Coretan Teknik

CHARGER WIRELESS GAYA BARU BUATAN MAHASISWA UNDIP, PAKAI CAHAYA UNTUK MENGISI DAYA PERANGKAT

CHARGER WIRELESS GAYA BARU BUATAN MAHASISWA UNDIP, PAKAI CAHAYA UNTUK MENGISI DAYA PERANGKAT

Mahasiswa Universitas Diponegoro menemukan sebuah terobosan dalam pengisian daya nirkabel. Tim yang terdiri dari Bagas Risky Abdilah, Dina Meilita Sari, dan Fariz Nur Amali, yang dibimbing oleh Ajub Ajulian Zahra mencoba menggunakan metode lain dalam melakukan transmisi energi listrik. Ketiga mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro ini, mencoba untuk menggunakan gelombang cahaya dalam melakukan transmisi energi listrik.

Perkembangan teknologi pada dewasa ini sangatlah pesat. Salah satu sektor teknologi yang berkembang dengan pesat adalah teknologi wireless atau nirkabel. Perangkat seperti headset wireless dan charger wireless menjadi contoh perangkat yang sudah banyak digunakan saat ini. Penggunaan charger wireless bahkan sudah di tanamkan di dalam ponsel kelas menengah ke atas.  Semakin berkembangnya teknologi juga berdampak pada ketergantungan manusia terhadap perangkat elektronik dimana semakin banyak perangkat elektronik semakin banyak pula kabel yang dibutuhkan untuk transfer daya.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, kita sudah tidak asing mendengar tentang charger wireless. Charger wireless yang beredar dipasaran pada umumnya bekerja dengan menggunakan prinsip induksi elektromagnetik. Dimana kumparan pada charging pad akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang diubah kembali menjadi energi listrik dengan meletakan ponsel di atas charging pad. Hal ini terjadi karena kumparan di dalam ponsel merubah medan elektromagnetik menjadi energi listrik sehingga terjadilah aliran arus. Akan tetapi, peletakan ponsel diatas charging pad juga menjadi kekurangan dari charger wireless yang ada di pasaran, karena sifatnya tidak fleksibel dan jangkauan yang terbatas dalam area kecil.

Dari keterbatasan tersebut, ketiga mahasiswa Universitas Dipoengoro tersebut mencoba untuk merealisasikan ide mereka tentang pembuatan alat yang kemudian mereka sebut Cube. Purwarupa Cube adalah sebuah purwarupa charger wireless perangkat berdaya rendah dengan menggunakan medium cahaya. Hal ini mereka lakukan dengan memanfaatkan metode power beaming yang menggunakan medium cahaya untuk menghantarkan energi listrik. “Ide kami membuat Cube bermula dari masalah jarak jangkauan yang dapat dihantarkan dari charger wireless yang ada dipasaran, jadi kami mencoba untuk memperluas dan juga menambah jarak jangkauan nya dengan mencoba metode lain,” ungkap Bagas yang menjadi ketua tim. Mereka berharap dengan adanya Cube ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas dan dapat membantu rmemudahkan masyarakat untuk mengisi daya tanpa harus terbatas kabel atau jarak.

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Kabar Subsidi Kuota Undip setelah Bantuan Kuota Kemdikbud Turun

adminOctober 7, 2020

Jurnal Yang Tertinggal

adminOctober 3, 2020

Prank Spaghetti BCC, Britania Raya Heboh !

adminSeptember 25, 2020

Pelaksanaan UKM Expo Undip Ditengah Pandemi

adminSeptember 14, 2020

Mungkin Bumi Cendrawasih Lahir Ketika Tuhan Sedang Cemberut: Sebuah Esai Tentang Kemiskinan, Ketimpangan dan Kegagalan Memahami Masyarakat Papua

adminSeptember 12, 2020

Mungkin Bumi Cendrawasih Lahir Ketika Tuhan Sedang Cemberut: Sebuah Esai Tentang Kemiskinan, Ketimpangan dan Kegagalan Memahami Masyarakat Papua – Bagian 4

adminSeptember 6, 2020