Opini

Corona, Musuh Tak Kasat Mata

Corona, Musuh Tak Kasat Mata

Sumber Gambar : kompas.com

Semarang, Momentum- COVID-19 menjadi buah bibir dan menimbulkan keresahan bagi semua orang termasuk masyarakat Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh virus SARS CoV-2 terindeksi pertama kali di Indonesia pada 2 Maret 2020 setelah ditemukan 2 perempuan asal Depok positif COVID-19.

Berdasarkan data yang dihimpun di covid19.go.id hingga Selasa (24/3/2020), pemerintah telah memastikan terdapat 686 kasus positif COVID-19 di Indonesia. Ini menunjukkan adanya penambahan 107 kasus positif dari data sebelumnya. Dari 686 kasus tersebut terdapat 55 orang meninggal dan 30 orang dinyatakan sembuh.

Virus ini telah menyebar ke 24 provinsi di Indonesia dengan kasus terbanyak ada di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 424 kasus  dan 31 orang diantaranya meninggal dunia. Daerah terbanyak kedua ada di Provinsi Banten sebanyak 65 kasus dengan 4 kasus meninggal meninggal dunia. Sedangkan untuk Jawa Tengah terdapat 19 kasus dan 3 diantaranya meninggal.

Dilihat dari data yang ada, penyebaran virus ini dapat dinyatakan cepat dan menurut situs Bnonews, kematian akibat virus corona Indonesia berada pada peringkat kedua tertinggi di dunia dengan persentase sekitar 8,46 persen. Hal ini tentu harus dianggap serius oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Pemerintah sendiri selaku pemegang kekuasaan tertinggi di negara ini sudah mengambil keputusan-keputusan yang dinilai dapat mencegah penyebaran dan penekanan angka kematian yang diakibatkan oleh virus corona ini. Seperti, melakukan cek kesehatan, menggalakkan aksi social distancing, memberikan kesempatan bekerja dari rumah dan baru-baru ini keputusan meniadakan Ujian Nasional. Hal ini tentunya tidak luput dari pantauan masyarakat Indonesia, sambutan baik dan sebaliknya mewarnai isu virus corona yang sedang booming saat ini.

Semarang sendiri yang merupakan salah satu kota besar di Indonesia juga sedang gencar melakukan pencegahan penularan virus corona ini. ditambah lagi berita duka salah satu pasien positif COVID-19 meninggal dunia di rumah sakit Kariadi Semarang dan hingga saat ini belum diketahui jumlah pasti pasien yang positif mengidap COVID-19 di kota Semarang

(Tiur/Rara)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Opini

Polemik Kata “Anjay”

adminSeptember 21, 2020

Mahasiswa Baru: Keresahan Kaderisasi, Teman, dan Dosen Online

adminAugust 17, 2020

New Normal, Herd Immunity dan Segala Ketidakabsahannya

adminMay 31, 2020

Kebijakan Tutup Pintu Saat Lebaran

adminMay 27, 2020

Suara BEM-U Atas Surat Edaran Penyesuaian UKT

adminMay 13, 2020

Hasil Audiensi Bersama Rektorat: Polemik Subsidi Kuota

adminMay 6, 2020