pemiraft

Sosialisasi Juknis Pemira FT 2020

Sosialisasi Juknis Pemira FT 2020

Sumber: Meeting juknis pemira

Semarang – Selasa (17/11) telah diselenggarakannya sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Pemilihan Raya 2020 oleh KPR Pemira FT melalui platform MS Teams yang dimulai pukul 19.30 WIB. Juknis dilakukan tertutup melalui undangan dan dihadiri oleh perwakilan SMFT, BEM FT, FST, PSMT, IZZATI, PMK, PRMK, LPM Momentum, serta dua belas himpunan tiap departemen di Fakutas Teknik Undip.

Pembacaan isi Juknis Pemira 2020 dilakukan oleh seluruh hadirin dari mulai Tahapan-Tahapan Pemira Mahasiswa FT Undip 2020 hingga pada halaman terakhir yaitu Surat Keputusan Komisi Pemira Mahasiswa FT Undip 2020 Nomor: 01.20/SK/PEMIRA/KPR-FT/XI/2020.

Pertanyaan pun dilontarkan selama proses pembacaan juknis berlangsung. Salah satunya oleh R. Nanda Samsuseno Putra mengemukakan pertanyaan seputar juknis tersebut pada malam itu. Ia bertanya apakah format surat pernyataan bakal calon Ketua-Wakil Ketua  BEM  FT Undip Periode 2021 yang akan diajukan ke KPR dibuat sendiri atau berasal dari panitia. Hal ini pun dijawab oleh Fika Widhi Astuti selaku Ketua KPR bahwa surat pernyataan sudah disiapkan oleh KPR dan diunggah ke Google Drive yang nantinya akan diunggah ke akun Instagram Pemira dan/atau OA Line Pemira.

Andika Irawan, salah satu tamu undangan delegasi BEM FT juga menanyakan terkait dengan syarat dan kriteria calon ketua dan wakil ketua BEM FT, dimana di juknis tertera bahwa salah satu syarat tersebut adalah telah mengikuti LKMMTM dan dibuktikan dengan sertifikat/surat keterangan. Padahal, LKMMTM baru selesai pada tanggal 29 November, bertepatan dengan penutupan pendaftaran Pemira.

Menurut  Reihan Damario peraturan terkait LKMMTM akan mengacu pada Perma. Di perma, persyaratan yang dimaksud adalah sedang/telah mengikuti LKMMTM. Sehingga substitusi sertifikat tidak menjadi masalah. Andika menambahkan kembali agar hal tersebut ditambahkan di Juknis. Sehingga bakal calon kabem dan wakabem tidak akan melanggar juknis.

Selain dua pertanyaan tadi, terdapat diskusi menarik yaitu terkait dengan syarat dan kriteria calon kabem dan wakabem, dimana di persyaratan tersebut tertulis bahwa calon harus mendapat dukungan sekurang-kurangnya 200 mahasiswa fakultas teknik minimal semester 3 dan dibuktikan dengan scan dan foto KTM.

Persyaratan ini telah diubah dari persyaratan tahun lalu, dimana tahun lalu calon harus mendapat dukungan minimal 250 mahasiswa dan dibuktikan dengan fotocopy KTM yang dicap stempel himpunan masing-masing departemen. Menurut Fika, perubahan ini terjadi mengingat situasi pandemic saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan hal tersebut. Sehingga, untuk tahun ini KTM tidak perlu dicap oleh himpunan departemen. Untuk tahun ini, legalitas KTM akan dijamin dengan cara setiap KTM akan dilengkapi dengan foto diri.

Kemudian, mengenai tata cara penetapan perolehan kursi anggota senat terdapat perubahan jumlah kuota kursi untuk anggota senat mahasiswa teknik pada tiap himpunan mahasiswa. Jika jumlah mahasiswa aktif di atas 500 maka memiliki kuota empat kursi, jika jumlah mahasiswa aktif di bawah 500 maka memiliki kuota tiga kursi. Perubahan terjadi karena terdapat kesalahan penulisan dalam juknis tersebut.

Sosialisasi juknis selesai dilaksanakan sekitar pukul 22.00 WIB, ditutup dengan doa khusyuk untuk menutup pertemuan malam itu. Hadirin pun berangsur-angsur meninggalkan meeting tersebut. Diharapkan dengan adanya sosialisasi tersebut, warga FT Undip dapat memahami isi petunjuk teknis pelaksanaan pemira 2020. (Momentum/Veve, Gunawan dan Fadillah)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pemiraft

More in pemiraft

Teknik Perkapalan Jadi Penutup Kampanye

adminNovember 16, 2019

Kampanye di Arsitektur: Terbatasnya Durasi Kampanye

adminNovember 16, 2019

Hasil Survei Popularitas dan Elektabilitas Calon “Pemimpin” Fakultas Teknik

adminNovember 16, 2019

Kampanye Teknik Geodesi Akhirnya Hanya Dihadiri Dua Angkatan

adminNovember 15, 2019

Kampanye di Elektro: Kolaborasi Masih Dipertanyakan

adminNovember 14, 2019

Kampanye di Teknik Geologi: HMTG Magmadipa sebagai Ancaman, Musuh, atau Partner

adminNovember 13, 2019