pemiraft

PASLON KE GEDUNG KACA : WARGA TEKNIK INDUSTRI KRITISI PROGRAM UNGGULAN PASLON

PASLON KE GEDUNG KACA : WARGA TEKNIK INDUSTRI KRITISI PROGRAM UNGGULAN PASLON

Momentum, Semarang – Selasa 5 November telah berlangsung kampanye dan debat terbuka pasangan calon Ketua BEM dan Wakil Ketua BEM di halaman Teknik Industri. Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, kampanye ini hanya diikuti oleh calon tunggal yaitu Andika Irawan sebagai Calon Ketua BEM dan Fernaldi Gradiyanto sebagai Calon Wakil Ketua BEM.

Kampanye di gedung kaca dimulai pada pukul 16.15 WIB dengan paslon memakai wearpack sebagai dresscode kampanye mereka. Walaupun mengalami sedikit keterlambatan tetapi kampanye ini berjalan dengan baik. Acara kampanye dan debat paslon dimulai dengan kata sambutan dari Anwar Khudaefi selaku ketua KPR dan dilanjutkan dengan Fahmi Ardi selaku Ketua Himpunan Teknik Industri serta peminuman teh oleh paslon yang diberikan oleh Fega Ferdiansyah selaku msalah satu mahasiswa Teknik Industri dan Wakil Ketua BEM periode saat ini.


“Kampanye tadi berlangsung dengan baik, walaupun tadi mulainya tidak on time tapi overall acara berjalan dengan lancar dan antusias dari calon dan warga Teknik Industri sangat tinggi. Gagasan yang disampaikan pun menarik perhatian warga TI, sehingga banyak diskusi-diskusi menarik dan konstruktif, ” ujar Fahmi Ardi selaku Ketua Himpunan Teknik Industri.

Pada sesi tanya jawab, banyak warga TI yang mengkritisi program-program yang dibawa oleh paslon. Mulai dari desa binaan yang akan diterapkan untuk seluruh departemen teknik, API ( Aliansi Perumus Isu) Teknik sebagai wadah diskusi terhadap kebijakan yang ada dan isu-isu yang berkembang di Fakultas Teknik, Program Kerja (Progja) bersama dengan BEM Fakultas lain, dan diperkuatnya lagi Sigma FT.

Menjelang sesi tanya jawab terakhir, Angelo Arthur selaku mahasiswa Teknik Industri menanyakan secara cepat kepada paslon seberapa dalam mereka mengenal Teknik Industri. Namun sangat disayangkan bahwa mereka belum mengetahui Teknik Industri secara dalam karena mereka hanya membaca draft dari semua departemen yang ada di teknik dan tidak mendalami secara mendalam bagaimana departemen tersebut.

“Perjalanan mereka masih panjang, mereka harus menjadi insan yang tangguh dalam meyakinkan 12 departemen di Teknik Undip, dan menjadi representasi yang membanggakan untuk Fakultas Teknik,” harapan dari Fahmi selaku Ketua Himpunan Teknik Industri. Pada akhir acara, ditutup dengann closing statement dari paslon berserta wakil. ( Amelia, Via)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pemiraft

More in pemiraft

Teknik Perkapalan Jadi Penutup Kampanye

adminNovember 16, 2019

Kampanye di Arsitektur: Terbatasnya Durasi Kampanye

adminNovember 16, 2019

Hasil Survei Popularitas dan Elektabilitas Calon “Pemimpin” Fakultas Teknik

adminNovember 16, 2019

Kampanye Teknik Geodesi Akhirnya Hanya Dihadiri Dua Angkatan

adminNovember 15, 2019

Kampanye di Elektro: Kolaborasi Masih Dipertanyakan

adminNovember 14, 2019

Kampanye di Teknik Geologi: HMTG Magmadipa sebagai Ancaman, Musuh, atau Partner

adminNovember 13, 2019