KKN

Mahasiswa KKN Undip Lakukan Inovasi Pengolahan Ikan Bandeng

Mahasiswa KKN Undip Lakukan Inovasi Pengolahan Ikan Bandeng

Pati- Mahasiswa KKN Undip Tim II yang ditempatkan di Desa Kauman, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati melakukan inovasi terhadap cara pengolahan ikan bandeng. Mereka melaksanakan program kerja multidisiplin mengenai diversifikasi pangan melalui ikan bandeng. Kegiatan digelar di Balai Desa Kauman, pada Jumat (9/8/2019).

Kecamatan Juwana adalah kecamatan yang memiliki potensi perikanan yang cukup tinggi, namun sangat disayangkan sebagian besar roda perekonomian bergerak diperikanan tangkap. Oleh sebab itu, mahasiswa KKN berinisiatif untuk membantu mengembangkan potensi usaha olahan ikan melalui program multidisiplin dengan mengadakan pelatihan pembuatan abon dari ikan bandeng.

Salah satu anggota tim KKN UNDIP Salwa Febrianti mengatakan, dalam sosialiasi dan pelatihan program ini setidaknya disampaikan empat hal, yakni  pertama; cara pengolahan ikan bandeng dari mentah menjadi abon. Kedua; pemberian edukasi mengenai gizi-gizi yang didapat dari ikan bandeng.  Ketiga;  edukasi manfaat pemberian merek. Dan keempat; strategi marketing. “Program ini dipilih berdasarkan survey yang dilakukan pada minggu pertama KKN dilaksanakan. Survey menunjukan bahwa potensi kegiatan pengolahan ikan di Desa Kauman sangat tinggi karena bahan bagu dan peralatan dasar sangat melimpah. Serta tidak adanya UMKM yang memanfaatkan ikan sebagai potensi Desa Kauman, mengingat lokasi Desa Kauman adalah di pinggir jalan raya,” kata Salwa.

Program dilaksanakan dengan melakukan demonstrasi langkah memasak melalui LCD Proyektor terlebih dahulu, sehingga peserta dapat memahami dengan mudah proses pembuatan dan latar belakang diadakannya program pelatihan ini. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian ilmu-ilmu mengenai gizi dibalik abon ikan dan pembagian brosur panduan singkat.

Setelah itu dilanjutkan dengan praktik pembuatan secara langsung dengan membagi menjadi tiga kelompok yang berbeda. Dengan pendampingan dari mahasiswa KKN, seluruh kelompok tampak tidak mengalami kesulitan yang berarti.

Dengan harapan warga setempat nantinya tidak hanya asal mengolah produk tapi juga memahami alasan mengapa ikan bandeng adalah ikan yang dijadikan barang baku. Bagian terakhir adalah penjelasan jalur penjualan, yaitu manfaat merek dan strategi pemasaran. Penjelasan manfaat merek dimaksudkan agar dapat dilanjutkan dengan aman karena dilindungi oleh hak kekayaan intelektual. Dengan begitu penjualan tidak mudah ditiru oleh pihak yang tidak bertanggungjawab karena memiliki payung hukum yang jelas. Materi dilanjutkan dengan strategi pemasaran.

Pemahaman mengenai pentingnya mengerti situasi pasar dan media-media desa yang sangat membantu jika dapat dimanfaatkan dengan maksimal, satu contohnya adalah website desa. Program multidisiplin KKN Undip ini juga dihadiri oleh Sukini, selaku ibu Kepala Desa Kauman. Sukini menaruh harapan besar akan program ini, karena dirasa ibu-ibu warga Desa Kauman lebih banyak luang. Hal ini menurut dia tidak produktif dan potensial. “Akan lebih baik jika waktu yang tidak produktif dimaksimalkan untuk membantu perekonomian keluarga dengan memasak dan menjual abon ikan bandeng,”  katanya.

Tokoh warga desa setempat Edi menambahkan ibu-ibu sebenarnya mau belajar untuk membuat abon, namun perlu dorongan yang berkelanjutan. “Saya harap dari mahasiswa KKN dapat memberikan dorongan tersebut,” pinta Edi.

Diakhir acara, dilakukan pembagian cendera mata dan sertifikat kegiatan oleh mahasiswa KKN Undip kepada ibu-ibu warga Desa Kauman kenang-kenangan. Diharapkan program kerja multidisiplin ini dapat bermanfaat bagi warga. Dan terpenting UMKM desa dapat segera terwujud dan berkembang dengan baik secara berkelanjutan.

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KKN

More in KKN

KKN Tematik Undip: Kembangkan Ekonomi Kreatif di Desa Gemawang, Kabupaten Semarang

adminSeptember 30, 2019

Pemanfaatan Sampah menjadi Pupuk Cair Organik dan Kerajinan di Desa Tanggungharjo

adminAugust 15, 2019

Peduli Anak di Dunia Cyber

adminFebruary 21, 2019

Sosialisasi Pentingnya Imunisasi pada Bayi 0-24 Bulan dan Imunisasi Berkala di Desa Kuanyar, Kecamatan Mayong

adminFebruary 21, 2019