Event

Pasca Dasar LKMMD Fakultas Teknik 2019 , Pemantik Gerakan Penanaman dan Penghijauan

Pasca Dasar LKMMD Fakultas Teknik 2019 , Pemantik Gerakan Penanaman dan Penghijauan

Minggu (20/10/19) telah dilaksanakan acara pasca dasar Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar Fakultas Teknik berupa penyuluhan dan penanaman bibit pohon pada Taman Budaya Raden Saleh. Sekitar pukul 07.45 WIB, di Taman Budaya Raden Saleh mulai didatangi oleh peserta LKMMD Fakultas Teknik dan tidak sedikit pula oleh warga – warga sekitar. Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peduli terhadap lingkungan dan pencerdasan terkait penanaman serta perawatan pohon.
Acara ini dimulai pada pukul 08.05 WIB dengan sambutan dari Carik Kelurahan Tegalsari yang menggantikan Lurah yang berhalangan hadir. Acara diawali dengan briefing oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang mengenai tata cara penanaman dan perawatan pohon. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembersihan sampah yang berada pada area yang akan ditanami bibit pohon dan penanaman bibit pohon. Setelah waktu Solat Dhuhur acara diakhiri dengan ditutup oleh petinggi dari warga Tegalsari dan pemberian bingkisan serta kenang – kenangan.
Acara ini berlangsung dengan penuh antusias dan semangat dari peserta, tidak sedikit juga ada peserta yang kelelehan dikarenakan panasnya Kota Semarang, namun hal ini tidak menyuruti semangat dari peserta kegiataan. Bibit pohon yang ditanam adalah pemberian dari Balai Sertifikasi Perbenihan Tanaman Hutan (BSPTH) Provinsi Jawa Tengah berupa bibit rembesi, bungur, gayam, pucuk merah, dan ketapang kencana dengan jumlah keseluruhan berjumlah 800 bibit.
Ketua Angkatan Dasar Adhigana Fakultas Teknik, Kabul Wahyudi menyebutkan ada hal yang unik pada pemilihan lokasi acara, Taman Budaya Raden Saleh, hutan kota yang berada tepat di tengah – tengah Kota Semarang. Menurutnya pemilihan lokasi ini dapat menjadi pemantik bagi masyarakat umum khususnya masyarakat Kota Semarang dan alasan mengapa kegiatan pasca dasar tahun ini berupa penanaman pohon. Hal ini senada dengan penuturuan salah satu peserta kegiatan penanaman pohon, Aurelia Natasya. Menurutnya kegiatan ini adalah salah satu gerakan yang mengawali perubuhan – perubahan yang lebih besar lagi kedepannya dan penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan hidup.
Carik Kelurahan Tegalsari berharap semoga setelah penanaman ini, peserta yang mengikuti acara dapat menindak lanjuti lagi untuk ikut merawat pohon yang sudah ditanam, sehingga kegiatan ini dapat bermanfaat secara maksimal dan langsung. Harapan ini sesusai dengan apa yang ditututurkan oleh Ketua Angkatan Dasar Adhigana, bahwa penanaman tidak hanya sekali yang diumpamkan seperti Hit and Run, perlu juga perawatan pada bibit yang telah ditanamkan, dia menyebutkan juga bibit – bibit pohon yang belum sempat ditanam akan dilakukan penyulaman. ( Momentum / Ferdian dan Radja )

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Event

More in Event

INCRID 2019 Konferensi Internasional Pertama Teknik Lingkungan

adminOctober 24, 2019

STERIL 2019: Expose The Heritage

adminSeptember 23, 2019

GORe FT 2019, Pemantik Mahasiswa Baru untuk “Berekspresi” di Bidang Riset

adminSeptember 16, 2019

DESA KENDALDOYONG MAKIN HIJAU DENGAN GERAKAN TANAM 100 POHON

adminAugust 19, 2019

Dari Puan Hingga Vidi, Penutupan ODM Undip Hadirkan Nuansa Toleransi dan Persatuan

adminAugust 19, 2019

ODM Teknik 2019 Wadah Adaptasi Mahasiswa Baru Terhadap Fakultas

adminAugust 11, 2019