pemiraft

Ada Apa dengan Juknis Pemira Ke-2?

Ada Apa dengan Juknis Pemira Ke-2?

Semarang, Momentum – Senin (28/10/2019), telah diadakan sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Pemira ke-2 yang dilakukan oleh KPR Pemira Fakultas Teknik di gazebo Teknik Kimia Undip pada pukul 20.00 WIB. Sosialisasi ini dilakukan untuk memberitahukan adanya perubahan terhadap juknis yang pertama dengan juknis kedua yang disosialisasikan saat ini.

“Menimbang dari proses verifikasi terbuka kemaren dimana kedua paslon belum terverifikasi sehingga tidak ada yang menjadi pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM FT 2020 untuk itu KPR mempertimbangkan melakukan peninjauan ulang terhadap juknis sebelumnya,” Jelas Anwar selaku ketua KPR saat diwawancarai setelah sosialisasi juknis kedua di gazebo Teknik Kimia.

Namun hal ini menimbulkan tanda tanya, kenapa KPR melakukan peninjauan ulang juknis dibandingkan dengan Musma Istimewa jika tidak terdapat pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM FT Undip periode 2020? Padahal di dalam juknis menjelaskan jika tidak terdapat calon ketua dan wakil ketua BEM FT Undip periode 2020, maka akan diadakan Musma Istimewa. Namun dibandingkan dengan Musma Istimewa yang sudah jelas tertera di juknis, KPR lebih memilih melakukan peninjauan kembali terhadap juknis yang ada.

“Kami dari dua belas KPR sudah berembuk dan mempertimbangkan untuk mengadakan peninjauan kembali ketimbang melakukan Musma dikarenakan menghindari hal-hal yang terjadi saat Musma berlangsung dan juga di juknis sebelumnya. Belum ada bab yang mengatur mengenai jika saat proses verifikasi tidak ditemukan  pasangan calon,” Tutur Anwar selaku ketua KPR.

Peninjauan kembali juknis yang dilakukan oleh KPR terdapat poin yang ditambahkan terkait dengan penetapan calon ketua dan wakil ketua BEM FT Undip periode 2020 pada poin 2b.

“Jika bakal calon ketua dan wakil ketua BEM FT Undip periode 2020 melengkapi berkas pendaftaran sampai waktu yang sudah ditentukan oleh KPR.”

Anwar menjelaskan bahwa penambahan poin ini dilakukan agar bakal calon ketua dan wakil ketua BEM FT Undip periode 2020 dapat melengkapi berkas yang tidak lengkap sampai waktu yang sudah ditetapkan oleh KPR sendiri.

Hal ini seolah menyiratkan bahwa adanya sosialisasi juknis kedua yang dilakukan oleh KPR bertujuan untuk mengatur kembali permasalahan yang sudah timbul saat kedua paslon tidak lolos verifikasi berkas sehingga KPR memutuskan untuk memberikan waktu kepada kedua pasangan calon (paslon) untuk melengkapi berkas sampai waktu yang sudah ditentukan oleh KPR sendiri. (Amelia)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pemiraft

More in pemiraft

Teknik Perkapalan Jadi Penutup Kampanye

adminNovember 16, 2019

Kampanye di Arsitektur: Terbatasnya Durasi Kampanye

adminNovember 16, 2019

Hasil Survei Popularitas dan Elektabilitas Calon “Pemimpin” Fakultas Teknik

adminNovember 16, 2019

Kampanye Teknik Geodesi Akhirnya Hanya Dihadiri Dua Angkatan

adminNovember 15, 2019

Kampanye di Elektro: Kolaborasi Masih Dipertanyakan

adminNovember 14, 2019

Kampanye di Teknik Geologi: HMTG Magmadipa sebagai Ancaman, Musuh, atau Partner

adminNovember 13, 2019