Event

INCRID 2019 Konferensi Internasional Pertama Teknik Lingkungan

INCRID 2019 Konferensi Internasional Pertama Teknik Lingkungan

Semarang-Momentum, International Conference on Environment Sustainability Issues and Community Development (INCRID) merupakan konferensi internasional pertama yang diselenggarakan Departemen Teknik Lingkungan Undip. Mengusung tema Discovering Innovations and Opportunities for Sustainable Living Environment, konferensi ini menyediakan platform bagi para profesional, ilmuwan, praktisi dan akademisi untuk berpartisipasi menemukan inovasi dan juga peluang untuk kehidupan yang berkelanjutan.

Berfokus pada beberapa sub tema yang disampaikan para ahli, yaitu environment, health and safety; environment and technology; green infrastucture, energy conservation and efficiency; urban environmental management; urban living development.


Konferensi yang bertempat di Hotel Santika Premiere Semarang tidak hanya berlangsung satu hari tetapi selama 2 hari pada 23 dan 24 Oktober 2019. Para pembicara dihadirkan dari berbagai negara. Mereka adalah Prof. Lam Khee Poh (National University of Singapore), Prof. Mohd. Hamdan Ahmad (UTM), Dr. Sudarmanto Budi Nugroho (Institute for Global Environmental Strategies, Japan), Mario Rosario Guarracino, Ph.D. (National Research Council of Italy), dan perwakilan dari Indonesia M. Agung Wibowo, Ph.D. yang merupakan Dekan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.


Peserta yang hadir pun beragam. Dari 160 orang peserta presenter dan partisipan, sebanyak 30%, merupakan internal Undip dan selebihnya berasal dari berbagai universitas negara lain, yaitu dari Jerman, Australia, Filipina, Belanda serta Afrika.


Ketua pelaksana INCRID, M. Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D menyatakan bahwa yang menjadi fokus konferensi ini tak hanya di pendekatan teknis saja. “Lebih kita perlebar lagi agar dapat merangkul para ahli dari berbagai macam disiplin ilmu yang concern terhadap lingkungan. Fokus kita disitu,” ujarnya.


Menurut pemaparan dari M. Rafif Dwi Cahyo selaku koordinator acara dari mahasiswa menyatakan bahwa dari konferensi ini diharapkan para peneliti, ilmuwan, profesor maupun akademisi bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai lingkungan berkelanjutan. Hal yang sama juga ditegas kan M. Arief Budiardjo bahwa konferensi ini juga bisa menjadi area untuk berkumpul dan membentuk networking sehingga peserta bisa saling berkolaborasi.


Mengingat ini adalah konferensi internasional pertama Departemen Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro, diharapkan ini bisa menjadi penunjang acara-acara selanjutnya. Pihak penyelenggara pun memiliki target acara ini bisa dilakukan secara periodik.

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Event

Pasca Dasar LKMMD Fakultas Teknik 2019 , Pemantik Gerakan Penanaman dan Penghijauan

adminOctober 22, 2019

STERIL 2019: Expose The Heritage

adminSeptember 23, 2019

GORe FT 2019, Pemantik Mahasiswa Baru untuk “Berekspresi” di Bidang Riset

adminSeptember 16, 2019

DESA KENDALDOYONG MAKIN HIJAU DENGAN GERAKAN TANAM 100 POHON

adminAugust 19, 2019

Dari Puan Hingga Vidi, Penutupan ODM Undip Hadirkan Nuansa Toleransi dan Persatuan

adminAugust 19, 2019

ODM Teknik 2019 Wadah Adaptasi Mahasiswa Baru Terhadap Fakultas

adminAugust 11, 2019