Coretan Teknik

Kejora dan Apa-Apa Yang Kau Tinggalkan

Kejora dan Apa-Apa Yang Kau Tinggalkan

Sumber gambar : instagram @roxartss

Ayah ibu, Aku ingin

Kembali menawan kenangan di balik daun pintu kamar rumah mu, menangis diam-diam lalu berpura-pura tidak tau. 

Bercerita tentang ketidakwarasanku pada dinding bata rumahmu hingga waktu singgung pagi.

Ayah ibu, Aku hanya

Sedang bermain peran, merangkai kata kata membela kala debat sengit bagai perang yang tak berniat reda siang itu.

Ayah ibu,  Aku akan

Tumpah ruah pada tumpukan kertas buram yang sejatinya setia berkawan terus denganku.

Ayah ibu,

Pecundang ini anakmu, yang dibesarkan dengan seribu satu bait suci, agar kelak menjelma kejora.

Ayah ibu,

Sepertinya anak mu, sudah tak kenali emosinya sendiri sejak saat ia temukan benda bernama kebahagiaan sepanjang jalan pulang.

Ayah ibu,

Sejatinya bersamaku telah luhur apa-apa yang telah kau titipkan,

Boleh sejenak aku pulang?

Untuk Lintang,

Maaf, baru sempat membalas pesan pesanmu,

Dunia belum pulih seutuhnya,

Begitu juga dengan aku.

Akan ku ceritakan banyak hal : tentang igauku, tentang lamunanku, tentang kicauan burung, tentang ibu ibu yang membeli sayur, tentang fisika kuantum, tentang angin yang menggugurkan daunnya, tentang air putih yang kuminum tadi pagi, tentang rasa manis pada gula, tentang bayi yang menangis, tentang pasir yang memata mataiku dalam sepatuku, dan tentang tentang lainnya..

Ah sudahlah, 

Dunia sedang rumit rumitnya, kalaupun berbaikan, kira kira tanggal berapa?

Penulis : Rara

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Review Novel “Hyouka”

adminMay 27, 2020

Being alive

adminMay 22, 2020

Apa Kau Baik – Baik Saja?

adminMay 12, 2020

Ziarah: Sentilan Terhadap Hidup Manusia yang Begitu-begitu Saja

adminMay 11, 2020

Impian Yang Tertunda

adminApril 30, 2020

Tak Pernah Utuh

adminApril 30, 2020