Event

Gerakan Aksi Recover Earth Teknik Lingkungan

Gerakan Aksi Recover Earth Teknik Lingkungan

Minggu (10/05/15) kemarin, Car Free Day di Jalan Pahlawan Semarang terasa berbeda. Gerakan aksi mahasiswa Teknik Lingkungan yang membuat Car Free Day berbeda daripada minggu biasanya.

Acara yang dimulai pada pukul 05.30 WIB di sepanjang Jalan Pahlawan Semarang ini menampilkan perkusi dan orasi sebagai pembukaan acara dan dilanjutkan dengan pawai keliling menggunakan kostum-kostum yang mereka olah dari sampah plastik yang menjadi daya tarik tersendiri dari aksi ini.

Meski tidak dilakukan tepat pada Hari Bumi yang jatuh tanggal 22 April, namun aksi mahasiswa Teknik Lingkungan ini mampu menarik perhatian pegunjung Car Free Day. Adanya replika botol raksasa yang disusun dari botol-botol plastik bekas mampu membuat kerumunan orang-orang yang penasaran.

“Aksinya sangat menarik dan efektif sekali cara penyampaian pawainya. Saya menjadi sadar akan pentingnya menjaga kelestarian bumi kita. Aksi seperti ini seharusnya perlu dicontoh oleh komunitas lain dan diharapkan tahun depan ada aksi-aksi seperti ini”, komentar Fina, salah satu pengunjung. Dengan penyampaian ringan lewat pawai, kampanye, orasi, dan flashmob pengunjung dengan mudah mampu menyerap apa yang ingin disampaikan dalam aksi tersebut.

Gerakan aksi Recover Earth ini merupakan program kerja Departemen Sosial Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Undip. Namun dalam pelaksanaannya, sepenuhnya diselenggarakan oleh seluruh mahasiswa Teknik Lingkungan Undip angkatan 2014. “Acara ini kami dedikasikan untuk memperingati Hari Bumi pada tanggal 22 April lalu. Namun karena pada tanggal tersebut kami masih dalam proses ujian, jadi kami baru bisa selenggarakan pada hari ini (10/05/15)”, jelas Fadel, mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan 2014.

Sesuai dengan tema yang diusung yaitu Recover Earth with Heart, tujuan gerakan ini adalah memberikan solusi nyata untuk memperbaiki bumi lewat semua elemennya demi menyelamatkan bumi yang hanya ada satu di alam semesta. “Pada aksi ini kita juga mengajak masyarakat untuk crack your bottles. Maksudnya adalah dengan mermperkecil volume botol plastik, otomatis kita memperkecil volume sampah pastik yang susah terurai pula. Harapannya masyarakat peduli akan hal yang sekecil itu namun berdampak besar bagi bumi kita”, ujar Aria, ketua panitia Gerakan Aksi Recover Earth.

Aksi tersebut ditutup dengan penampilan flashmob pada pukul 08.30 WIB. Dalam flashmob itulah terus diserukan jargon “crack your bottles” serta ajakan membuang sampah pada tempatnya,

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Event

More in Event

[MAGANG MOMENTUM]

adminMarch 6, 2020

INCRID 2019 Konferensi Internasional Pertama Teknik Lingkungan

adminOctober 24, 2019

Pasca Dasar LKMMD Fakultas Teknik 2019 , Pemantik Gerakan Penanaman dan Penghijauan

adminOctober 22, 2019

STERIL 2019: Expose The Heritage

adminSeptember 23, 2019

GORe FT 2019, Pemantik Mahasiswa Baru untuk “Berekspresi” di Bidang Riset

adminSeptember 16, 2019

DESA KENDALDOYONG MAKIN HIJAU DENGAN GERAKAN TANAM 100 POHON

adminAugust 19, 2019