Opini

Kuliah Online, Memudahkan atau Memberatkan?

Kuliah Online, Memudahkan atau Memberatkan?

Sumber : cekaja.com

                Semarang, Momentum- Efek dari virus Corona ternyata tak hanya sebatas pada masalah kesehatan, namun juga berdampak pada dunia pendidikan. Salah satu kebijakan kampus yang mengubah pola kehidupan mahasiswa adalah kuliah online (kulon). Mahasiswa diharuskan kuliah dari rumah untuk mencegah penyebaran virus ini. Hal ini tentu menimbulkan berbagai respon dari mahasiswa.

Salah satunya Ikmah A. Nikmati, mahasiswi PWK 2019, ia merasa kebijakan ini sangat memberatkannya, ia harus bolak-balik ke balai desa karena sinyal dari rumahnya tak cukup kuat untuk pelaksanaan kulon. Ia juga merasa keberatan dengan diperbolehkannya dosen melakukan kuliah di hari Sabtu dan Minggu bahkan sampai pukul 21.00 WIB.

            Lain pula dengan cerita Nila Sari, mahasiswi Teknik Industri 2019, ia merasa pembelajaran dalam kulon kurang efektif dan tidak senyaman kuliah tatap muka, apalagi pada mata kuliah eksakta yang memerlukan pemahaman lebih mendalam namun dosen malah memilih mengajar dengan metode ceramah yang sukar dipahami.

Namun terlepas dari itu semua, ada beberapa sisi menarik pelaksanaan kulon diantaranya, menurut Nila, setelah seminggu beradaptasi dengan kulon ia jadi tak canggung lagi untuk mengajukan pertanyaan dan pendapat pada dosen. Selain itu, menurut Reiyhan Arvie, mahasiswa Teknik Sipil 2019, kuliah online membuatnya lebih santai dalam menjalani perkuliahan. Ia tidak terburu-buru menyiapkan perlengkapan kuliah karena kuliah online dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Memang, jika dibandingkan dengan kuliah secara tatap muka, kuliah online memiliki tingkat fleksibilitas yang lebih tinggi. Misal, saat kelas dimulai pukul 07.30 WIB, mahasiswa biasanya akan bersiap-siap terlebih dahulu seperti mandi, mengenakan pakaian formal, menyiapkan buku, dan sebagainya jika kuliah dilakukan secara offline. Namun, jika kuliah online, mahasiswa hanya perlu duduk di depan laptop atau ponsel, tak perlu memikirkan tentang pakaian dan lain-lain.

Kuliah online memang merubah pola kehidupan mahasiswa secara drastis. Mahasiswa yang tadinya harus bertatap muka dengan dosen, kini hanya perlu bertatap muka dengan layar. Mahasiswa yang dulu suka terlambat, terburu-buru masuk kelas, kini bisa lebih santai. Kendati demikian, sudah seharusnya kuliah online disikapi dengan serius. Jadikan kuliah online seperti kuliah biasa sehingga ilmu yang disampaikan dapat diserap dengan baik.

(Tita dan Gunawan)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Opini

Polemik Kata “Anjay”

adminSeptember 21, 2020

Mahasiswa Baru: Keresahan Kaderisasi, Teman, dan Dosen Online

adminAugust 17, 2020

New Normal, Herd Immunity dan Segala Ketidakabsahannya

adminMay 31, 2020

Kebijakan Tutup Pintu Saat Lebaran

adminMay 27, 2020

Suara BEM-U Atas Surat Edaran Penyesuaian UKT

adminMay 13, 2020

Hasil Audiensi Bersama Rektorat: Polemik Subsidi Kuota

adminMay 6, 2020