Event

AJANG GEODETA DALAM MENGHADIRKAN KONFERENSI KELAS INTERNASIONAL

AJANG GEODETA DALAM MENGHADIRKAN KONFERENSI KELAS INTERNASIONAL

Semarang, Momentum (24/7) – Telah berlangsung acara The 1st International Conference on Geodesy, Geometics and Land Administration (GEODETA) dengan mengusung tema “Geospatial for Land and Marine Sustainable Development”. Acara ini dihadiri oleh 130 orang yang terdiri dari kalangan akademisi (beberapa universitas dan instansi di Indonesia, Jerman, Amerika Serikat dan Taiwan), peneliti, mahasiswa dan birokrat. GEODETA dibuka dengan pemukulan gong oleh Prof. Dr. Ir. H Zaenal Abidin, R.M Adi Darmawan, Prof. Chao Hung Lin, Dr.Magaly Koch dan Dr Achmad Istamar.

“Ingin mengenalkan teknologi geodesi secara umum dan lebih luas serta menyajikan hasil penelitian dari para akademisi tentang teknologi informasi geospasial,” Ucap Moehammad Awaluddin, S.T., M.T. selaku Bendahara GEODETA ketika ditanya mengenai sasaran dari International Conference ini.

Dalam menunjang seminar tersebut, turut dihadirkan narasumber dari Kementrian Agraria  dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ir. R.M. Adi Darmawan, M. Surv. Sc.,  selaku Direktur Jendral Infrastruktur Keagrariaan yang membahas informasi geospasial untuk kegiatan keagrariaan.

“Agraria itu sendiri yang paling sederhana tentang membuat sertifikat yang saat ini sedang ditingkatkan oleh Presiden Jokowi,” Awal menambahkan.

Selain narasumber dari instansi-instansi di Indonesia, GEODETA juga menghadirkan narasumber dari luar negeri, ada Prof. Chao Hung-Lin, Dosen dari National Cheng Kung University yang menerangkan teknologi informasi geospasial terkini mengenai informasi geografis. Selanjutnya, pemaparan oleh Dosen Boston University, Dr. Magaly Koch, membahas tentang teknologi geomatika terbaru untuk tantangan perubahan iklim.  Pemaparan terakhir ditutup oleh Dr. Achmad Istamar sebagai Chief Executive Officer (CEO) ESRI Indonesia dengan pokok bahasan tentang teknologi infomasi geografis kaitannya terhadap Revolusi Industri 4.0.

GEODETA juga menghadirkan pameran mengenai teknologi geospasial untuk mengenalkan berbagai teknologi software hingga drone dalam pemanfaatan di bidang penginderaan jarak jauh dan pemetaan.

Seminar Internasional GEODETA diharapkan dapat menambah jumlah dosen dan peneliti, baik nasional maupun internasional dibidang Geodesi dan Geomatika. (Rahmalia P.N dan M. Fadel Dwi Nugraha)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Event

More in Event

INCRID 2019 Konferensi Internasional Pertama Teknik Lingkungan

adminOctober 24, 2019

Pasca Dasar LKMMD Fakultas Teknik 2019 , Pemantik Gerakan Penanaman dan Penghijauan

adminOctober 22, 2019

STERIL 2019: Expose The Heritage

adminSeptember 23, 2019

GORe FT 2019, Pemantik Mahasiswa Baru untuk “Berekspresi” di Bidang Riset

adminSeptember 16, 2019

DESA KENDALDOYONG MAKIN HIJAU DENGAN GERAKAN TANAM 100 POHON

adminAugust 19, 2019

Dari Puan Hingga Vidi, Penutupan ODM Undip Hadirkan Nuansa Toleransi dan Persatuan

adminAugust 19, 2019