Keluar, Audiensi Terbuka Berakhir Dengan Tertutup

Rektor Tak Mau Keluar, Audiensi Terbuka Berakhir Dengan Tertutup

Semarang, Momentum- Senin (15/10/2018) mahasiswa Undip mengadakan aksi di Widya Puraya Undip. aksi kali ini dilaksanakan dengan adanya audiensi terbuka yang dilakukan mahasiswa Undip untuk bertemu dengan Rektor Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. agar beraudiensi secara terbuka dengan seluruh mahasiswa yang hadir. Mahasiswa Undip mengajukan dua tuntutan yaitu penghapusan uang UKT bagi semester lanjut dan transparansi dana di Undip. Dimulai pada pukul 15.30 WIB, aksi terbuka ini dihadiri oleh mahasiswa-mahasiswa dari seluruh fakultas di Undip.

Setelah diadakan kosolidasi pertama di Widya Puraya pada Bulan Mei lalu gagal, yang disebabkan audiensi menjadi tertutup antara perwakilan mahasiswa dengan rektor, maka dilaksanakan diskusi lanjutan di Student Center Undip, Fakultas Kesehatan, dan Sekolah Vokasi yang menghasilkan keputusan yaitu untuk melakukan audiensi terbuka antara rektor dan mahasiswa. Mahasiswa Undip mengajukan audiensi terbuka kepada rektor, namun ditunda dua kali. Pasca UTS, mahasiswa kembali mengajukan audiensi terbuka dan dapat dilaksanakan pada 15 Oktober 2018. Sebelumnya telah diadakan konsolidasi dan teknis lapangan di Student Center Undip pada 14 Oktober 2018 hingga pukul 23.00 WIB. Para mahasiswa dihimpun dan dikumpulkan dengan cara ajakan dari mulut ke mulut dan menyadarkan keresahan ini milik bersama.

“Kita sudah sepakat, bertekad di forum semalam. Siang ini konsolidasinya harus terbuka secara langsung di Widya Puraya dan kita menunggu sampai pak rektor harus didepan kita saat ini. Nggak ada lagi harus didalam,” ujar Nino, selaku tim media aksi. Aksi ini bertepatan dengan momen saat rektor, wakil rektor dan dekan – dekan seluruh fakultas berkumpul sedang dalam acara Dies Natalis Undip di Gedung Prof. Soedarto. Namun hingga pukul 16.10 WIB, rektor belum menemui massa di Widya Puraya. Dengan kondisi yang mulai memanas, Agus Setiyawan, selaku wakil direktur kemahasiswaan akhirnya bertemu dengan massa untuk menenangkan mahasiswa, sementara para jajaran rektor mengadakan rapat. Hingga menjelang senja, rektor belum menemui massa diluar dan aksi ini dijeda dilanjutkan setelah sholat maghrib.

Kondisi hujan tidak menghalangi massa tetap berkumpul di depan Rektorat untuk menunggu rektor. Pukul 18.30 WIB rektor tidak dapat diajak beraudiensi bersama mahasiswa, sebagai gantinya ia mengajak 80 orang dari mahasiswa tanpa pers untuk melakukan audiensi tertutup di Quality Hall bersama jajarannya. Pada saat audiensi tertutup, mahasiswa dilarang untuk melakukan perekaman ataupun mengadakan live report.

Sebelum audiensi dimulai, rektorat beserta jajarannya meminta pertanggung jawaban dari mahasiswa perihal munculnya meme yang beredar di sosial media dimana hal itu menyinggung rektor. Prof. Yos yang tidak terima dengan meme tersebut mendesak mahasiswa pembuat meme itu untuk meminta maaf kepadanya. Dalam audiensi tertutup tersebut, tuntutan mahasiswa mengenai transparansi akhirnya dipenuhi oleh pihak Rektorat, namun transparansi tersebut hanya sebagian sektor dan sebatas garis besar saja serta dilakukan secara lisan tanpa adanya penampilan data secara rinci. Sedangkan tuntutan penghapusan UKT bagi mahasiswa semester lanjut ditolak meski beberapa perwakilan mahasiswa telah memberikan argumennya.

Meski begitu pihak rektorat juga menjelaskan bahwa bagi mahasiswa semester 9 yang dapat menyelesaikan tugas akhir dan sidang pada atau sebelum tanggal 31 Agustus maka uang UKT akan dikembalikan 100%. Selain itu, pihak Rektorat juga memberikan diskresi sampai bulan Oktober apabila mahasiswa tidak dapat menyelesaikan masa studi sebelum tanggal 1 September akibat adanya hal – hal non teknis seperti kecelakaan atau dosen pembimbing yang berhalangan hadir. Jika mahasiswa yang mendapat diskresi mampu lulus sebelum Oktober maka UKT juga akan dikembalikan 100%. Sementara itu bagi mahasiswa bidikmisi dimana beasiswanya hanya berlangsung 8 semester, jika tidak mampu lulus tepat waktu maka di semester lanjut UKT maksimalnya adalah UKT golongan 3. (Momentum/Galih, Tifani, Valian)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Isu

More in Isu

Rektor Undip Tolak Temui Mahasiswa Guna Membahas UKT Semester Lanjut

adminOctober 3, 2018

Dinamika Isu UKT Semester Lanjut di Undip

adminSeptember 5, 2018

Kajian PSDKU Undip di Batang

adminMay 6, 2018

Kajian UKT dan Pemutaran Film “UKT Undercover”

adminApril 21, 2018

Himpunan Mahasiswa Elektro Resmi Hidup Kembali

adminOctober 25, 2017

UKT Semester 9, Fokus BEM Undip Terpecah

adminJune 12, 2017