pemiraft

Pemira FT 2019 : Paslon Tunggal vs. Kotak Kosong

Pemira FT 2019 : Paslon Tunggal vs. Kotak Kosong

Semarang, Momentum – Verifikasi berkas kedua untuk bakal pasangan calon BEM FT periode 2020 telah dilaksanakan pada  Selasa (29/10/2019) bertempat di PKM FT. Verifikasi berkas kedua merupakan akibat dari kesalahan pada verifikasi pertama yang dikarenakan bakal calon Ketua dan Wakil ketua BEM FT periode 2020 tidak ada yang lengkap dalam pengumpulan berkas-berkas dan ada beberapa perubahan pada juknis yang telah disosialisasikan satu hari sebelumnya, tepatnya pada Senin (28/10/2019).

Perubahan juknis merupakan hasil rapat KPR setelah verifikasi berkas pertama. Pada verifikasi berkas pertama tidak ada bakal paslon BEM FT periode 2020 yang dapat melengkapi berkas. Maka berdasarkan keputusan KPR yang bersifat independen diadakan pengumpulan berkas lagi sebelum verifikasi berkas kedua.

Pada verifikasi berkas kedua, ditetapkan satu pasangan calon yang pemberkasannya sah dan berhak mencalonkan diri, yaitu pasangan Andika Irawan mahasiswa Teknik Perkapalan angkatan 2017 dan Fernaldi Gradiyanto mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2017. Sedangkan bakal calon Ketua dan Wakil Ketua kedua, M. Haekal Mufian dan Crismon Alfajri A. P. tidak terverifikasi karena terkendala berkas timses.

Berdasarkan berita acara yang telah dibacakan pada verifikasi berkas kedua maka akan diadakan aklamasi berupa calon tunggal yang ditetapkan oleh KPR yang akan melawan kotak kosong. Apabila pemira dimenangkan oleh calon tunggal, maka calon tunggal tersebut akan ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM FT Periode 2020, sedangkan apabila pemira dimenangkan oleh kotak kosong, maka akan diadakan musyawarah mahasiswa istimewa.

Pada bakal calon Haekal dan Crismon kesalahan yang dilakukan berada pada administrasi yang tidak sesuai syarat peraturan KPR (Komisi Pemilihan Raya).  “Kami mengira dari timses berkas sudah lengkap, tetapi disaat verifikasi diberitahukan bahwa berkas-berkas tidak lengkap,” Ujar Crismon Alfajri selaku bakal calon Wakil Ketua BEM FT periode 2020.  Pada penambahan  waktu pengumpulan berkas bakal paslon BEM FT periode 2020, Crismon dan Haekal sudah berusaha untuk melakukan pengumpulan berkas kembali, tetapi berkas masih tetap mengalami kekurangan, yaitu ketika pemeriksaan KTM nama tim sukses tidak tertera pada formulir maka dari itu berkas tim sukses tidak valid.

Disaat wawancara Crismon Alfajri A. P menyatakan akan menjadi mitra kritis bagi kepengurusan BEM FT yang akan datang. Tetapi berbeda dengan pernyataan  M. Haekal Mufian yang berpendapat akan lebih melihat bagaimana gagasan yang diberikan calon Ketua BEM FT 2020.  “Kita lihat perkembangannya saja, kita tidak bisa memutuskan sekarang karena nanti ada penyampaian gagasan dari situ kita lihat kedepannya gimana,” Ujar M. Haekal Mufian.

Untuk kepuasan kinerja Haekal berpendapat bahwa KPR mempunyai beberapa persiapan yang kurang baik, seperti sosialisasi yang kurang dan kurangnya euphoria yang dibuat untuk acara Pemira FT 2019 ini. Dan juga ada kritik dari Crismon mengenai pergerakan  mahasiswa FT yang menunggu  munculnya kesalahan, barulah pergerakan untuk perubahan dilakukan yang seharus dilakukan pada sosialisasi yang pertama. Persentase kepuasan untuk pasangan bakal paslon BEM FT 2020 kepada KPR yaitu, 90% dari Crismon Alfajri dan 75%  dari M. Haekal Mufian. Tetapi kedua bakal calon ini mengharapkan siapapun yang memimpin di kepengurusan yang akan datang harus bisa bergerak bersama semua elemen mahasiswa FT. (Via Qurrotaaini, Muhammad G.)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pemiraft

More in pemiraft

Teknik Perkapalan Jadi Penutup Kampanye

adminNovember 16, 2019

Kampanye di Arsitektur: Terbatasnya Durasi Kampanye

adminNovember 16, 2019

Hasil Survei Popularitas dan Elektabilitas Calon “Pemimpin” Fakultas Teknik

adminNovember 16, 2019

Kampanye Teknik Geodesi Akhirnya Hanya Dihadiri Dua Angkatan

adminNovember 15, 2019

Kampanye di Elektro: Kolaborasi Masih Dipertanyakan

adminNovember 14, 2019

Kampanye di Teknik Geologi: HMTG Magmadipa sebagai Ancaman, Musuh, atau Partner

adminNovember 13, 2019