Coretan Teknik

Morifa Hand Sanitizer “Pembersih Tangan Organik Praktis Generasi Millenial”

Morifa Hand Sanitizer “Pembersih Tangan Organik Praktis Generasi Millenial”

 

Semarang, Momentum – Morifa Hand Sanitizer merupakan sebuah inovasi produk hand sanitizer organik berbahan baku daun kelor yang dikembangkan dalam kurun waktu kurang lebih 2 bulan oleh  sekelompok mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), yaitu Hasta Brian Permana, Khoirul Huda, Muhammad Miftahur Rahman, Imron Hambyah, dan Agnes Charisika Waluyo yang patut diapresiasi. Produk ini mampu menjadi solusi praktis dan efektif bagi generasi millenial agar tetap menjaga kesehatan dan kebersihan tangan. Nama Morifa sendiri merupakan singkatan dari nama latin kelor, yaitu Moringa Oleifera.

“Alasan kami menggunakan ekstrak daun kelor karena kami ingin memberdayakan masyarakat dan potensi lokal supaya  mempunyai produk yang membanggakan Undip dan Indonesia. Menurut penelitian, daun kelor memiliki sangat banyak manfaat. Dapat digunakan sebagai anti bakteri dan obat – obatan. Daun kelor kami ambil langsung dari kampung observasi di Blora, Jawa Tengah dan  bekerjasama dengan pihak sana demi menjaga kualitas dan nutrisinya” ujar Rahman, salah satu anggota tim Morifa.

Hand sanitizer organik ini dinilai lebih menyehatkan dibandingkan dengan hand sanitizer konvensional di pasaran. Kandungan alkohol yang mencapai 60 – 85% pada hand sanitizer konvensional dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan tidak sehat. Untuk mengatasi hal tersebut, produk ini mengurangi kandungan alkoholnya hingga menjadi 20% dan menambahkan ekstrak daun kelor yang mengandung  46% antioksidan, 86% anti inflamasi, dan kandungan lainnya yang mampu membunuh kuman dan menyehatkan kulit.  Selain itu, produk ini juga dinilai lebih efektif. Alkohol mengandung zat yang mudah menguap, yaitu etanol. Dengan lebih sedikitnya kandungan alkohol pada Morifa Hand Sanitizer, penguapan yang terjadi menjadi lebih sedikit sehingga lebih lama mengering dan memungkinkan pengguna untuk mengoleskannya pada tangan lebih merata.

“Ekstrak daun kelor menurut penelitian terbukti lebih efektif dibandingkan alkohol maupun vitamin E. Hand sanitizer konvensional banyak mengandung alkohol yang dapat menguapkan kandungan zat – zat anti bakteri sehingga jika dipakai berulang kali maka keefektifan untuk membunuh kumannya akan berkurang dan cepat mengering. Sedangkan, daun kelor tidak mengandung zat yang mudah menguap, ramah lingkungan, dan aman bagi tubuh. Saat mengaplikasikan Morifa Hand Sanitizer, maka tidak langsung kering, tetapi ada rasa basah dan agak dingin lalu mengering dalam waktu 30 detik,” ujar….

Produk ini memiliki beberapa varian warna seperti hijau, kuning, dan merah dengan aroma  buah segar yang berbeda pada setiap warnanya dan hanya mampu bertahan selama 1 tahun penggunaan. Jika digunakan lebih dari 1 tahun, maka zat anti bakterinya sudah tidak berfungsi lagi.

Untuk produksi secara massal akan segera dilakukan karena sudah lolos uji laboratorium dan terbukti dapat membunuh kuman. Tempat industri berada di Jalan Wanasari No. 1 dan pemasaran dilakukan melalui sosial media seperti instagram dan website. Pihaknya sudah bekerjasama dengan reseller di Semarang dan Padang, juga berniat untuk meluaskan pasarnya hingga Padang, Palembang, dan keliling Jawa Tengah mencakup Magelang, Tuban, Pati, Demak, Blora, Grobogan, dan Purwodadi dengan target warung dan apotek. Harga yang ditawarkan Rp8.000,00 untuk ukuran 30 ml dan Rp60.000,00 untuk ukuran 500ml.

Dalam jangka panjang, Morifa berencana akan memproduksi varian baru dalam bentuk semprot. Pengembangan masih terus dilakukan untuk menghasilkan produk yang lebih baik dan bermanfaat untuk masyarakat Indonesia dalam menjaga kesehatan dan kebersihan tangan. (Valian & Muttia)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Mahasiswa Undip Ubah Minyak Jelantah dan Batuan Fosfat jadi Biodiesel

adminJuly 16, 2019

Mahasiswa Undip Ciptakan Kursi Roda Elektrik Menggunakan Gelombang Otak Yang Dilengkapi Sensor Medis Dan Berbasis IoT

adminJuly 16, 2019

Mahasiswa Undip Berinovasi Menciptakan Biofoam dari Sorgum dan Daun Mangga Kering

adminJuly 16, 2019

HIDE MY POO SOLUSI MENGHILANKAN BAU SETELAH BAB

adminJuly 12, 2019

Mahasiswa Undip Ciptakan Drone untuk Mitigasi Bencana alam

adminJuly 4, 2019

CHARGER WIRELESS GAYA BARU BUATAN MAHASISWA UNDIP, PAKAI CAHAYA UNTUK MENGISI DAYA PERANGKAT

adminJuly 4, 2019